Agen BandarQQ Online

Sedarahceritasex.com - Cerita Sex dan Video Sex sedarah Terbaru

loading...

Wolf Of Desert Bab 3

BAB III: FIRST TARGET Untuk menemui ayah Jefri yaitu Profesor Kemal Silalahi menteri Riset dan Teknologi, tidaklah mudah. Ada lima menteri yang memang diberlakukan secara khusus. Mereka adalah Menteri Pertambangan dan Energi, Menteri Pertahanan, Menteri Riset dan Teknologi, Menteri...

Wolf Of Desert Bab 2

BAB II: Friends or Foe? Arci tampak sedang berbincang-bincang dengan beberapa temannya, ketika itu Rasyid dan Isna melihatnya dari kejauhan. “Kenapa dengan dia?” tanya Rasyid. “Dia sepertinya orang yang mencurigakan, kakak tahu siapa dia?” tanya Isna. “Tidak ada data...

Wolf Of Desert Bab 1

PROLOG Dunia yang luas. Siapa sangka di salah satu belahan bumi ada seorang anak membawa senjata AK-47. Berjuang melawan maut. Bertahan hidup dari ganasnya perang. Dialah Rasyid, anak terakhir dari suku Kurdi. Sejak usia sepuluh tahun dia sudah menenteng...

Si Rambut Merah Bonus Part 3 (Selesai)

BONUS CHAPTER Last Chapter NARASI MOON Aku melihat suamiku di depan tv sambil melihat sebuah berita. Berita tentang Black Knight. Tentu tahulah siapa itu Black Knight. Pahlawan super heroes yang baru. Sebenarnya dia adalah Faiz jr. dengan memakai baju...

Si Rambut Merah Bonus Part 2

BONUS CHAPTER part 2 NARASI MOON Setelah kejadian di Kafe itu, Hiro memberitahukan keluarganya bahwa ia telah bertemu denganku. Hiro pun menikah denganku di Seoul. Aku sebenarnya sangat malu dengan keterabatasan yang aku punya ini. Dan sebenarnya aku pun...

Si Rambut Merah Bonus Part 1

BONUS CHAPTER part 1 NARASI MOON Aku meninggalkan Hiro di hotel. Mungkin bukan keputusan yang tepat. Tapi inilah yang harus aku lakukan. Negaraku membutuhkan aku. Hanya secarik kertas dan sebuah pesan yang aku sampaikan ke Hiro. Kuharap ia mengerti....

Si Rambut Merah Bab 31 (Tamat)

BAB XXXI Finding You Mas Faiz menghubungiku lewat M-Tech Portable. Yang layarnya terhubung dengan Smart TV yang ada di kamarku. “Hai Hiro, gimana kuliahnya? Kapan lulus?” sapanya. “Bentar lagi. Kenapa?” tanyaku. “Nih, pacarmu dah lulus nih. Main ke sini,”...

loading...