Home » Cerita Seks Mama Anak » My Son My Husband

My Son My Husband

Brakkk…..brakkk…..braakkk

“Sayang bangun , ini sudah pagi kamu mau tidur sampe kapan sayang? Ayo bangun!

Suara gebrakan pintu dan di barengin dengan teriakan dari seorang wanita yang terdengar dari balik pintu kamar ku.

Brakk…brakkk…brakk

“Nak ya ampun bangun nak , ini sudah pagi kamu semalam tidur jam berapa si?! Ujar mama

“Ck….ugh…aduhh mah masih pagi kok udah berisik aja si” jawabku

Aku mencoba untuk bangun dari tidur ku , tapi rasa kantuk ku yang sangat kuat , membuat ku kembali merebahkan pala ke bantal dan mencoba untuk memjamkan mata ku lagi dan mencoba untuk tidur lagi

“Adi! Ini sudah pagi! Cepet bangun sayang bangun! Kamu mau sampai kapan tidur terus! Cepet bangun dan pergi kuliah! Ujar mama dengan kesal

“Ahhhh…..iya iya adi bangun adi bangun nih , udah nggak usah berisik lagi mah , ini adi udah bangun dan mau mandi” jawab ku

“Yaudah! Cepat bangun dan mandi , mama tunggu di bawah untuk sarapan pagi yah” ujar mama yang sudah mulai tenang

Terdengar dari dalam kamar ku , langkah kaki yang sudah meninggalkan pintu kamar ku dan langsung menuruni anak tangga

Sepertinya mama sudah turun kebawah , aku mencoba meraih kesadaran ku dengan mencoba duduk di pinggir kasur

ah dasar mama setiap pagi cara bangunin nya selalu saja dengan keras , pada hal aku ini anak semata wayangnya tapi dia malah seperti itu

Tapi kalo seandainya mama pake cara lembut , aku juga belum tentu yakin bangun si hehehe

Ya itulah mama ku wanita yang bernama Anggi Sulistia Ningsi , ya ia adalah mama ku dan hanya dia orang tua yang ku punya , sementara papa ia sudah tidak ada lagi di dunia ini , ia sudah berpulang ketika aku duduk di bangku smp , jika terus mengigatnya aku masih belum bisa menerima karna aku juga sangat membutuhkan papa dan kasih sayangnya

Dan ketika papa sudah tidak ada hanya mama yang aku punya , mama berperan menjadi ibu yang baik dan sekaligus menjadi papa buat ku , keseharian mama adalah mengurusi peninggalan papa , dari peninggalan itu lah mama masih bisa untuk menghidupkan keluarga kecilnya

Pasti sangat cape bagi mama , mengurusi rumah dan juga peninggalan papa , pernah aku sekali membujuk mama untuk beristirahat saja , karna pasti disana sudah ada yang mengurus kerjaannya karna sudah ada orang kepercayaan papa yang sanggup untuk mengurusnya

Tapi mama menjawab , bahwa ia tidak mau karna akan sangat membosankan jika hanya di rumah diam seharian , ditambah lagi aku sudah punya pacar pasti akan sangat membosankan baginya yang hanya menunggu ku dirumah yang entah kapan pulang

Ya itu lah alasan yang mama berikan padaku , haaahhh…. andai papa masih ada pah , pasti mama nggak akan kesepian seperti ini , tapi kadang juga aku membagi waktu khusus untuk mama ya sekedar menemaninya di rumah atau juga jalan – jalan bersamanya tapi tetap saja bagi mama itu sangat kurang katanya

Pernah aku juga bilang padanya , bahwa mama masih sangat cantik dan seksi pasti masih sangat banyak kaum adam yang ingin memilikinya jadi lebih baik mama menikah lagi saja biar ada yang menemaninya , tapi jawaban mama cukup membingungkan juga , ia bilang ia sudah tak tertarik lagi dengan pria lain , karna selama ini ada satu pria yang ia tunggu dan sangat ia harapkan , tapi ketika ku tanya siapa mama malah menjawab biar nanti saja ia katakan , karna kata mama kurang tepat dan mama bilang hati pria itu sedang berlabu ke hati orang lain , jawaban yang aneh menurut ku

Ah sudahlah lupakan itu semua , aku langsung bangun dari duduk ku , dan langsung melepas seluruh pakaian ku lalu mengambil handuk dan bergegas langsung ke kamar mandi yang ada di dalam kamar dan langsung mandi

Selang beberapa menit acara mandi ku usai sudah , dan aku langsung memakai baju ku untuk bersiap kuliah , tidak lupa juga dengan mempersiapkan semua alat – alat kuliah ku , kamar yang cukup luas ini lah yang selalu membuatku sangat nyaman dan kadang juga pacar ku sangat merasa nyaman ketika berada di kamar ku , bagaimana tidak nyaman lah wong semua tertata dengan rapi dan kamar yang sangat beraih , pasti yang bertamu ke kamar ku juga sangat betah hehehe

Oke sekarang aku sudah rapi dan siap untuk menhalankan aktifitas ku hari ini , langsung saja aku keluar kamar dan tak lupa menguncinya dan bergegas menuruni tangga , sesampainya dibawah aku langsung ke ruang tengah dan ku lihat sudah ada mama yang duduk di meja makan dengan makanan yang sudah siap

Mama menyadarinya ketika aku sudah sampai dibawah , dan langsung mama memandang ke arah ku dengan memasang wajah kesal dan cemberut ke arah ku

Aku yang melihat itu hanya semyum – senyum nggak jelas dan langsung menyapanya

“Hello mama ku sayang selamat pagi , wahh udah ada makanan enak aja nih hahaha” ujar ku dengan santai dan menarik kursi untuk ku duduk

Mama masih saja memandang ku dengan wajah kesal tanpa menjawab ucapan ku tadi , aku yang melihatnya hanya tersenyum manis dan ingin sekali ketawa karna melihatnya ngambek dan juga kesel dan itu membuat ku lucu karna seperti anak muda tampang mama

Lalu aku mengambil piring dan menyendok nasi dan lauk untuk ku makan , tapi mama masih saja diam dan terus melihat ku

“Ayo dong mah makan katanya mau makan bareng sama anak mama yang ganteng ini hehehe” ujar ku mencoba mencairkan suasana

“NGGAK! Mama udah nggak nafsu lagi makan pagi ini! Kamu itu susah banget si di bangunin! Tidur jam berapa kamu ha?! Makanya bilang tuh sama si cwe kamu itu si NISA kalo mau pacaran nggak usah pulang sampai larut malam! Kaya nggak ada esok hari aja sampe pulang malam! Jawab mama dengan marah

Yap nisa adalah pacar ku , kami pacaran baru ada 5 bulan awal mula kami pacaran si berawal dari teman ku yang mempertemukan ketika aku menemaninya bertemu dengan pacar nya , ternyata ketika itu juga pacar teman ku membawa nisa untuk menemaninya juga , nah karna aku nggak mau hanya jadi obat nyamuk maka aku beranikan diri untuk berkenalan dengan nisa , dan disitulah awal aku kenal dengannya dan berlanjut dengan tukeran nocan dan pincan

Lalu semenjak kami saling bertukar nocan dan pincan , hubungan aku dan nisa semakin dekat dan dekat hingga pada akhirnya aku beranikan diri untuk menyatakan cinta padanya dan ia pun tanpa pikir lagi , langsung menerima cinta ku , bagaikan anak smp yang di mabuk asmara itu semua langsung membuat ku senang dan asik dengan dunia ku sampai lupa dengan mama , dan hanya terus bersama nisa

Sampai akhirnya ku ceritakan ke mama bahwa aku mempunyai pacar yang bernama nisa , awalnya mama terkejut tapi buru – buru menanggapinya dengan tenang , lalu mama menjawab “alah paling juga ntar putus di tengah jalan , nggak usah terlalu senang deh kamu” ujar mama dengan sangat dingin ia bicara , dapat ku artikan sepertinya mama tidak suka aku punya pacar , aku berpikir mungkin mama takut itu semua menganggu aktifitas kuliah ku , lalu ku coba untuk meyakinkan mama bahwa semua akan baik – baik saja termaksut juga denga kuliah ku , lalu mama pun kembali tenang dan percaya dengan omongan ku

Karna aku sudah berhasil meyakinkan mama , maka aku memberanikan diri untuk minta ijin membawa nisa ke rumah dan mengenalkannya pada mama dan mama pun ternyata setuju , maka langsung saja aku menelpon nisa dan langsung menjemputnya dirumahnya , dan ketika nisa sudah di rumah ku mama menyambutnya dengan hangat dan membuat ku ikut senang

Semenjak itu lah hubungan ku dengan nisa makin harmonis bahkan sampe 5 bulan ini aku masih terus bersama nisa , ternyata itu semua membuat ku makin asik dengan dunia ku bahkan ketika mama ingin mengajak ku keluar selalu saja aku bilang nggak bisa dan ingin menjemput nisa , awalnya mama menanggapi nya denga biasa dan mencoba untuk tetap mengerti , tapi semakin lama aku terus mengabaikan mama bahkan tidak pernah lagi menemaninya di rumah ataupun mengajaknya keluar dan itu pasti membuat mama makin kesepian

Sebetulnya aku juga kasian sama mama karna terus menerus mengabaikannya , dan ingin mengajaknya keluar ketika tidak bersama dengan nisa , tapi ketika aku lagi jadwal kosong nisa selalu saja mengacaukannya , dengan berbagai alasan dia ingin aku menemaninya seharian dan itu membuat ku menjauh dari mama dan karna itu juga lah mama mulai iri dan kesal dengan nisa

“Mah udah dong ini nggak ada sangkut pautnya sama nisa kok , aku nya aja semalam terlalu tidur larut malam karna lupa mengerjakan tugas kuliah mah makanya aku susah dibangunin tadi” ujar ku dan mencoba untuk tetap tenang

“Terus aja terus! Kamu belain dia teruss nak teruskan kamu belain dia! Mama mau liat sampe mana kamu mau belain dia! Kamu tau nggak si gara – gara dia kamu mengabaikan mama tau NGGAK! Jawab mama dengan mata yang mulai berkaca – kaca

Aku yang melihat itu mulai panik dan tetap duduk di meja makan , mencoba untuk mendengarkan mama dulu

“Kamu….kamu jahat hiks hiks….kamu udah nggak sayang sama mama hiks hiks kamu lebih memilih dia dari pada mama….. kamu jaaaaaahat… hiks hiks” ujar mama lagi dan langsung menangis

Aku pun dengan reflek langsung bangun dari bangku dan langsung memutari meja makan , karna mama duduk berhadapan dengan ku dan ketika sudah di sampingnya aku langsung menarik bangku yang ada di sampingnya untuk buat ku duduk dan langsung ku tarik ke dua tangannya dan ku pegang erat – erat dan ku miringkan badan mama untuk menghadap ke arah ku

“Mah aduh jangan nangis dong mah , adi masih sayang dan akan tetap sayang sama mama sampai kapanpun mah , udah dong mah jangan nangis maafin adi selama ini hanya mengabaikan mama maaf yah mah” jawab ku mencoba menjelaskan

“Hiks… hikss…leepas lepasin tangan mama hiks… sana kamu pergi sama nisa hiks hiks…. mama mau nyusul papa mu aja hiks…hiks… mama udah nggak tahan hiks… mama tuh kesepian tau…hiks..hiks..NGGAK sih?! Ujar mama yang makin menangis terseduh – seduh

Aku yang mendengar ucapan mama seperti itu , hanya bisa terkejut dan kaget sekali aku tidak ingin mama meninggalkan ku aku tidak ingin , aku masih sangat membutuhkannya ya sangat butuh dan tiba – tiba saja air mata ku turun keluar dan ikut menangis

“Mah jangan mah….hiks…hiks…jangan adi mohon…..jangan mah hiks..hiks….adi masih butuh hiks….mama jangan mah….hiks” jawab ku sambil memegang erat ke dua tangannya

“Biar…hiks biarin….kamu jahat hiks…hiks….kamu nggak ngejagain mama mu sama sekali…hiks..hiks udah lepasin mama hiks! Ujar mama yang langsung menarik tangannya

Dan mamapun langsung bangun dari duduknya dan berlari ke lantai dua , aku yang melihatnya pun juga ikutan mencoba untuk mengejar mama , ketika sudah dilantai dua dan sudah melewati kamar ku , aku melihat mama langsung menuju ke kamar nya dan menutup pintu kamarnya

Kamar ku dan kamarnya tidak begitu jauh , ketika sudah mulai naik tangga di depannya itu sudah terdapat kamar ku , sedangkan untuk kamar mama ketika sudah tepat di depan kamar ku langsung saja belok kanan dan melewati lorong baru lah tiba di kamar mama

Dengan berlari aku pun sudah tiba di depan pintu kamar mama , langsung saja ku ketok pintu kamarnya dan mencoba untuk membukanya tapi ternyata di kunci sama mama

“Mah hiks….hiks maafin adi mah hiks…mama dengerin dulu penjelasana adi mah hiks hiks…. jangan barbuat yang tidak tidak mah… adi mohon hiks hiks” ujar ku yang makin panik

“PERGI! PERGI SANA! Hikss….adi jahat sama mama hikss….adi nggak sayang lagi sama mama….hiks hiks…huuuuhh huuuu” jawab mama

“Hiks adi sayang mah adi sayang banget sama mama….hiks…hikss…. buka pintunya mah….biarkan adi masuk hikss hikss…adi janji akan turuti semua ke inginan mama hikss..hikss kalo perlu hari ini…. adi nggak kuliah mah hiks.. adi pasti nemenin mama kok hikss…tolong buka pintunya” pinta ku dengan memelas

“Bohongg! Pasti kamu bohong hiks..hikss… adi jahat sama mama hikss”jawab mama yang tangisnya makin keras

“Nggak mah adi nggak bohong…adi seriusan mah hikss….ayo buka dong pintunya adi mohon mah hiks” ujar ku dengan sangat memohon

Dan benar saja tidak perlu berlama – lama lagi , ku dengar suara pintu mama yang seperti tidak di kunci lagi , langsung saja ku buka pintu itu dan ternyata beneran tidak di kunci

Kleeekk

Ku lihat mama sedang duduk di pinggiran kasurnya dengan wajah yang di penuhi air mata , haaahh anak macam apa aku yang tega membuat ibunya menangis karna ulah ku sendiri , selama ini ia selalu membahagiakan ku tapi aku membalasnya dengan menyakitinya , lalu aku berjalan dan mendekatinya yang lagi duduk di pinggiran kasur , langsung saja tanpa basa – basi lagi aku jongkok di depannya dan meraih ke dua tangannya

“Udah mah udah jangan nangis lagi yah , adi malu mah kalo papa ngeliat ini pasti papa menilai adi nggak bisa jagain mama , adi janji akan turuti semua ke inginan mama janji mah janji , tapi udah yah jangan nangis lagi” ujar ku lagi dengan memohon

“Hiks….hikss….benar adi akan turuti semua ke inginan mama? Hiks…hiks adi nggak bohongkan? Hiks” jawab mama

“Iya benar mah demi mama apapun yang mama mau adi lakukan mah ,apapun itu yang mama mau” ujar ku berusaha meyakinkan mama

“Yaudah mama cuma minta sama adi jangan abaikan mama dan jangan tinggalin mama lagi…..mama kesepian sayang hiks” jawab mama

“Iya mah iya adi janji nggak akan abaikan mama ataupun meninggalkan mama adi janji , dan apapun yang mama mau adi turuti semuanya , kebahagian mama kebahagian adi juga kok udah yah mama jangan nangis lagi” ujar ku yang langsung memeluknya

Dan mama pun juga ikut memeluk ku dengan erat dan berhenti nangis , hufftt nggak lagi – lagi deh bikin mama nangis sakit rasanya liat mama nangis cukup untuk ini aja lah , lalu ku lepaskan pelukan ku dan menatap ke arahnya

“Kita makan yuk mah , sayang loh masakanya kan dan lagi kan mama belum makan yuk kita makan” ujar ku lagi dengan mengajaknya

Mama tidak menjawab hanya menganggukan kepalannya , lalu ku tarik tangannya dengan pelan dan ku gandeng untuk ke bawah

Dan ketika sudah dibawah ku arahkan mama ketempat duduknya dan akupun mengambil makanan ku , dan membawanya lalu duduk disamping mama dan memakan makanan yang mama buat , tapi ketika ku makan mama hanya diam dan menatap makanannya

“Mah kok nggak di makan si makanannya di makan dong , ntar kalo mama nggak makan sakit nanti” ujar ku

“Suapin sayang mama mau di suapin” jawab mama dengan sangat pelan

“Heh? Apa mah adi nggak ke dengeran mah” ujar ku

“Suapinin mama adiiiiii , mama mau di suapin kamuuuu”jawab mama sambil merengek manja

“Oke oke adi suapin nih , ayo sini buka mulutnya aaaaaakk” ujar ku

Dan mamapun langsung memakan makanannya sambil ku suapin , seperti anak kecil saja mama nih yah

“Oh iya , ntar kita mau kemana mah? Kan rencananya adi nggak ngampus dulu nih” ujar ku sambil menyuapininnya

“Ehh jangan – jangan sayang , kamu kuliah aja , ntar aja pas pulang kamu baru kita jalan – jalannya” jawab mama

“Bener nih mah gapapa nih? Ujar ku yang memastikannya

“Iya sayang gapapa kok , mama nggak mau kuliah kamu ke ganggu jadi kamu kuliah aja dulu baru deh pulangnya kita jalan – jalan” jawab mama dengan memberi pejelasan

Dan akhirnya aku dan mama pun berlanjut dengan makan pagi , setelah mendengar penjelasan mama aku pun tetap kuliah , usai sudah makan pagi ini dan aku pun bersiap untuk pergi kuliah dan tak lupa untuk pamitan dengan mama

“Yaudah mah adi berangkay dulu yah , mama tunggu sini aja jangan kemana – mana oke mah” jawab ku yang ingin bergegas jalan

“Iya sayang mama tunggu kamu di rumah dan ingat janji kamu loh” jawab mama

“Iya mah ntar pulang tenang aja pulang kuliah aku pasti langsung pulang kok , dan kita jalan – jalan yah kemanapun mama mau”jawab ku dengan meyakinkannya

“Iya mama percaya sayang cup , udah sana jalan gih ntar telan loh” jawab mama sambil mengecup pipi ku

“Oke adi berangkat dulu yah mah dada” jawab ku dan langsung bergegas keluar rumah dengan mengendarai motor matik

————————–
Pov : Anggi(mama adi)

Setelah memastikan anak ku sudah pergi meninggalkan rumah dengan motornya , akupun merasa lega karna rencana awal ku sudah berhasil mengelabuhinya dengan pura – pura nangis tadi hihihi teenyata akting ku tidak sia – sia , maafkan mama ya sayang karna telah melakukan ini abis kamu juga si yang mulai mengabaikan mama cuma karna wanita itu saja pada hal kalo dibandingkan sama mama pasti masih bagusan body mama kemana – mana sayang gimana sih kamu huuuu

Rencana awal sudah berhasil waktunya menuju rencana ke dua , tapi sebelum rencana ke dua ku luncurkan aku mau bersih – bersih dulu ah

Usai sudah acara bersih – bersih rumah ah rasanya benar – benar melelahkan sekali , lebih baik ke kamar dan bersantai deh

Aku pun langsung menaiki anak tangga dan menuju lantai dua dan melewati kamar anak ku , hihihi mumpung orangnya nggak ada coba masukin kamarnya ah , ketika sudah di depan pintu kamar anak ku , ku coba untuk membuka pintunya tapi tiba – tiba saja pintunya tidak bisa di buka wah pasti di kunci nih sama si adi

Ah sialan kenapa harus di kunci si nak , dengan kesal ku tinggalkan kamar anak ku dan menuju ke kamar ku , ketika sudah di kamar ku tutup kembali pintu kamar dan sekarang aku sudah ada di dalam kamar

Ku nyalakan tv untuk menghibur ku yang sedang bosan , ku putar – putar saluran tv dan mencari acara yang bagus tapi tetap saja tidak ada yang bagus , dari pada tidak ada acara yang bagus lebih baik aku memikirkan rencana ke dua ku dan semoga saja berjalan dengan sukses hihihi

Tapi aku yakin si rencana ke dua ku ini pasti akan berhasil , karna rencana pertama ku tadi sudah berhasil membuat adi akan menuruti ku pasti nanti rencana ke dua juga akan sama hasilnya

Tapi jika di ingat – ingat lagi bagaimana aku tadi nangis , sepertinya respon anak ku tadi sangat membuat ku senang juga , terutama ekspresi wajahnya yang langsung kaget dan takut ingin sekali aku ketawa ketika melihatnya itu , haaahh maafkan mama ya sayang mama melakukan itu hanya demi kebaikan mama dan nafsu mama

Entah kenapa kalo ada di dekat kamu bawaannya mama selalu saja terangsang apalagi kalo mencium wangi badan kamu , dan itu benar – benar membuat mama terangsang sayang , maka itu mama punya rencana mau miliki kamu seutuhnya dan hanya mama yang boleh miliki kamu , dan mama akan menyingkirkan nisa sayang jadi maafkan mama ya karna mama sayang dan cinta banget sama kamu sayang melebihi cinta kasih sayang ibu terhadap anak hihihi

Kira – kira adi mau nggak ya bercinta dengan ku yaitu mamanya sendiri? Hhhmmm aku yakin pasti dia mau apa lagi aku kan sudah berpengalaman , dan terutama aset berharga ku ini yaitu tubuh ku sendiri akan ku buat anak ku tergila – gila dengan ku hihihi

Ah baru membayangkannya saja sudah membuat ku terangsang seperti ini , ah aku nggak tahan adi sayang ayo dong kamu entot mama sayang , mama mau kok kamu entot tiap hari bahkan sampai hamil pun mama siap sayang aaaahhhhh

Ku buka baju dan celana ku dan tentunya juga bra dan cd , lalu aku berdiri di depan kaca yang menampilkan tubuh ku yang indah ini

“Lihat sayangg tubuh mama indah bukan , dibandingkan dengan pacar mu yang sialan itu masih bagusan tubuh mama sayang , dan mama yakin kamu akan ketagihan bila merasakannya” ujar ku yang masih berdiri di depan kaca

Ah aku sungguh nggak tahan ku ambil mainan ku , ya mainan yang berbentuk kelamin pria dan aku selalu berfantasi dengan membayangkan adi menyetubuhi ku , ku ambil dan ku arahkan ke vagina ku dan ku keluar masukan

“Aaaahhhhh addddiii ayooo entot mama mu sayanggggg sssshhhh aaaahhh mama nggak tahan selama ini hanya berfantasi doang sssshhh mama ingin lebih sayang” ujar ku

“Aaaahhhh ssssshhhh,,,,,, memek ku enakkkk aaaahhhh adiii entot mama nakkk,,,,, sssshhh ayoooo entot mama mu ini aaaaahhhh”, ujar ku yang makin kencang memasuk keluarkan mainan ku

“Aaaahhhh enakkk genjott lebih kencang sayangggghhhh,,,,, robek memek mama,,,, aaaahhhh mehmek mama punya kamuuu sssshhhh,,,,,aaaaahhh” ujar ku lagi

“Aaaahhhh ssssshhh memek mau keluarrr,,,,,,lebihhh cepat adddiii ayooo,,,,llllleeeebiiibhh cepat gen,,,,jott punya mama sayangggjhh,,,,aaahhh”

Ku percepat mainan ku karna ku rasakan orgasme ku sudah hampir ingin keluar

“Aaaaahhhh saaaayangghhhh mama keluarrrr nakkk,,,,aaaaahhhhh,,,,,,ngentot enakkk ssssshhhhh,,,,,ahhhh”

“Ssssrrrreettt……sssrrreeetttt…..ssssrree tttt

Dengan nafas yang masih naik turun ku coba untuk mengatur nafas ku , aku merasa ini belum puas aku ingin lebih aku nggak mau kalo hanya begini saja , yahh sepertinya aku harus cepat memisahkan anak ku adi dari wanita sialan itu , lebih cepat lebih baik nggak ada waktu lagi

Lihat saja kamu nisa akan ku rebut anak ku dari mu , dan takkan ku biarkan siapapun merebutnya dari ku

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*