Home » Cerita Seks Mama Anak » Kembali Bersama Mama 3

Kembali Bersama Mama 3

Episode 3

Seperti biasa pagi-pagi kami sudah sarapan bareng, maklum aku sekolah sedangkan mama dan papa kerja.
Saat lagi enak-enaknya sarapan papa membuka obrolan..
” ma…. gimana semalem bercinta dengan aji” tanya papa,
” mama puas pa, cuma sengaja semalem sperma aji mama g bolehin keluarkan di dalem”
” kenapa begitu ma, bukanya mama pingin hamil lagi..” desak papa.
aku yang sedari tadi sarapan menimpali” ehm… ehmm…. mama lagi subur paa..cuma memang aku sendiri juga pgen mama menikmati nya dulu “…
” Oh begitu ya aji,,, ya sudahlah, ngomong-ngomong aji siap jadi ayah dari calon bayi yang dikandung mamamu nanti”..
” aku siap saja paa… tapi aku kan masih sekolah pa” kata aji.
” gini ya aji… mama ini memang sekarang istrimu.. dan papa ini adalah papamu… tugas kamu hanya membua mama puas dan hamil” mama menimpali.
” hehehe… asyiiikk mksih ya maa.. paa… ” sambil berpamitan… ” aji berangkat dulu”…

saat disekolah aku benar-benar tidak konsentrasi semenjak aku menjadi suami mama.
begitupun mama, saat mama mengajar di sekolah… yang memang jarak antara sekolahku dan sekolah tempat mama mengajar tidak jauh. aku mencoba sms mama
” maa… istriku… ayah kangen ”
selang beberapa menit kemudian… balasan sms masuk … ” iih ayah sayang.. sabar ya,, mama lagi ngajar ni”
langsung saja aku balas ” mama ntr sepulang sekolah ayah mampir kesitu yah. ? ”
” ngapain sayang… ntar dirumah aja ya ”
” haduuhh,,, pokoknya aku nanti ke sekolah mama”
” iya… iyaaa sayang…. yasudah mama tunggu ya”

Saat mendapat sinyal kalau aku dibolehkan mama untuk ke sekolahnya.. serasa mendapatkan energi baru,,, sehingga saat dikelas aku jadi semangat… tengg… tengg… bel pulang pun berbunyi. sebelum berangkat aku tak lupa sms mama terlebih dahulu ” maa… tunggu ayah yah.. jangan pulang dulu “….. kemudian mama membalas ” iya ayah… ntr kalo sampe sekolah langsung masuk ke kelas lorong paling ujung ya, mama lagi di kelas ni”… ” iyaa istriku…. ” aku membalas.

Aku pun bergegas menujju ke sekolah mama..
sesampai di sekolah mama… aku lihat sekolah sudah agak sepi. hanya ada beberapa guru dan anak-anak yang lagi mengikuti kegiatan ekstrakurikuler.. setelah memarkir motor di parkiran.. aku menuju kelas yang mama maksud tadi.. langkah kaki agak kupercepat…

” kreekk…. pintu kelas aku buka…. seraya memanggil ” maa.. aku datang”
aku kecewa setelah dibuka pintunya ternyata tidak kudapati mama disana.. hanya ada tas dan beberapa buku yang memang aku tau itu milik mama…
tiba tiba aku dikagetkan dengan suara mama yang tiba-tiba saja masuk dan ” Taraaaa,,,, sayang nyariin mama ya” sambil agak jengkel aku timpali ” mama darimana sih… ” ,,
” maaf sayang.. mama dari kamar mandi, kebelet… hehe ” jawab mama menggoda.
” iih… jorok pantesan tu rok mama basah semua.. ” aku sambil menunjuk rok mama..
kemudian mama mndekat ke arahku seraya menciumku… ” muaahh “…. ayah mau gak kita bercinta disni? ” mama sambil membisik…
” emang mama berani,,, mama kan guru disini.. ntr kalo ada yang lihat gimana? ”
” gak bakal ada yang liat ayah… jam segini itu sepi… apalagi kita dikelas ujung”
sedetik kemudian mama melepas baju dinas nya dan wow…. pikirku berani banget mama…
spontan aku segera menutup pintu kelas dan menghampiri mama yang sudah telanjang…
” ayah sinii… ayoo nikmatin istrimuu dsini”

Kami berciuman dan saling meraba satu sama lain, mama meremas – remas penisku yang sudah mengeras di balik celanaku. Dengan cepat aku segera membuka seragamku, lalu segera menelanjangi mamaku, mamapun membantu aku melepaskan celanaku. Segera saja aku gumuli mamaku. Aku peluk dan ciumi bibirnya, bulu keteknya, lalu aku segera turun ke daerah gundukan teteknya, mulutku dengan rakus segera menciumi dan menghisap puting susu mama yang besar bergantian, tanganku pun mulai meraba dan membelai – belai rambut kemaluannya yang lebat, Kuremas – remas rambut kemaluan yang tebal dan menggairahkan itu, lalu kuusap – usap vaginamya, jarikupun mulai dengan lincahnya mencari lubang vagina mama, segera kutusukkan ke dalamnya. Mama nampaknya juga memahami gairahku, dan menerima semua rasa dahagaku yang tertahan.

Tangan mama memeluk punggungku, membelainya dengan lembut, wajahnya menunjukkan ekspresi bahwa ia mau aku memuaskan semua dahagaku. Tangannya pun mulai turun ke arah pantatku, dibelainya pantatku, lalu mulai menuju ke arah tongkolku, diraihnya kedua biji penisku, diusap – usap dan dimainkan dengan amat lembut. Lalu ia mulai mengelus dan mengocok penisku. Ugh…nikmat sekali rasanya, saat tangan halus mama mengocok penisku, aku pun terus menciumi dan memainkan tetek mama, sudah basah tetek mama oleh ludah dan keringat. Puas dengan tetek mama, kembali kuangkat ke atas sebelah tangan mama, bulu keteknya sungguh merangsang birahiku, aku kembali mengarahkan lidahku ke sana, kujilati dan kuciumi sepuas hatiku, aroma wangi dari mama yang rajin merawatnya menggelitik hidungku dan makin membuat penisku mengeras. Puas bermain – main, aku segera mengarahkan penisku ke tetek mama, Mama sudah paham apa yang kumau dan segera mengapit kedua teteknya, aku segera memaju mundurkan pantatku untuk menggerakkan penisku yang sedang dijepit dengan nikmat di antara tetek mama yang besar itu. Puting mama yang kecoklatan nampak mengeras dan mencuat ke atas dengan mempesona. Kupilin – pilin dengan jariku, membuat mama mendesah..
.
Srekkk…. srekkk…. seakan ada yang akan masuk ke kelas” aku membisiki mama..
” maa… ada orang diluar sana” “…. ah. paling juga suara angin” mama mencoba fokus
sejurus kemudian tanpa merubah posisi, tangan mama segera menarik dan mendorong pantatku ke depan, sehingga peniskupun kini berada tepat di depannya, tangan mama segera memegang batang penisku dan mulutnya mendekat, lidahnya mulai menjelajahi dan menari – nari di atas penisku, Ooohhh…..rasanya tiada tara. Perlahan mulutnya mulai menelan kepala penisku lalu batangnya, sampai ke pangkalnya, dihisap dan dikulum – kulum dengan kuat namun nikmat. peniskupun berdenyut – denyut nikmat saat mulutnya mulai memompa penisku. Pelan lalu cepat bergantian ditimpali dengan permainan lidah yang lihai, membuatku hanya bisa mendesah menahan kenikmatan ini. Nampaknya mama benar – benar ingin melumat habis penisku dengan mulutnya, saat aku hendak menyudahi Oral Seks ini, tangannya menahannya, ya sudah aku biarkan saja, mama makin semangat dan mengulum dan menghisap penisku dengan sangat panas. Kadang mulutnya menghisap dan mengulum biji penisku sambil tangannya mengocok, lalu kembali mulutnya bermain dengan penisku. Lama kelamaan penisku semakin berdenyut kuat, rasanya mau keluar nih sebentar lagi. ”Ma…aku sudah mau keluar nih.” Mama makin mempercepat hisapannya, dan tepat membuka mulutnya di depan kepala penisku, sementara tangannya memegang kuat batang . Dilepasnya sesaat saja, Croett..crott..spermaku keluar dengan perlahan ke mulutnya, Lalu digenggam lagi dengan kuat, sesaat dilepas lagi…spermaku kembali menetes perlahan, dan mama kembali menggenggam kuat, kali ini agak lama, akhirnya mama melepaskannya, kali ini kepala penisku memuntahkan sperma dengan jumlah agak banyak dan kental, Mama menampungnya ke dalam mulutnya. Memandangku, kulihat mulutnya penuh dengan spermaku, sesaat kemudian mama menelannya, lalu menjilati dengan rakusnya sisa sperma yang meleleh di sekitar penisku…

” uhh.. nikmat banget sayang… mama puas sekali ”
” tapi maa…ayah pengen spermaku dikeluarin di rahim mama”
” sabar dulu ya sayaang…. pasti nanti ayah bisa puasin semprotkan spermanya ke rahim mama”
” iyaa istrikuu… ” yuk kita pake baju dulu sayang lalu pulang ke rumah…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*