Home » Cerita Seks Mama Anak » My Fate, My Life Chapter 26

My Fate, My Life Chapter 26

Pov aji

Saat ini aku sedang berada di kamar vina bersama rika. Beberapa mini dress berserakan di ranjangnya. Banyak puntung rokok di asbak yang ada di atas meja kecil di dekat ranjangnya. Kamarnya bercat merah dan ada poster avril lavigne di dinding kamarnya. Kami meletakan tubuh vina di ranjang sedangkan rika diduduk disisi ranjang berdekatan dengan vina

“Ji hiks tega banget mereka, kasian banget aku ngeliat vina hiks” kata rika dalam tangisnya sambil mengelus kepala vina

Bagaimana rika tak kasihan. Melihat kondisi vina dengan baju kaosnya yang kusut acak acakan. Ditambah celana jeansnya yang kancingnya terbuka saat kami akan mengangkut tubuh vina. Kemudian di benahi oleh rika. Aku sempat mengelap sperma yang kulihat dirambutnya saat rika mengancingkan celana vina

“Udah ka. Mendingan kamu bersihin badan vina aku mau bersihin kamarnya kasihan dia istirahat dengan kamar yang kotor kayak gini”

“Tapi ji”

“Tapi kenapa ka”

“Aku nggak kuat nahan tubuh vina buat bawa ke kamar mandi.”

“Hmmm gini aja kamu basuh saja badannya pake lap basah”

“Tapi nggak bakalan bersih ji”

Mendengar suara kami yang berisik vina terbangun dan langsung memegangi kepalanya. Serta ingin beranjak bangun. Rika yang melihat vina tersadar segera membantu vina duduk bersandar di dipan ranjang

“Hiks aku khawatir banget sama kamu beb kamu nggak apa kan” kata rika sambil memegangi tangan kiri vina

“Aduh badanku lemes banget ka, kepalaku pusing banget” keluh vina

“Kamu dah makan? Aku beliin makan kedepan yah” kataku

Vina mengangguk saja. Aku pun keluar dari kosan kulihat di persimpangan gang ada penjual nasi goreng. Segera saja aku kesana dan memesan 3 bungkus. Untung saja arya memberikanku uang dalam amplop yang bersama dengan suratnya. Setelah pesananku selesai aku segera kembali menuju kosan.kulihat rika sedang membantu vina minum

“Ji vina katanya mau mandi tapi kakinya lemes bisa bantuin mapah vina nggak”

“Ya sudah” akupun membantu vina berjalan keluar kamar menuju kamar mandi yang terletak di dekat dapur kosan yang berada di ujung kanan kos.

Sementara di belakang rika mengikutiku sambil membawa handuk dan peralatan mandi vina. Ukuran kamar mandinya cukup luas dengan bak mandi yang besar. Aku mengambil bangku kecil yang terbuat dari kayu kududukan vina dan menyandarkannya di tembok kamar mandi. Setelah rika masuk akupun segera keluar dari kamar mandi . Rika menutup pintu dan menguncinya.

Kubakar rokokku sambil bertanya tanya mereka siapa. Tega sekali melakukan hal ini pada wanita.

*clek”ji bisa minta tolong nggak” kata rika sesaat setelah membuka pintu

“Hmm kenapa ka,? Sabunnya habis? Tanyaku

“Nggak hmmm bantuin aku mandiin vina”

“Apa! Gila kamu ka” suaraku sedikit keras

“Nggak apa ji kaki aku bener bener lemes susah buat berdiri” suara lirih vina yang bergema dari dalam

“Tuh dengar kan ayo bantuin gue percaya loe cowok baik ji” kata rika lagi

Dengan terpaksa aku masuk dan membuang rokokku. Setelah aku berada di dalam kamar mandi rika segera menutup pintu dan menguncinya. Aku kemudian melipat lengan kemejaku hingga kesiku. Saat kutoleh kearah rika ia malah membuka kemejanya menyisakan tanktop putih. Tak kulihat tali bra di tanktopnya. Dia dengan santai melepas roknya menyisakan celana dalam model biasa berwarna putih. Dengan tubuh yang putih dan sexy yang berada di depanku sontak penisku bereaksi.

“Eh ka roknya pakai aja, lu nggak risih ada cowok disini” kataku

“Nggak apa ji nanti basah rokku, kalo loe mau buka aja kemeja sama celana jeans loe”kata rika, tentu saja aku tak menyetujuinya.

Rika kemudian membantu vina melepas kaosnya. Saat kaosnya terlepas payudara putih bersih berputing pink dan dada bertato nampak di hadapanku. Aku dengan sigap menghadap kebelakang

“Hihi malu malu gitu ji, kan nanti bakalan loe liat trus toket gue pas mandi. Mending buka aja kemeja sama jeans loe entar basah lagi. Kata vina menggodaku namun dengan suara yang masih lemas

“Mendingan basah vin” kataku

“Beb celananya susah dilepasnih pantatnya ngalangin” kata rika

“Ji angkat aku dong lemes banget”kata vina dengan suara lemah

Akupun mengangkat tubuh vina. Dengan cepat rika segera menarik celana jeans vina berikut dengan celana dalamnya. Astaga kulihat ceceran sperma keluar dari vagina dan juga pantatnya membuat rika melotot melihatnya

“Beb kamu habis main” kata rika namun vina tak menjawab ia hanya tertunduk. Seandainya tubuhnya tak lemas mungkin ia memilih mandi sendiri. Namun aku tau wanita ini pasti risih dengan tubuhnya yang lengket dan sedikit bau laki laki sehingga mau tak mau ia terpaksa meminta tolong pada kami walau dia tahu kalau bekas “pertempurannya” akan terlihat oleh kami

“Hiks beginilah aku beb hiks kalian setelah ini hiks pasti illfeel dan nggak akan mau temenan lagi dengan aku” kata vina sambil menangis.
Ku pandangi mata rika sambil menggelengkan kepala. Ia mengerti maksudku untuk tidak bertanya hal hal yang sekiranya sensitif untuk vina di kondisinya yang sekarang. Setelah vina betul betul telanjang aku bermaksud keluar dari kamar mandi namun vina mencegahku

“Mau kemana ji? Kamu disini aja bantuin rika dia pasti nggak kuat sendiri buat ngegerakin badan aku” kata vina menatapku dengan wajah yang sedih

“Huff yah sudah tapi aku nggak mau bantuin rika nyabunin kamu. aku hanya membantu rika jika dia kesulitan membersihkan tubuhmu”

Rika segera mengambil segayung air dan menyiramkannya ke tubuh rika membuat rika menggigil kedinginan. Setelah beberapa kali siram rika mulai menyabuni tubuh vina dari depan mulai dari leher turun ke dadanya. Aku yang berusaha menahan birahiku melihat rika mengusap payudara vina berbalik kebelakang aku tak mau hilang kendali.

“Ji yang depan udah belakang lagi. Bantuin tahan vina dari depan yah.”
Aku mengambil posisi disamping tubuh vina dekat dengan kakinya yang ia rapatkan dan luruskan kedepan. Aku memegang bahunya.

“Ji geser badan vina kedepan dikit kehalang tembok nih”

Aku segera mengangkat sedikit tubuh vina kutarik kedepan dan menyuruh rika menggeser sedikit kursi kayu itu. Namun sialnya karna tubuh vina yang licin tanganku sedikit tergelincir dan mengenai buah dada besarnya sehingga ia mendesah. Suara desahannya benar benar sexy

“Hmm maaf vin nggak sengaja” kataku gugup namun vina hanya tersenyum dengan wajah memerah menatapku. Pandanganku kemudian ku arahkan ke langit langit sambil memegangi lengan vina. Aku tak mau lepas kendali akibat ppemandangan tubuh indah vina di depanku

Rika melanjutkan menyabuni punggung vina. Kemudian kuangkat sedikit tubuh vina saat ia menyabuni bokong sexy vina

“Astaga” pekik rika saat melihat ceceran sperma keluar dari pantat vina saat kuangkat sedikit tubuhnya. Entah berapa banyak sperma yang berada di tubuhnya akibat orang orang yang berada di mercy hitam yang mendorong vina tadi. Mereka benar benar kejam.

“Ehmm rika” gumamku mengingatkannya untuk tidak bereaksi berlebihan.
Setelah semua badannya tersabuni aku kembali menyandarkan tubuh vina ke tembok membilas tanganku kemudian keluar dari kamar mandi. Kusulut rokokku dan mencoba mengalihkan pikiranku dari pemandangan didalam tadi

Setelah beberapa menit rika kembali memanggilku dan meminta memapah tubuh vina yang sudah terlilit handuk ke kamarnya setelah itu kutinggalkan mereka saat rikamembantu vina memakaikannya baju. Aku baru masuk kedalam saat vina memanggilku. Kulihat ia telah memakai baju tidur sexy berpotongan leher rendah menampakkan bagian atas buah dada dan tatonya. Setelah itu rika meninggalkan kami dan bermaksud mengambil piring untuk nasi goreng yang telah kubeli

***

Pov vina

“Loe masih lemas vin” tanya aji padaku yang duduk dilantai bersandar pada ranjang

“Udah nggak terlalu malah udah seger habis di mandiin ” kataku sambil mencoba menggerakkan kakiku yang tadi lemas akibat pengaruh perlakuan kasar para bandar narkoba yang menyetubuhiku yang membuatku orgasme sampai terkencing kencing ditambah pengaruh minuman keras.

“Hmm syukurlah kalau gitu, habis makan kamu istirahat yah dan maaf masalah yang tadi aku nggak sengaja megang hmm payudara kamu”

“Hihi baku amat bahasanya bilang aja toket say” kataku pada aji yang dibalas senyum manisnya

Laki laki yang ada dihadapanku ini sungguh beda dengan laki laki yang biasa kutemui. Mereka selalu saja menatap tubuhku dengan nafsu. Tapi ia berbeda tatapannya padaku seakan akan ingin melindungi aku. Jika laki laki lain selalu berusaha menyentuh tubuhku apa lagi payudaraku. Ia malah meminta maaf saat memegangnya padahal ia hanya menyenggolnya sedikit.

Andai semua laki laki seperti dia mungkin aku tidak akan seperti sekarang menjadi seorang wanita nakal. Menjadi seorang LC yang menemani tamu karaoke hingga mabuk dan membiarkan mereka memeluk tubuhku. Menciumi bibir dan pipiku bahkan jika mereka membayar lebih aku harus memuaskan nafsu mereka
Semua ini akibat banyak laki laki dihidupku yang telah mengecewakan dan melecehkan bahkan memperkosaku. Saat aku masih tinggal dirumah paman kandungku. Aku yang terlahir di keluarga miskin akibat ayahku hanya seorang supir truk sementara ibuku hanya seorang ibu rumah tangga. Aku juga memiliki 2 adik laki laki kembar bernama rino dan roni. Mereka masih duduk di kelas 3 sd. Saat lulus smp orang tuaku tak punya uang untuk membiayai sekolahku dikarenakan ayahku terkena penyakit ginjal dan juga TBC Butuh uang yang banyak untuk biaya berobat ayahku ditambah biaya sekolah adikku

Pamanku kemudian mengambilku dan menyekolahkan aku. Kupikir ia adalah orang baik namun ternyata ia malah memperkosaku saat istri dan anaknya pergi. Selama aku disana hingga lulus sma aku menjadi budak pamanku. Dan terkadang pamanku mengajak teman temannya ikut menyetubuhiku Dan saat aku lulus sma aku kemudian memutuskan untuk kembali kerumahku aku tak kuat tinggal disana. Aku tak melaporkannya karna aku takut ada perpecahan di keluargaku. Aku kemudian memutuskan untuk merantau dari kampungku di pulau kalimantan dan menuju pulau tempat kota kembang ini berada.

Disini awalnya aku bekerja di panti pijat setelah itu aku bekerja menjadi spg setelah ditawari oleh seorang agent yang menjadi langganan tempat panti pijatku karna melihat keindahan dan kecantikanku . Di karenakan gaji spg tak cukup menghidupiku aku bekerja frelance menjadi LC dan juga terpaksa harus menjadi WP.Hasil kerja kerasku sebagian besar kukirimkan pada orang tua dan adikku di kampung.

Suatu hari aku mendapat kabar jika ayahku harus di bawa ke kota untuk melakukan cuci darah akibat penyakit ginjalnya. Aku yang waktu itu kebingungan karna tak memiliki uang mendapat telfon dari salah satu pelangganku. Katanya ia akan mengenalkanku dengan seorang gembong narkoba di kota ini yang ingin membokingku dan di bayar mahal. Tanpa banyak berfikir aku kemudian mengiyakannya saja. Gembong narkoba itu bernama mamat. Dengan wajah yang jauh dari kata ganteng bertubuh tinggi besar dan bertato di punggungnya.

Karena mamat sangat puas dengan servisku ia menjadi salah satu dari beberapa orang langgananku. Ia juga adalah langgananku yang paling besar memberiku uang. Walau permainannya kasar. Namun aku harus menerimanya karna aku membutuhkan uang. Semua laki laki kupikir sama saja saat itu yang ada di otak mereka hanyalah sex

Namun ternyata aku salah masih ada laki laki yang baik. Ya dialah laki laki yang sekarang berada di depanku. Dia tak merespon saat aku dan winda menggodanya saat pagi tadi kami memepetkan tubuh kami pada dia dan mencoba merangsang birahinya. Malah ia menasehati kami dengan kata kata bijaknya

Apa lagi saat kejadian di kamar mandi tadi. Aku tau rika begitu syok melihat ceceran sperma keluar dengan banyaknya dari pantatku saat ia membersihkannya namun aji menegurnya untuk menghargai perasaanku. Ia juga mengalihkan pandangannya dari tubuhku yang telanjang dengan selalu melihat ke langit langit. Aku tau ia begitu tersiksa untuk menahan nafsunya. Aku belum pernah bertemu dengan laki laki seperti aji. Dan mungkin saat ini aku sudah jatuh cinta dengan sifat dan sikapnya. Jujur aji bukanlah laki laki yang terlalu tampan menurutku. Masih banyak lelaki yang lebih tampan dari aji. Namun sifatnyalah yang membuatku saat ini menyukainya.

“Kenapa vin kok ngeliatin gue sambil senyam senyum? ” tanya aji membuyarkan lamunanku

“Nggak apa apa. Beruntung banget yah yang jadi pacar loe”

“Haha beruntung kenapa vin, loe ada ada aja” tawa aji

“Kamu benar benar tau cara ngehargain wanita ji”

“Haha hmm loe gue kasih harga 500 perak gimana kan menghargai gitu kan haha” canda aji

“Ih orang serius juga, udah bagus di puji”

“Vin kalo cowok nggak bisa ngehargain cewek dan nyakitin mereka itu sama aja kayak mereka nyakitin nyokapnya sendiri karna nyokap kita kan cewek juga” kata aji sambil tersenyum. Kata kata bijaknya semakin membuatku kagum padanya.

“Ji hmm gue boleh minta nmer loe nggak” kataku malu malu

“Oh boleh kebetulan nanti gue mau minta tolong sama loe”

“Mau minta tolong apa?” Tanyaku bersemangat

“Nanti aja yah kalo rencananya udah fix”

Aji kemudian meminta nomer handphoneku dan memisscallnya. Setelah itu segera kusave nomernya dan memberinya nama my prince tanpa sepengetahuannya . Entah kenapa sekarang aku bagai anak sma yang baru mengenal cinta yang mendapatkan nomer hape dari gebetannya.

Rika kemudian datang membawa 3 piring dan sendok di tangan kanannya serta teh hangat di tangan kirinya. Ia lalu memberikan teh hangat itu padaku

“Diminum dulu beb biar badannya anget, makan duluan aja ji tuh piring sama sendoknya” kata rika

Aji kemudian mengambil sebungkus nasi goreng yang mungkin telah dingin. Menaruh dan membukanya kemudian dengan lahap memakannya

“Ehhh yang lemes siapa yang jadi rakus siapa” kata rika menyindir aji

“Udah nggak apa ka, ayo ji makan aja” kataku tersenyum pada aji

Tak sampai 10 menit aji menghabiskan makanannya ia kemudian mengambil asbak yang penuh puntung rokokku kemudian membakar rokoknya. Ia menghisap dalam dalam dan menghembuskannya sambil menatap langit langit. Mungkin karna aku mulai menyukai aji. Posenya begitu cool dimataku

“Vin, ka gue pulang duluan yah, kasian ibu ditinggal sendiri” pamit aji sambil beranjak berdiri

“Iya thanks yah ji” kata rika

“Tunggu ji kemari sebentar ada sesuatu yang mau gue bilang sini gue bisikin” kataku

Aji kemudian menghampiriku memasang wajah bingung dan mendekatkan telinganya ke wajahku. Aku kemudian secara cepat mengecup pipinya dan berbisik sambil mendesah “thanks ya sayang” kata ku

Aji kemudian bangkit sambil mengelus pipi yang kucium tadi, tersenyum dan mengelengkan kepala padaku. Setelah itu ia keluar dari kamar dapat kudengar suara motornya yang terdengar menjauh

“Cie ada yang jatuh cinta nih” ledek rika

“Ih apaan sih say” rengekku manja

“Abis masih aja ngeliat kepintu sambil senyam senyum sendiri. Ajinya dah pergi tuh hihi” kata rika

“Hihi belum cinta sih say baru tahap suka” kataku

“Iya deh eh makan dulu yuk nih” kata rika menyodorkan nasi goreng padaku.

“Cuapin huuu” kataku menirukan suara anak kecil

“Ih manja deh iya deh mama suapin yah nak hihi” kata rika

Rika kemudian menyuapiku hingga nasi goreng itu habis setelah itu ia baru memakan makannya.
Setelah habis rika kemudian mengambilkanku minum dan meminumkannya padaku. Setelah beberapa lama rika kemudian duduk di sebelahku.

“Say boleh nanya nggak” tanya rika

“Ih nanya aja sayang”

“Hmm kamu habis dari mana sampai kamu bisa kayak begini”

“Oh tapi kamu harus janji yah say jangan ceritain ke orang orang”
Setelah rika mengangguk setuju kuceritakan kembali kejadian waktu berada di tempat karaoke tadi. Disaat pria pria itu bergantian dan bersamaan membombardir tubuhku. Menusuk vagina dan pantatku. Perlakuan kasar mereka pada payudaraku.

“Hiks huuu kasian banget kamu sayang” tangis rika

“Cup cup beginilah sayang kan kamu sudah taukan kerjaan aku selain jadi spg sama LC kayak apa kan sayang. Ini sudah resiko aku

“Huuu iya sih beb andai aku bisa bantu keuangan kamu beb tapi kamu juga taukan toko material ayah aku kebakaran sebulan yang lalu. Jadinya keuangan keluarga aku juga lagi down sayang hiks” kata rika memeluk tubuhku

“Iya tenang aja sayang aku ngerti kok”kataku

“Ya udah yuk bobo hiks aku temenin kamu yah say trus besok kita bersih bersih kamarmu”

“Iya mama hihi”kataku menggoda rika

Rika menurutku adalah wanita yang perhatian dan penyayang. Sayang sekali menurut curhatan yang pernah dia katakan padaku bahwa orang tua dari pacarnya tak menyetujui pacarnya menikahi rika. Bahkan setelah itu seringkali orang tua rika diteror oleh orang suruhan ayah pacarnya sehingga mereka terpaksa pindah ke sumatra meninggalkan rika disini akibat kuliahnya yang sebentar lagi akan lulus. Namun sayang sebulan yang lalu ia mendapat musibah jika toko ayahnya kebakaran sehingga ekonomi keluarganya jadi menurun akibat sumber mata pencaharian ayahnya yang habis di lalap api

Rika sudah aku anggap seperti saudaraku disini. Selama disini sejak putus dari pacarnya ia sempat beberapa kali dengan beberapa laki laki. Namun ternyata semua laki laki yang dekat dengannya hanyalah laki laki yang mengincar tubuh indah rika sudah berapa kali rika hampir di perkosa di kosan ini oleh laki laki yang baru dikenal oleh rika beberapa minggu untung saja selalu ada kami yang selalu ada di kos saat itu sehingga kami dapat mencegahnya. Sudah berapa kali pula kami menasehati rika untuk tidak gampang percaya dengan laki laki tapi ia selalu saja membantah kami.

Aku dan winda kemudian memiliki rencana untuk mengetes mereka dengan cara yang sama yang kita lakukan pada aji. Jika mereka tergiur dengan pancingan kami maka kami akan menyuruhnya telanjang. Setelah mereka telanjang. Kemudian salah satu dari kami terpaksa akan mengocok penis laki laki itu kemudian salah satu dari kami akan menelfon teman kami yang tinggal dekat dengan kosan kami. Dia bernama dani seorang pria bertubuh atletis namun ia adalah seorang gay. Kami mengenalnya sebelum rika pindah kesini dari rumahnya. Dani akan berpura pura menjadi pacar salah satu dari kami. Kami kemudian berakting jika kami dipaksa mengoral penis laki laki itu. Dani kemudian akan menghajar laki laki itu karna ia adalah seorang atlit silat. Ia kemudian akan mengancam agar laki laki itu untuk tidak datang kemari. Setelah itu kuberitahukan pada rika bahwa laki laki yang ia bawa mencoba memerkosa salah satu dari kami sehingga ia pasti akan menjauh darinya. Aku tak mau rika jadi rusak dan menjadi wanita yang hanya jadi pelampiasan hasrat laki laki

Aku yang sudah fit karena mandi dan makan tadi segera berpindah dari lantai menuju ranjang yang disusul rika. Kemudian kami mulai tidur dan berpelukan. Aku harap aji datang di mimpiku malam ini.

★★★

Pov arya

Hoamm aku baru terbangun dari tidurku pagi ini tak kulihat istriku ditempat tidur mungkin ia sedang mandi. Kulihat di box bayi, kulihat sekar tertidur dengan tenangnya. cantik sekali putriku. Ia betul betul mewarisi kecantikan ibunya.

Walaupun perlakuan risma tak hangat padaku namun aku betul betul mencintai dia dan anakku. Aku kemudian berjalan menuju dapur untuk membuat sarapan bagi risma dan aku hari ini kami tak ada jadwal kuliah jadi kami bisa santai dirumah. Saat berjalan ke dapur kulihat ternyata risma sedang memasak nasi goreng. Dalam pernikahanku yang berjalan beberapa bulan baru kali ini risma memasak untukku. Biasanya aku yang membuatkannya sarapan.

“Pagi ar, sabar yah tinggal dikit lagi kok nasi gorengnya” sapa risma sambil tersenyum padaku

Kupeluk tubuhnya dari belakang sambil kuciumi leher putihnya membuatnya sedikit menggelinjang kegelian

“Ih geli tau” rengek risma dengan suara manja

“Ini beneran risma kan?” Tanyaku tak percaya sambil kupeluki tubuhnya yang terbalut lingerie ungu

“Iya masa satpam komplek, geser ah nggak jadi nih masaknya kalo dipelukin terus”

“Iya deh sayang, cepet dong laper nih” kataku

“Ih sabar dikit” kata risma yang kembali melanjutkan masaknya saat kulepaskan pelukanku

Setelah risma menaruh nasi goreng kedalam piring dan menyerahkannya padaku ia kemudian mengambilkanku jus jeruk yang ia taruh di kulkas. Lalu kemudian ia mengambil sendiri nasi goreng untuknya.Aku makan sambil sesekali menatap wajahnya yang tengah asik melahap makanannya.
Setelah kami selesai makan ia mengambil piringku dan menaruhnya di wastafel kemudian ia duduk di sampingku. Kuelus rambutnya. Kupandangi istriku yang cantik ini

“Kenapa sih ar dari tadi ngeliatin aku mulu” tanya risma

“Kamu cantik”

“Huu gombal” katanya sambil mencubit pelan perutku.udah ah mau mandi dulu” kata risma yang beranjak dari kursi

Aku kemudian beranjak ke ruang keluarga dan kunyalakan tv kulihat di berita polisi sedang menyelidiki kasus narkoba yang merajalela di kota kembang. Polisi sampai saat ini kesulitan mencari bandar narkoba yang bernama mamat. Aku yakin jika ada seseorang yang melindungi orang ini hingga ia sulit di temukan

AKU BUKAN PAHLAWAN BERPARAS TAMPAN
SAYAP SAYAP PUPUS TERBAKAR
SALAH BENAR SEMUA PERNAH KULAKUKAN

suara handphone kuberdering kulihat dari nomor handphone ayahku

Arya:”halo yah”

Budi:”halo nak gimana kabar kamu sehat?

Arya:” sehat yah ada apa yah

Budi:” lagi kangen aja sama putra ayah. Gimana udah disanpein belum salam ayah untuk aji

Arya:” udah kok yah ayah lagi dimana sekarang”

Budi:” ini lagi di kota kembang, ada urusan bisnis sekalian ayah mau ngeliat kos kosan. Aji tinggal dirumah yang ada disanakan ayah mau mampir kasi tau dia kalo ayah mau datang

Arya”: siap yah nanti arya kasi tau”

Budi”: oh iya nak kan 3 minggu lagi kan hari aniversary pernikahan ibu dan ayah kamu datang yah ajak istri dan anakmu, ajak juga sekalian orang tua risma acaranya di hotel mega di kota kembang ini sekalian ayah mau ajak aji juga

Arya”: oke deh yah nanti kuberitahu risma

Budi:” yah sudah ayah ketemu rekan bisnis dulu bye nak

Arya:” oke, bye ayah

Sesaat setelah menaruh handphoneku. Kembali terdengar nada handphoneku kulihat nomernya ternyata dari handphone yang kuberikan pada aji

Arya:”Halo ji ada apa”tanyaku.Ternyata aji menelfonku menyampaikan idenya untuk mengembangkan kafe milikku

Aji: “jadi begitu ar kamu setuju?

Arya:”ide lu bagus sob nanti gue kirimin duit ke rekening yang ada di sana yah”

Aji:”thanks bro semoga kafe lu bisa ramai yah doain”

Arya:”bukan kafe gue ji anggap aja ini juga punya lu ngomong ngomong thanks yah”

Aji:”sama sama bro, eh thanks buat apa dulu nih”

Arya:”gue makasih sekali lagi sama loe entah apa yang loe bilang sama risma tapi sekarang dia nggak jutek lagi ama gue”

Aji:”santai kawan semoga risma bisa begitu terus sikapnya sama loe”

Arya:” oh iya ji katanya bokap gue mau mampir ke rumah loe jangan kemana mana yah

Aji:” oke ar kebetulan gue kangen haha”

Arya:” halah paling mau nantangin buat main catur, kebetulan ada catur tuh di kamar yang gue tempati kemarin ama risma di atas lemari pake aja

Aji:” wah sip deh kalo gitu, udah dulu yah ar

Arya:” oke ji

Setelah menutup telfonku. Kutaruh kembali handphoneku. Risma kemudian datang. Ia telah selesai mandi dengan handuk yang melilit tubuhnya ia kemudian duduk di sofa berdampingan denganku.

“Ih jorok ih bukannya ngeringin badan dikamar” godaku

“Hihi biarin, ar infotaiment dong” katanya sambil merebut remote tv

“Iya deh ambil ratu gosip”

Risma mendekatkan tubuhnya ke tubuhku dan kepalanya ia sandarkan ke bahuku sambil menonton tv. Wangi samponya menyeruak masuk ke hidungku. Merasa kupandangi risma kemudian mengecup bibirku membuatku kaget.ini pertama kalinya kami berciuman sejak menikah dengan reflek kuremas payudaranya

“Eh tangannya jangan nakal sayang. Nanti malam aja yah kan aku baru habis mandi muach” kata risma sambil mengecup pipiku

“Eh iya deh” kataku sambil menggaruk kepalaku

“Oh iya 2 minggu lagi ayah dan ibuku bikin acara pesta kecil kecilan di kota kembang merayakan hari aniversary mereka. Mereka mau kita datang dan juga orang tua kamu harus datang katanya”

“Oh ya beneran sayang yeyy” kata risma girang

“Girang amat sih pasti gara gara ketemu aji lagi nanti” kataku

Mendadak raut wajah risma yang senang mendadak berubah datar kemudian sedih ia kemudian menatapku entah itu pandangan sedih atau kasian

“Loh kok sedih sih aku nggak apa kok sayang” kataku mengelus elus rambutnya.

Risma kemudian memeluk tubuhku dari samping dengan reflek kurangkul pinggulnya sambil kubelai rambutnya yang masih basah

“Maaf” kata risma lirih. “Aku tau kamu sering banget sakit hati gara gara aku. Maafin aku yah ar hiks”

“Hey jangan nangis dong aku nggak apa kok asal kamu bahagia” kataku sambil menyeka pelan air mata di pipinya

“Mulai saat ini risma janji bakalan coba untuk sayang ke kamu ar” kata risma yang ada dalam pelukanku

“Hehe iya iya makasih istriku yang cantik” kataku sambil mencubit pipinya

“Hehe hiks ya sudah risma pake baju dulu yah atau mau ikut hihi ” kata risma yang bangkit dari pelukanku dan beranjak dari sofa

“Haha yang ada kamu malah nggak akan pake baju sayang kalo aku ikut” kataku tertawa

“Hihi ya udah muach” kata risma yang mengecup pipiku dan berbalik masuk kekamar kami

Aku tersenyum melihat perubahan risma .Makasih ji makasih kataku dalam hati. Ini semua pasti berkat aji. Ia betul betul sahabatku yang paling baik.

Thanks ji you are my best friend

To be continued

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*