Keluarga Pak Trisno 11

Seperti biasa, setelah selesai bersih-bersih rumah dipagi hari ini, yaitu menyapu dan mengepel lantai, masih ada pekerjaan rutin lain yang paling tak bisa untuk ditunda, pekerjaan yang menyangkut urusan perut. Apalagi kalau bukan menyiapkan sarapan pagi. Walaupun pagi ini...

Kisah Keluarga Citra 8

Bagian 8 | Astaga…. Clara…? Karnia…? Dalam perasaan bingung, Ciello duduk dalam perasaan gelisah. Berulangkali, pikirannya kembali teringat akan wajah serius Mamanya yang terlihat begitu marah akibat perbuatan mesumnya tadi. “Ah… Kampreeet…. Super kampreeeett…. ” Sesal Ciello dalam hati,...

Ayahku Yang Perkasa 4

Cerita Sebelumnya : Ayahku yang Perkasa 3 Beberapa saat kemudian setelah aku selesai membersihkan diri, akupun lalu keluar dari kamar mandi, dan menaiki tangga untuk mengambil kain handuk yang lalu kulilitkan menutupi selangkanganku ini. Kemudian kulangkahkan kakiku ini menuju...

Keluarga Pak Trisno 9

Setelah pesta seks keluarga yang kami lakukan untuk pertama kalinya tadi, hingga hampir pukul delapan pagi ini kami baru sempat sarapan. Mmmm…sedap juga nasi goreng udang buatan si Tini pembantuku ini, kemana perempuan itu? Oh iya, diminggu pagi seperti...

Keluarga Pak Trisno 8

Cerita Sebelumnya : Keluarga Pak Trisno 7 Secangkir kopi yang dihidangkan pembantuku cukup pas dalam mememaniku menikmati pagi yang cerah ini, setelah tadi sedikit berolah raga ditaman belakang rumah, lalu kemudian mandi dan keramas. Keramas? tentu saja, setelah tadi...

Mama Lupa Jemput

Aku membesarkan putriku sendirian. Seorang remaja pemarah, pemilik darah ayahnya. Dapat kusimpulkan begitu karena aku merasa sebagai seorang wanita yang lemah lembut. Sering aku mengalah dan memberi apa yang putriku mau demi keutuhanku dan dia. *** Pernah ketika, aku...

Adinda, Putri Cantikku

Adinda Putriku yang Cantik “Pah, berangkat yah.” “Iya sayang. Sini cium dulu” “Emuah muah” “Bye papah” Kulihat putriku berpamitan dan mencium pipiku. Memasuki mobil dan melewati pagar rumah menuju sekolah. Terasa berbeda saat kecil dulu. Benar-benar sudah besar putriku....