Home » Cerita Seks Mama Anak » My Son My Husband 3

My Son My Husband 3

Pov : Adi

Di dalam kamar mama , dan berada di atas kasur dengan posisi mama yang tiduran telentang dan ku buka lebar – lebar ke dua pahanya dan di tengah – tengahnya terdapat vagina mama yang ku masukan dengan penis besar ku , dan membuat mama merintih ke sakitan karna belum siap menerima penis besar punya ku yang telah ku masukan dengan paksa

“Bbbllleeesssshhh”

“Awwww….sayanggggg….sakittthhhh…jangan kasarr….addduuhh mama nggak suka” ujar mama yang merintih kesakitan

“Ma-maaf mah….adi terlalu nafsu tadi maaf” jawab ku

“Jangan buru – buru sayang , mama nggak kemana – mana pelan – pelan aja,,,,,sssshhhh aduuh” ujar mama

Langsung saja ku cium bibir mama yang masih merintih ke sakitan untuk menenangkan dirinya dan juga elusan pada pipi kanannya

Ku cium mama dengan lembut dengan penis ku yang masih di dalam vagina mama , kurasakan vagina mama yang mencengkram penis ku dengan sangat erat , rasanya enak sekali apa seperti ini rasanya bersetubuh

Sambil terus menciumi bibir mama ,lalu ku hentikan elusan ku pada pipinya , dan ku arahkan tangan ku ke dadanya ku remas – remas pelan dan ku cari pentilnya yang sudah tegak mengacung lalu ku plintir – plintir dan ku mainkan dengan telunjuk ku ke atas dan kebawah terus ku mainkan dengan telunjuk ku , hingga membuat mama langsung melepaskan ciumannya dan kembali merintih ke enakan

“Sssshhhh….enakkkkkk sayaaannggg…aaaahhhh mainkan pentillllnyaaa….uggghhhh” pinta mama

Ku mainkan terus pentilnya dengan semakin cepat , dan menatap ke wajah mama yang sedang ke enakan dengan mata terpejam , lalu ku arahkan mulut ku ke pentil mama yang sebelah kiri dan langsung ku hisap dan ku kenyot

“Hhhhhmmmmm….sayanggg kamu pintarr….teruussshhh rangsang mama,,,,,ssssshhhh aaaahhh….enak” ujar mama

Ku beri rangsangan pada mama di ke dua pentil dadanya , sepertinya itu bagian sensitif mama maka ku mainkan terus sambil ia mengerang nikmat , sesekali mama membuka matanya dan melihat ke arah ku yang sedang bermain dengan dadanya , tapi mama tidak menghentikannya malahan menekan kepala ku untuk terus berada pada tetenya dan mama pun juga membusungkan dadanya pada ku ketika ku lahap abis buah dadanya

“Aaaaahhhh…..kenyyooottt sayanggghh….ituuu milikkk mu…sssshhh” ujar mama

Ku mainkan dan ku jilat – jilat tepat pada pentilnya yang besar , dan mama hanya bisa mengerang sambil menekan – nekan kepala ku , lalu ku lepaskan dada kirinya dari lumatan ku , dan ku majukan kepala ku lalu ku jilat – jilat pipi , mata , hidung , bahkan lubang hidungnya tak luput dari jilatan ku, saat ini aku tak memikirkan lagi rasa jijik , karna saat ini hanya nafsu birahi yang mengendalikanku dan mama yang di perlakukan seperti itu tak sama sekali menolak malahan rintihannya semakin keras

“Eeemmm….aaaahhhh nakallll….ssssshhh aaaaahhh” ujar mama

“Mah…boleh adi gerakin nggak penisnya?” Tanya ku

Aku harus memastikannya dulu , supaya tidak seperti tadi yang asal nancep

“Hhhhhmmmm….boolleh sayangghh,,,,tapi pelan yah perlakukan mama dengan halus , mama nggak mau main kasar” pinta mama

Dapat ku lihat di wajah mama yang sangat ketakutan akan terjadi seperti tadi , karna aku yang langsung memasukannya , lalu ku tegakan posisi badan ku dan melihat selangkangan mama yang menelan penis ku dan ku buka lebih lebar lagi paha mama agar dapat memudahkan gerakan ku

Mama yang mendapat perlakuan seperti itu hanya diam dan pasrah sambil menatap ku , lalu dengan pelan ku mulai memompa vagina mama maju mundur , keluar masuk ku lihat mama sudah memjamkan matanya kembali dan mulai mengigit bibir bawahnya

“Bagaimana mah,,,,,apa sakit? Tanya ku

“Sssshhh….engggakkk sayangghhh….aaaahhh ennaaakkkkkkk…teruusshhh sayanggghh” pinta mama

Sedikit demi sedikit mulai ku naikan ritme sodokan ku pada vagina mama , karna ku rasa mama sudah mulai nyaman dengan penis ku dan kocokan pada penisku

“Aaaaahhh maahh,,,,,enaakkk bangeetthh mah,,,,,ssssshhh,,,,punyaaa,,,mamahh,,,,enaakkk… …ssssshhhh….ugghhhh” racau ku

“Iyaaahh…..aaaaahhh pun….yaa mu jugahh….enaaakkk sayaaanghh…leeebihhh cepaaattt sayangghh” pinta mama

PLAK….PLAKKK….PLAKKK….PLAKK

Ku percepat lagi sodokan ku pada vagina mama, dan ke dua tangan mama hanya meremas kain sprei sambil merintih ke enakan

“Ah…ah…ah….enakk bangettthh….sayanghhh lebih kerasshh….lebihhh kerassshh,,,,punyaa kamuhhh,,,,,enaaakkk,,,,sssshhh” racau mama

“Iyaaahhh,,,,,mahhh,,,,,,aaaaahhhh enakkk……ohhhh….lobang mama enakkk….sssshhh” racau ku

“Ahhh,,,punya mu besar mama suka sayanghh,,,,, genjot….terusss….masukin rahimm mama sayang..aaaaahhh” ujar mama

Ku percepat sodokan ku dengan gaya yang tak berubah sama sekali , sesekali ku hentak – hentakan penis ku di dalam vagina mama

“Awww….enakkk saayangghhh,,,lagiii,,,,,mama mau lagiii,,,,uhhhh enakkk” pinta mama

Ku lakukan itu terus menerus sebanyak 3 kali , dan mama hanya terus mendesah ke enakan

“Aaaaahhhh…..dasaarr anak naakaall….akku mama mu , tapi kamu entotin…..sssshhh enakkk punya mu enaaakk…..aaahh…sssshh” racau mama

“Aaaaaahhhh….aku nggak peduli…sssshhh enakk…. mah punya mama enakk….ooohhhh….sssshhh” racau ku yang makin tak terkontrol

PLAKK…..PLAAKKK…PLAAKK…PLAKK

Semakin ku percepat sodokan ku di vagina mama , semakin besar pula penis ku di dalam sana sepertinya aku ingin memuntahkan sperma ku dan goyangan ku makin tak terkontrol lagi yang ku pikirkan adalah terus menyodok vagina mama sampai puas

“Ssssayanggghh….kamuu mau…kell..
Uar,,,,sssshhhh,,,,,yah tahan,,,,sayanngg kita keluar,,,,sama…..aaaaahhhh…sama….enakk…sss shhh” pinta mama

“Cccepath….mahh…..sssshhh,,,,adiii nggak kuat,,,,aaaahhh vagina mama enakkk,,,,,aaaaahhhh” ujar ku

Rasa yang sangat nikmat sudah meliputi diri ku , dan ku yakin sperma ku sudah ingin di tembakan keluar

“Iyaaahh….aaaahhh ayooo semprot rahimm mama….aaaahhh ayo semprot….mama mau sampai….kontttooll gede….Aaaahh” racau mama yang sudah vulgar

“Aaaaaahhhh…..adi keluaarrr mahhh….aaaahhh terima ini….aaaahhh” racau ku

“Aaaayooo….keluaarinn semuaanya….adiii keluaarinn…aaaahhh mama juga keluaarrr….” ujar mama

“CROOT…CROOT…CROOT”
“SRREETT…SSSRREET…SSRREETT”

Langsung ku jatuhkan tubuh ku dan ku peluk mama sambil menghentak – hentakan penis ku agar lebih dalam lagi dan ku tumpahkan semua sperma ku di dalam rahim mama , ku tumpahkan sebanyak – banyaknya sperma yang hangat dan kental ini memenuhi rahim mama ku sendiri

Dan mama membalas pelukan ku dengan rapat , dengan tubuh mama yang mengenjang – ngenjang kenikmatan , lalu ku arahkan bibir ku untuk menciumnya dengan ciuman nafsu birahi kami saling membelit lidah

Hingga sperma ku sudah berhenti keluar , aku dan mama masih berpelukan dan berciuman dengan keringat yang saling menyatu

5 menit sudah berlalu dan ciuman pun terlepas , dengan masih bermandikan keringat aku masih memeluk mama dan ku singkirkan rambut indahnya itu suapaya tidak menganggu ku untuk melihat wajahnya walaupun mama masih memejamkan matanya karna masih menikmati sisa orgasmenya

Lalu ku jilati semua keringat yang menempel pada leher dan wajah mama, dan mama pun hanya terus menikmatinya lalu ku arahkan mulut ku ke telinga kirinya

Dan tak lupa ku bisikan rasa kenikmatan yang sangat indah , dan setelah mendengarnya mama membuka ke dua matanya , lalu menatap ku dengan senyuman puas

Lalu ku miringkan badan ku ke samping mama dan terlepaslah pelukan ku dan mama , begitu juga dengan penis ku yang terlepas dari vagina mama dengan penis yang sudah mengecil, lalu ku coba untuk mengatur nafas dulu agar bisa mengendalikan diri ku lagi , lalu ku miringkan badan ku menghadap mama

Dan mama yang masih tidur dengan posisi celentang juga ikut mengatur nafasnya kembali , dan setelah sudah agak tenang , lalu ku raih badannya untuk miring ke arah ku mama hanya mengikutinya saja , dan sekarang aku dan mama suda saling berpandang

“Makasih yah mah enak banget tadi , adi bisa ketagihan nih hehe” ujar ku

“Hihihi…nakal kamu ah mamanya sendiri kok kamu setubuhi si , tapi punya mama masih enak banget kan?” Tanya mama

“Hehe abis mama cantik dan sexy banget si jadi adi nggak tahan mah, ya masih kok mah masih enak banget, adi kalo masih di ijinin adi mau tiap hari mah” jawab ku

Hihihi..masa si sayang? Sama nisa masih cantik mana?dan lagi kamu yakin mau tiap hari? Tanya mama sambil senyum menggoda

“Tentu cantikan mama lah , mama tuh masih cantik dan bisa mengikat pria manapun dengan kecantikan mama , iya mah adi yakin mau banget tiap hari”jawab ku

“Eeemm kalo gitu kamu terpikat nggak sama kecantikan mama?” Tanya mama lagi

“Hehehe… kasih tau nggak yah? Ujar ku dengan menggodanya

“Iihhhh…anak nakal kasih tau cepet!” Jawab mama

“Hehehe… ya jelas terpikat lah mah , kan tadi adi bilang semua laki – laki pasti akan terpikat oleh kecantikan mama” ujar ku

Yah memang meskipun di umur mama yang sudah berkepala 4, tapi kecantikan nya tidak kalah dengan gadis – gadis muda di luar sana , apa lagi ditambah dengan tubuhnya yang masih sangat bagus itu ku yakin masih banyak pria yang akan terbuai oleh mama ku

“Hihihi bisa aja anak mama mujinya , oh iya sayang tadi katanya kamu mau ya menyetubuhi mama tiap hari?” Tanya mama

“Iya mah adi mau banget , abis enak banget mah dan adi ketagihan” jawab ku

Ketika sudah ku jawab seperti itu , ku rapatkan lagi tubuh mama yang masih telanjang hingga buah dadanya benar – benar menempel dengan dada ku , dan seketika itu pula penis ku mulai mengeras lagi dan ku yakin mama menyadarinya karna penis ku tertempel dengan perutnya

“Hihihi…sama sayang mama juga ketagihan sama ini nih” jawab mama yang langsung memegang penis ku dan mengocoknya dengan pelan

Meskipun hanya di kocok oleh tangan mama tapi rasanya juga enak hingga membuat ku mengerang ke enakan apa lagi tangan mama yang sangat halus menambah sensasi kenikmatannya

“Sssshhhh….aduuhh mahh….enak banget…terusshh mah lebih cepet” ujar ku

Meskipun masih terasa ngilu karna sehabis pertempuran pertama tadi , tapi tetap saja rasa ngilu itu terkalahkan oleh kocokan tangan mama

“Hihihi…. ah udah ah mama cape sayang , nanti – nanti lagi yah” jawab mama yang langsung menghentikan kocokannya dan melepas penis ku

“Yahh mah ko berhenti si , kan cuma di kocok aja ayo dong udah nanggung nih” ujar ku memelas

“Cape sayang kalo pake tangan , kalo nggak kamu masukin aja kesarangnya tuh yang tadi kamu masukin” jawab mama

Tanpa pikir dua kali langsung saja aku bangun dari tiduran ku , dan langsung mengarah ke selangkangan mama , tapi tiba – tiba saja mama langsung bangun dan duduk dengan kaki yang masih memanjang dan akhirnya aku dan mama berpandang – pandangan

“Heh? Kok mama bangun si mah?” Tanya ku

“Tiduran lagi sayang , jangan buru – buru dulu dong” jawab mama

Aku yang mendapat respon seperti itu hanya diam dan memandang mama dengan heran dan kentang

“Mah adi udah nggak tahan mah , ayo dong sekali lagi” pinta ku

“Hihihi… anak mama udah ngebet banget si , udah kamu tiduran kaya tadi , sini biar mama sayang – sayang burungnya pake tangan mama biar nggak pusing kamunya” jawab mama

Dan akupun hanya mengikutinya dengan tiduran miring dan mama juga kembali tiduran dan menghadap ke arah ku , lalu tangannya meraih penis ku dan hanya di genggamnya saja

“Yah mah kok cuma di pegang saja si ah” ujar ku dengan kesal

Gimana nggak kesal coba udah kentang begini malah di diamkan saja(coba suhu kalian bayangkan )

“Ihhh bawel ah anak mama udah dengerin dulu , gini sayang kalo kamu mau setubuhi mama lagi , kira – kira kamu mau nggak kabulin permintaan mama yang satu ini? Tanya mama

“Aduh mah kan udah adi bilang apapun adi kabulkan untuk mama , emangnya mama minta apa si? Tanya ku

“Eeeemmm….mama si cuma minta kamu untuk tinggalin nisa sayang , bagaimana kamu mau kan? Pinta mama

DEG!

Kaget!

Ya , itu yang kurasakan saat ini ketika mama meminta aku untuk putus dengan nisa , hingga membuat aku tak mampu untuk berbica dan menjawab ucapan mama , dan seketika itu suasana di kamar mama menjadi hening dan tak ada suara ataupun gerakan sama sekali , dan aku hanya bisa menatap ke dua bola mata mama dalam – dalam mencari arti dari perkataannya itu

Sebenarnya apa si yang ada di pikiran mama saat ini , hingga ia berani meminta ke inginan seperti itu, apa karna dia takut akan karna kuliah ku yang bisa ke ganggu , tapi ku rasa tidak karna kuliah ku juga tidak terganggu sama sekali dan nisa pun mengerti akan hal itu dan dia juga tidak berani menganggu kalo soal kuliah ku , ini aneh dan sangat – sangat aneh

“Sayang kok kamu diam aja , ayo dong jawab , mama nggak suka ya kalo mama ngomong tapi di abaikan begitu saja” ujar mama lagi yang nada suaranya sudah meninggi

Bagaimana aku bisa jawab kalo mama menginginkan hal seperti itu , ya ampun bagaimana ini , aku harus apa

“He…he…he…hehehe , mama kenapa si? Mama pasti cape yah , mama tidur aj…

“JAWAB ADI! Dan jangan pernah kamu alihkan pembicaraan mama! Bentak mama yang langsung saja memotong pembicaraan ku

Aarrrgghh! Bagaimana aku bisa menjawabnya , ini benar – benar sulit kenapa mama meminta hal seperti ini ada apa dengan mama

“Beri aku satu alasan yang pasti mah , kenapa mama meminta hal seperti itu” jawab ku

Mama melepaskan tangannya dari penis ku yang sudah tidak tegak lagi karna suasana yang tak enak ini , dan lalu tangan mama langsung diarahkan ke pipi ku dan mengusapnya dengan lembut dan tersenyum

“Kamu akan mengetahuinya sayang jika kamu sudah memutuskan hubungan kamu dengan nisa” ujar mama yang terus mengusap pipi ku

“Tapi mah adi nggak bisa mah , sebetulnya mama kenapa si mah?” Jawab ku

“Mama nggak kenapa – kenapa sayang , udah sekarang kamu telpon nisa ajak dia ketemuan dan langsung kamu putusin dia ya” ujar mama dengan tersenyum lembut dan menepuk – nepuk pipi ku dengan pelan

“Maaf mah maaf , tapi aku nggak bisa” jawab ku yang langsung bangun dari tiduran dan langsung duduk di pinggiran kasur

Dan di ikuti dengan mama yang juga ikut bangun dan duduk di pinggiran kasur di sebelah ku

“Sebegitunya kah diri mu sayang , lebih memilih dia dibandingan aku, mama mu sendiri yang selalu menjaga mu dari dulu” ujar mama

“Aku nggak bermaksut begitu mah , ta….”

“Yasudah – yasudah kalo kamu mau nya begitu , yahh mama harap si kamu tidak menyesal sayang” ujar mama yang memotong lagi ucapan ku

Heh? Apa maksut dari ucapan mama , jangan – jangan…

“Ma-maksut mama apa ya? Jangan bilang mama mau mencelakakan nisa?!” Jawab ku yang mulai panik

“Nggak sayang mama nggak akan mencelakakan nisa” ujar mama dengan tenang

“Lalu apa mah?!” Jawab ku yang dilanda kepanikan

“Hihihi…. mama hanya akan melaporkan kamu ke kakek dan nenek , karna telah menyetubuhi mama” ujar mama yang langsung bangun dari duduknya

Gila! Ini sungguh gila! Apa maksut dari semua ini! Kenapa mama jadi begini ada apa sebetulnya!

Aku yang mendengar ucapan mama tadi , hanya memandang lurus kedepan karna kaget akan ucapan mama

“Udah yah sayang mama mau mandi dulu , badan mama lengket nih…cuppp” ujar mama lagi yang sambil mencium pipi ku dan pergi kekamar mandi

It’s crazy!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*