Home » Cerita Seks Mama Anak » My Son My Husband 5

My Son My Husband 5

Pov : Adi

Seminggu sudah berlalu semenjak persetubuhan ku dengan mama , kini hubungan ku dengan mama makin membaik aku selalu menemaninya dirumah seharian penuh bahkan ketika ia ingin jalan – jalan aku juga selalu setia menemaninya jalan – jalan kemanapun mama mau.

Setelah mengetahui semua isi hati mama yang ia katakan pada ku bahwa mama sangat kesepian , aku benar – benar menyesal membiarkan mama sendirian dirumah, selama ini aku mengira semua akan baik – baik saja , tapi ternyata aku salah, selama ini mama berkerja siang dan malam hanya untuk mengatasi rasa sepinya.

Dan kini aku sudah berjanji sama mama aku akan selalu ada disampingnya , tapi aku paling suka kalo seharian penuh sama mama dirumah karna selama aku dirumah besama mama hampir seharian penuh mama terus melayani nafsu birahi ku bahkan mama sampai kualahan mengimbangi nafsu seks ku , dan aku juga memberikan jeda untuknya beristirahat sebentar tapi jawaban mama “gapapa sayang teruskan saja , nikmati tubuh mama dan mama yang akan memuaskan mu mama cinta sama kamu” , jawaban mama itu membuat ku terharu ketika mama sedang kualahan karna melayani nafsu birahi ku ini mama sempat – sempatnya berbicara seperti itu.

Dan aku yang mendapat persetujuannya akhirnya kembali menggenjot vaginanya , semenjak aku mengenal seks nafsu ku selalu saja menggebu – gebu bahkan untuk mengontrol nafsu ku saja aku tidak bisa , dan akhirnya mama lah yang selalu siap memuaskan nafsu birahi ku , bahkan pernah juga waktu itu aku pulang kuliah dan langsung ke dapur untuk ambil minum tapi ketika melihat mama yang sedang mencuci piring dengan busana seksinya aku sangat terkejut , mama menggunakan busana kimono polos yang sangat seksi yang berwarna cream biasanya mama memakai itu hanya pas mau tidur saja , tapi sekarang ia memakainya pas siang hari dan ditambah lagi ia sedang mencuci piring.

Aku yang melihatnya waktu itu dari belakang , benar – benar sangat takjup akan keseksian mama kimono polosnya itu samar – samar menampilkan tubuh indah mama dan ditambah lagi pantat mama yang masih terbilang montok makin menambah keseksiannya itu , aku yang terus melihatnya dari belakang terus – terusan menelan ludah ku masuk ke tenggorokan , entah apa maksut mama mencuci piring dengan busana seperti itu bagaimana jika ada orang lain masuk ku yakin pasti mama sudah jadi korban pemerkosaan.

Akhirnya karna sudah tak tahan aku langsung menghampirinya dan langsung memluknya dari belakang , mama yang terkejut karna mendapatkan perlakuan seperti itu tiba – tiba mulai sedikit berontak tapi pas ia lihat ke belakang ternyata anaknya yang memeluknya ia kembali tenang , alhasil semuanya berakhir dengan persetubuhan di dapur.

Nafsu ku semakin hari semakin menjadi – jadi hampir seluruh ruangan rumah ku pakai untuk menyetubuhi mama, ruang dapur , ruang tamu atau bahkan diatas meja makan. Tapi yang paling ku suka adalah ketika menyetubuhi mama ku di kamar miliknya , entah kenapa kalo aku bercinta dengan mama di kamarnya dan ada foto papa dengan mama gairah ku semakin meningkat dan efeknya mama benar – benar kualahan menandinginya tapi mama tetap berusaha meladenin gairah ku, bahkan yang lebih gila lagi setiap kali aku bercinta dengan mama aku selalu membuang sperma ku di dalam vagina mama , aku benar – benar sangat puas ketika menumpahkannya di dalam.

Aku benar – benar gila dan bahkan tidak pantas disebut seorang anak baik lagi. Karna aku sudah menyetubuhi mama ku sendiri dan itu orang tua kandung ku sendiri , bahkan sampai rela membuang bibit – bibit anak ku di dalam vagina mama ku sendiri , ingin sekali aku menghentikan semua hal gila ini tapi aku tidak kuat untuk tidak melakukannya , setiap pulang kuliah atau menemani mama dirumah selalu saja ku buat mama lemas tak berdaya diatas ranjang dan bahkan aku menyuruh mama kalau lagi dirumah tidak usah memakai bra dan celana dalamnya karna akan memudahkan ku ketika melepas seluruh pakaiannya dan mama mau menurutinya.

Aku benar – benar anak yang bajingan aku sudah membuat mama jadi binal ketika dirumah. Tapi itu semua menimbulkan pertanyaan berat bagi ku selama ini aku selalu membuang bibit ku di dalam vaginanya , jujur saja aku takut sekali ketika nanti mama hamil oleh ulah ku sendiri hal ini pernah ku katakan pada mama bagaimana jika nanti mama hamil tapi jawaban mama sangat mengejutkan ku.

“Ya kamu harus tanggung jawab sayang , kan kamu yang bikin mama hamil dan lagi mama senang kok kalo sampe mama hamil jadi kamu bisa ada alasan buat memutuskan hubungan mu dengan nisa..hihihi”

Aku yang mendengarnya waktu itu hanya diam dan menatap mama. Aku terkejut mama mengatakan seperti itu sebenarnya apa yang mama pikirkan ketika mengatakan hal seperti itu , apa mama tidak memikirkan akibatnya jika itu terjadi. Tapi untungnya sampai saat ini aku masih bisa bernafas lega karna belum ada tanda – tanda mama akan hamil , dan pernah waktu itu ketika aku sedang bercinta dengan mama ketika aku ingin ejakulasi aku langsung menarik penis ku yang ada di dalam vagina mama dan mengeluarkan sperma ku di perutnya. Seketika itu pula mama langsung marah terhadap ku bahkan ketika tubuh ku masih di depan selangkangannya mama langsung bangun dari tidurnya dan mendorong tubuh ku hingga aku terjatuh dikasurnya dan langsung mama menduduki perut ku sambil menatap ke arah ku dengan tatapan tajamnya

“Apa maksut kamu membuangnya di luar ADI! Jawab mama!”

Waktu itu aku yang masih merasakan sensasi orgasme dan aku hanya bisa diam sambil menatapnya dengan pasrah dan nafas yang belum teratur. Karna tidak ada jawaban sama sekali dari ku, tiba – tiba saja mama beranjak dari duduknya yang di perut ku lalu ia memundurkan pantatnya dan duduk kembali di paha ku lalu mama melihat penis ku yang masih setengah tegang , lalu di kocoknya dengan tangan mama sampai benar – benar tegang kembali dan di masukannya kembali ke vaginanya hingga penis ku memuntahkan lagi spermanya di dalam vagina mama meskipun tidak sebanyak waktu tembakan pertama dan baru lah mama tertidur dalam pelukan ku. Sebetulnya bisa saja aku melawannya tapi aku yakin pasti mama akan lebih marah lagi , jadi ku biarkan saja dan tetap menikmatinya.

Dan selama aku selalu terus bersama mama akhirnya efeknya berhimbas kepada hubungan ku dengan nisa akhir – akhir ini hubungan ku mulai merenggang aku jadi jarang jalan bareng dengannya keluar. Waktu itu malam – malam nisa menelpon ku baru saja aku mengangkatnya dan mengucap “halo” tapi tiba – tiba saja ada yang menyerobot dan mengambil ponsel ku lalu dimatikan sambungan telpon dari nisa dan di lepasnya battrey ponsel ku , pas ku balikan badan ku kebelakang ternyata ada mama di belakang ku dan mama juga lah yang mengambil ponsel ku.

“Mah itu nisa lagi nelpon kok di matiin si? Ujar ku

“Lalu kenapa sayang? Memangnya penting ya?” Jawab mama

“Ya tentu penting mah , takutnya ada apa – apa sama nisa bagaimana? Dan lagi hubungan aku dan nisa lagi merengang mah” ujar ku menjelaskannya

“Ya bagus dong sayang jadi kan kamu tinggal putusin saja , gampang kan?” Jawab mama yang begitu tenang

“Mama apa – apaan si , dia itu pacar ku mah kok mama malah kaya gitu” ujar ku

“Ooohhh..jadi kamu lebih membela dia dari pada mama kamu sendiri? Bagus yah” jawab mama dengan tatapan tajamnya

Lalu mama membanting ponsel ku dan berlalu meninggalkan ku dan aku yang melihat itu hanya diam saja sambil memandang ke pergiannya.

————————————

Dan siang ini aku lagi di cafe tempat biasa aku ngumpul bersama teman – teman ku. Saat ini aku sedang menunggu teman kampus ku aku meminta dia kesini untuk menemani ku yang sedang kalang kabut karna tidak bisa menghubungi nisa akibat ponsel ku yang hancur karna di banting oleh mama.

Semenjak kejadian itu hubungan aku dan mama menjadi dingin mama mengobrol dengan ku hanya secukupnya saja selebihnya ia hanya diam saja jika aku dan mama sedang kumpul di ruang tamu sambil menonton tv. Bahkan aku juga tak diberi jatah untuk menyentuhnya aku benar – benar tersiksa selama tak dapat menyentuh mama ketika di dalam kamar ku, aku selalu saja gelisah aku seperti seorang pecandu narkotika ketika tidak mendapatkan barang haramnya itu. Mama benar – benar berhasil merubah ku andai saja aku sedang tak bermasalah sama mama pasti aku tidak akan seperti ini.

Alhasil selama aku tidak dapat jatah dari mama tiap tengah malam aku selalu bangun. Tujuannya hanya satu yaitu mencuri pakaian dalam mama lebih tepatnya celana dalamnya , ketika sudah mendapatkannya langsung ku hirup dalam – dalam celana dalam mama dan ku memainkan penis ku dengan tangan ku sendiri hingga memuntahkan cairan kental ku…

“Woi! Ngelamun aja kesambet setan baru tau rasa lu” ujar seorang pria yang tiba – tiba mengagetkan ku

“Anjir lu! Bikin gua jantungan aja lu ndi! Sialan lu!” jawab ku dengan kesal karna di kagetkan olehnya

Andi atau biasa ku panggil ndi, dia adalah sahabat terbaik ku yang selalu ada disaat susah maupun senang. Kami bersahabat sudah sangat lama yaitu ketika kami masih berseragam putih biru, tadinya aku tidak mengenalnya sama sekali tapi ketika aku sedang berlari pagi di sekitar perumahan ku tiba – tiba saja aku bertemu dengannya yang sedang kesakitan karna terjatuh ketika mengendarai sepedanya.

Dari situlah awal perkenalan ku dengan dia dan aku juga tidak mengetahui kalo dia masih satu sekolah dengan ku hanya beda kelas saja, sampai akhirnya waktu itu aku menuju kantin sekolah ku, ketika ingin membeli makanan tiba – tiba saja ada yang memukul – mukul pundak ku dengan pelan pas ku tengok ternyata si andi yang satu perumahan dengan ku hanya beda bloknya saja.

Jujur saja waktu itu aku kaget karna aku benar – benar tidak tahu kalau dia juga satu sekolah dengan ku. Dan mulai dari situ juga aku bersahabat dengannya sampai sekarang ini, hanya satu yang tak ku sukai darinya dia selalu saja mencampuri urusan cinta ku yaitu dengan memata – matai setiap wanita yang sedang dekat dengan ku. Alasannya si agar aku tak seperti dirinya yang mengalami kegagalan percintaan karna ceweknya si andi berpaling darinya. Sama ketika nisa sedang dekat dengan ku tanpa disuruh si kampret itu mengikuti nisa selama 3 hari, dan karna hasilnya positif nisa itu cewek baik – baik barulah ia tenang.

“Hahaha lagi lu ngelamun aja, asal lu tau ya tampang lu tuh kalau lagi ngelamun gitu kaya orang bego tau nggak hahaha” ujar andi dengan tertawa

“Ah sialan lu bikin gua makin bt aja,” jawab ku yang enggan menatapnya

“Hahaha sorry brother , oh iya kok waktu itu gua nelpon lu kok kaga bisa yah , lu ganti kartu di?”

“Kaga gua kaga ganti karu ndi , ponsel gua ilang waktu gua jalan – jalan sama nyokap gua”

Sengaja aku tidak menceritakan kejadian yang sesungguhnya kepada si andi ini, karna ia pasti ingin tahu lebih dalam lagi lebih baik cukup aku saja yang mengetahuinya.

“Yah pantes aja gua coba telpon berkali – kali kaga bisa , terus lu udah ada ponsel sekarang di”

“Gua belum megang ponsel lagi nih ndi ntar deh gua coba beli baru , ntar kalau udah ada gua kasih tau lu”

“Oh okelah kalau gitu, lah terus lu kan kaga megang ponsel terus cara lu hubungi nisa bagaimana?” Ujarnya yang kebingungan

“Maka itu gua sekarang bingung banget ndi gua yakin banget nisa pasti lagi khawatir banget , dan udah beberapa hari ini dia kaga nemuin gua dikampus bikin orang panik saja tuh cewek” jawab ku dengan risau

“Yaudah lu pake ponsel gua aja nih kalau mau telpon cewek lu , kasian gua liat teman gua galau kaya anak – anak alay hahaha” ujarnya sambil menyerahkan ponselnya ke arah ku

“Sialan lu ah! Temen lu lagi kalang kabut begini malah lu ketawain, kampret lu! Jawab ku dengan ku buat – buat kesal dan ku raih ponselnya

Dan langsung aja ku pencet nomor nisa yang sangat ku hapal

“Tuuuut….tuuuut…tuuutt..tuuut”

Tumben nisa angkat telponnya lama, apa karna aku pake nomor yang tak di kenal yah sama nisa?

Panggilan telpon ku tetap tidak di angkat sama nisa, akhirnya ku coba sekali lagi siapa tau di angkat olehnya.

“Tuuuuut…..tuuuuut…..

“Hallo sayang ini aku adi , maaf yah lama nggak ngasih kabar ke kamu ponsel ku hilang yank , maaf yah” ujar ku yang berbicara lewat telpon yang sudah di angkat olehnya

Tapi tidak ada jawaban sama sekali dari nisa, apakah nisa marah yah sama aku? Waduh bagaimana ini.

“Sayang kamu marah yah sama aku? Maaf yah ponsel ku beneran hil….

Belum selsai ku bicara tiba – tiba saja aku mendengar suara – suara aneh yang terdengar dari ponsel.

“Sayang kamu masih disana kan? Kok kaya ada suara – sua…

“I…iyahhh….ssshhh…appaaahh…saayaaangg…au ch…sssshh…aaahh”

Tiba – tiba saja aku mendengar suara nisa yang sedikit mendesah dan seperti menahan sesuatu.

Ku lihat andi yang menyadari perubahan wajah ku , seketika itu pula ia langsung memandang ku dengan serius

“Sayang kamu kenapa? Kok mendesah begitu, kamu baik – baik saja kan? Ujar ku yang mulai gelisah

Dan nisa tidak kembali menjawab , yang ku dengar hanya suara yang menurut ku tak asing ku dengar lagi , suara yang biasa selalu ku dengar ketika bercinta dengan mama yaitu suara tabrakan antara penis dengan kelamin wanita. Dan seketika itu pula tiba – tiba aku merasakan dingin di sekujur tubuh ku dan jantung yang berdebar dengan kencang.

Banyak sekali pertanyaan yang bermunculan di kepala ku ini , tapi aku mencoba tetap tenang dan berpikiran jernih.

“Nisa kamu masih disana kan? Jawab nisa kamu lagi apa?!” Ujar ku dengan sedikit membentaknya dari telpon

Dan ku lihat andi menatap ku dengan pandangan bertanya – tanya.

“Iyaaaahhh…ssssahyanggg…sssshh..aaawww…..sss shhh” jawab nisa sambil berteriak kecil

Pikiran ku benar – benar kacau semuanya berkecamuk menjadi satu , tidak salah lagi ini suara orang yang sedang bersetubuh.

“Nisa kamu sedang ber…..

Belum selsai aku berbicara tiba – tiba saja sambungan telpon ku sudah di putus oleh nisa.

Apa ini, kenapa nisa memutuskan telpon ku? Dan apa yang sedang nisa lakukan? Kenapa suara nisa mendesah seperti itu? Apakah nisa berselingkuh?

Pertanyaan seperti itu memenuhi kepala ku , hingga aku tidak sadar dari tadi andi memanggil – manggil nama ku.

“Di?!”

“Adi?!”

“Woy adi!”

“E-eh…iya kenapa ndi? Kenapa?” Jawab ku dengan kaget

“Lu kenapa di? Cerita sama gua , dan itu si nisa kenapa? Ujar andi dengan berbagai peetanyaan

Ku abaikan pertanyaannya itu dan ku pencet lagi ponselnya dan langsung menelpon nisa kembali , tapi ketika aku menelponnya kembali tiba – tiba saja nomornya sudah tidak bisa di hubungi.

Ku letakan ponsel andi di atas meja dan aku menunduk lalu ku tutupi wajah ku dengan ke dua tangan ku.

Apa yang kamu lakukan nisa? Apakah kamu main gila dibelakangku? Saat ini aku tidak bisa berbuat apa – apa , aku bingung harus percaya yang mana ditambah lagi suara desahan itu.

Tiba – tiba saja ada yang memukul pundak ku dengan keras , buru – buru ku tegakan kembali kepala ku. Dan ternyata itu andi.

“Lu kenapa men? Cerita sama gua. Gua sahabat lu loh” ujar andi yang menatap ku dengan serius

Ku coba menguatkan diri ku dan menyingkirkan pikiran – pikiran jelek ku. Agar aku bisa menceritakannya

“Tadi pas gua telpon nisa gua mendengar suara nisa sambil mendesah begitu ndi” jawab ku dengan lesu

“Heh? Mendesah? Maksut lu gimana si kurang paham gua?” Ujar andi

Ku tarik nafas ku pelan – pelan dan ku hembuskan dengan perlahan.

“Iya ndi mendesah seperti film – film bokep yang biasa kita tonton dulu” jawab ku yang semakin lesu

Ku lihat andi yang mendengar ucapan ku tadi , ke dua matanya langsung terbuka lebar – lebar dan langsung memandang ku untuk mencari kepastian.

Lalu ku jawab dengan anggukan kepala sambil memandangnya dengan lesu.

Brakk!

Tiba – tiba saja andi memukul meja dengan sangat keras, alhasil semua perhatian pengunjung tertuju ke kita berdua. Aku hanya memperhatikannya saja karna sudah malas untuk berbicara lagi. Niatnya aku kesini bareng andi ingin bersenang – senang karna masalah sama mama belum selsai juga tapi ternyata masalah satu belum selsai tiba – tiba saja sudah datang masalah ke dua alhasil semuanya membuat ku down.

“Brengsek! Berani – beraninya dia ngelakuin itu sama sahabat gua , tapi kira – kira sama siapa dia melakukan hal itu di? Apa selama ini dia menunjukan gelagat yang mencurigakan selama pacaran sama lu?” Ujar andi yang terlihat sangat marah

“Nggak sama sekali ndi , selama dia pacaran sama gua dia nggak menunjukan hal – hal yang berbau perselingkuhan” jawab ku

“Ini nggak bisa di biarkan di! Kurang ajar tuh cewek gua kira selama ini dia cewek baik – baik, udah lu tenang aja biar gua yang cari bukti – bukti tentang perselingkuhannya lu tinggal terima beres aja nanti kalau udah dapet tinggal lu putusin tuh pecun!” Ujar andi

“Nggak usah ndi biarin saja biar gua yang urus, ini kan permasalahan gua sama nisa jadi biar gua sendiri yang nanganin ini semua”

“Udahlah lu nggak usah sungkan begitu ingat kita ini teman, jadi susah lu susah gua juga begitupun sebaliknya”

“Gua bilang nggak usah ya nggak usah ndi! Kalau lu emang temen gua dan peduli sama gua, lu cukup menyaksikannya aja biar gua yang mengetahuinya sendiri karna gua pengen tau semuanya dari nisa sendiri” jawab ku dengan tegas

Dan seketika itu andi hanya bisa diam sambil menatap ku dengan wajah kesalnya itu

“Yaudahlah terserah lu aja tapi ingat ye kalau lu butuh bantuan lu harus bilang sama gua! Gua selalu siap bantuin lu” ujarnya dengan wajah yang berubah jadi bt

“Iya iya bawel banget si lu kaya cewek aja. Yaudah balik yuk udah mulai sore nih, nggak enak sama nyokap” jawab ku

“Yaudah ayo lah gua juga udah bosen nih, eh di gua bareng lu yah motor gua masih di bengkel nih”

Langsung saja ku serahkan kunci motor ku padanya. Dan akhirnya kita sama – sama keluar dari cafe dan langsung menaiki motor ku dengan andi yang mengendarai motor ku.

Dan akhirnya sampailah di perumahan yang aku dan andi tempati. Lalu di arahkannya motor ku menuju rumahnya andi dan sampailah kami di depan rumahnya.

“Ingat yah men kalau lu butuh apa – apa langsung bilang sama gua! Awas lu kalau cuma diem aja!” Ujarnya dengan sedikit mengancam ku

“Iya njing! Lu bawel amat si kaya cewek aja hahaha” jawab ku

“Yaudah – yaudah gua balik nyet. Lu mau mampir dulu nggak? Ujarnya

“Kaga lah gua mau langsung balik aja, oh iya salam yah buat adik lu yang cantik dan imut – imut itu hahaha” jawab ku

“Yeee si anjing! Mau coba – coba godain adik gua lu, langkahin dulu abangnya nih hahaha” ujarnya dengan menyombangkan diri

“Alah abangnya doang mah kecil, tinggal suruh naik sepeda terus jatohin dah selsaikan? Udah lah gua balik dulu ye”

“Yeee si kunyuk kurang ajar lu! Udah sana balik lu ah empet gua liat muka lu hahaha” ujarnya

Lalu ku nyalakan krmbali motor ku dan bergegas meninggalkan rumah andi dan menuju rumah ku. Sesampainya dirumah ku buka pagar rumah ku dan ku masukan motor ku.

Dan langsung saja ku buka pintu rumah dan ketika itu ku lihat mama sudah ada diruang tamu sambil menonton tv. Lalu melihat ke arahku dengan pandangan yang bertanya – tanya.

“Kok baru pulang kamu? Dari mana saja? Dari rumah nisa yah?!” Ujarnya dengan beberapa pertanyaan kepada ku

Lalu ku paksakan untuk tersenyum dan menatap ke arah mama.

” adi baru pulang karna tadi ngumpul sama andi mah, dan adi nggak kemana – mana lagi kok. Udah yah adi mau ke kamar dulu jangan di ganggu dulu ya mah adi mau sendirian dulu” jawab ku dengan ku paksakan tersenyum ke arahnya

Dan mama hanya memandang ku seakan – akan bertanya – tanya ada apa. Tapi aku langsung meninggalkannya dan menuju ke kamar ku.

Kini aku sudah di depan kamar ku, ku buka pintu kamar ku dan langsung menutupnya kembali ku lemparkan tas ku kesembarang tempat. Lalu aku menuju ke kasur ku dan menjatuhkan tubuh ku kekasur sambil menatap langit – langit kamar ku.

Nisa apa sebenarnya salah ku nis, jika memang kamu berbuat gila di belakangku. Kenapa sampai kamu lakukan itu, apa ini balasannya karna aku juga bermain gila di belakangnya dengan menyetubuhi mama ku sendiri.

Akhirnya karna terlalu lama berpikir sedikit demi sedikit kesadaran ku mulai hilang dan akupun terlelap dalam tidurku.

————————————–

*di dalam sebuah kamar

Seorang wanita yang tertidur lemas dan tak berdaya dengan tanpa busana apapun. Dibelakangnya ada seorang pria yang kini telah tertidur dengan pulas dan puas.

Dengan masih berada dikasur yang luas dan nyaman itu. Sedikit demi sedikit kesadarannya mulai kembali dan rasa penyesalan mulai menyelimuti dirinya lalu tanpa bisa ditahan sedikit demi sedikit air matanya mulai keluar dari kedua matanya yang indah itu, dan akhirnya tanpa bersuara dan badan yang bergetar halus, air matanya keluar dengan deras dan membanjir wajahnya yang cantik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*