Home » Cerita Seks Mama Anak » My Fate, My Life Chapter 17

My Fate, My Life Chapter 17

Chapter 17

“Ahhh ahhh tusuk lebih dalam sayang”

“Ahh shhh oughh aduh kak enakk kencengin lagi kocokan tangannya”

” ah ji trus seddooot susu bi inah, iiyyah gitu sayangg, ough kocok yang kenceng”

Disinilah aku di malam selasa tepat 2 minggu setelah aku menyelamatkan lisa dari rendi yang mencoba untuk memperkosanya. Setelah kejadian itu hubungan kami kembali membaik dan kami saling menyayangi satu sama lain bahkan saat kencan malam minggu lalu saat kami berada di bukit kasih kami sama sama bercanda dan berhayal jika suatu saat kami menikah punya anak berapa dan semacamnya.

Sedangkan seminggu lalu risma telah melahirkan seorang bayi perempuan dan memberinya nama putri sekar aji. Ya di memakai namaku sebagai nama belakang putrinya walaupun anak itu anak arya.

Mengenai rendi, ia masih saja mencoba mendekati lisa namun tak bisa berbicara berdua dengan karna lisa setiap saat jika sedang tak belajar selalu bersama mira dan tina. Pernah sekali rendi nekat saat lisa berjalan sendiri saat siang hari namun lisa mengancam rendi kalau ia akan teriak jika rendi mendekati tubuhnya. Aku selalu menunggu lisa di kampusnya satu jam lebih awal mengantisipasi bila rendi kembali nekat.

Lisa juga akhir akhir ini makin manja dan genit tiap aku menjemputnya di kampus. Ia tak segan mencium pipiku atau memelukku. Sehingga terkadang teman teman kampusnya menggodanya. Bahkan saat ia melihat rendi mencoba mendekatinya ia dengan sekejap mencium bibirku.

Jujur aku senang dan risih dengan sikap lisa tapi mau bagaimana lagi aku benar benar mencintainya.

Aku sebenarnya ingin sekali menikahinya tapi kondisi ekonomiku saat ini dan tentu saja ayahnya yang menghalangiku untuk menyampaikannya pada lisa. Aku takut lisa berharap terlalu tinggi

Saat ini aku sedang melayani nafsu 3 macan betina dirumah ini. Karna saat ini pak kasim sedang ke kalimantan sedangkan lisa menginap dirumah mira mengerjakan tugas kuliahnya

“Ah mama tukaran dong memek aku pengen ngerasain juga ahhh kontol kak aji ough” kata vita yang saat ini

“Ahh inah juga shhhhshh nyonya pengen ngerasain” desah bi inah yang kukocok juga vaginanya dengan tangan kiriku sambil buah dadanya aku isap

“Ahhh sabarr doongg uhhh mama udah hanmmpir dapat lagi nih ough ah ahh jii kellluarr sayyangg ouughhh” teriak julia saat mencapai orgasmenya
Aku kemudian mencabut penisku lalu tidur terlentang bersebelahan dengan julia yang matanya terpejam masih menikmati orgasmenya

“Bi aku dulu yah yang nunggangin kontol kak aji memek aku udah gatel banget nih” kata vita sambil memposisikan dirinya bersiap diatas tubuhku. Dan kemudian memasukkan penisku kedalam vaginanya

“Yah padahal bibi juga pengen non.” Kata bi inah yang kecewa

“Ahhh oughh memek bibi dijilatin oughh uhh dulu ahh aja yah lagi enak nih

*plok plok plok” desah vita yang menghujamkan vaginanya naik turun dengan kuat ke penisku

“Ya udah deh non, aji ganteng jilatin memek bibi yah” kata bi inah yang segera berjongkok didepan wajahku

“Aduh kalian ini nggak ada puas puasnya deh hihi untung ajinya kuat ngelayanin kalian” kata julia yang sudah duduk sambil meremas remas payudara anaknya yang sekal

“Ahhh truss mah remes toket ita hmmmmp muach” ceracau vita yang langsung berciuman dengan ibunya.

“Ahhh trus ji tusuk memek bibi oughh dengan lidahmu ahhh” teriak bi inah yang dengan kencangnya menggerak gerakan pinggulnya diatas wajahku

Kami kadang melakukan foursome disaat 3 wanita sexy ini memintaku melayani nafsu mereka bersamaan. Yang pasti selalu terjadi disaat tidak ada lisa dan ayahnya di rumah

Vita tidak akan pernah memintaku melayaninya disaat ada kakaknya dirumah, begitu pula dengan bi inah sedangkan julia bebas walaupun juga ada lisa karna yang lisa tau aku hanya berhubungan dengan ibunya

“Ahh shhh dikit lagi ougghh ahh kontol kak aji nusuk rahim vita ahh yahhh kakk kelluarrr oughhh enak” teriak vita

“Aduh anak mama lemes yah, tukaran gih sama inah yah” kata julia sambil membantu vita bergeser

“Ahhh ji udahh duluu jilatnya sayya mau pindah ke kontolmu” kata inah

Bi inah pun segera mengangkangi tubuhku dan diapun mengarahkan penisku di lubang analnya. *slleb penisku dengan mudahnya masuk akibat lubang analnya yang telah terbiasa dengan penisku ditambah cairan orgasme dari julia dan vita sehingga makin licinlah penisku

Bi inahpun mulai memompakan penisku di lubang analnya. Sedangkan julia dan vita mengambil posisi di sebelah kiri dan kanan tubuh bi inah dan mereka langsung menyusu pada buah dada bi inah yang cukup besar. Dan tanganku menggapai klitoris mereka masing dan menggosoknya dengan kencang

“Ahh terus non, nyonya isep toket bi inah ouhh nikmat.. ahh ahh dikit lagi ahh enaknya di entot bool sambil toketku dihisap” ceracau inah pada majikannya
Bi inah kemudian mengangkat sedikit pinggulnya mencabut penisku dan memasukkannya kedalam vaginanya.kemudian menggoyangkannya dengan cepat sehingga julia dan vita yang menyusu pada buah dadanya terhenti . Julia dan vita kemudian saling berciuman sementara tangan mereka masing masing meremas payudara inah

“Ahhhhh jii biibbi keluar oughhh ennnak” teriak inah

” ahh aku juga bi dikit lagi”

” tahan ji, inah cepat cabut kontolnya aji dari memekmu” perintah julia

Inah pun segera mencabut penis. Tangan kanan julia mengocok penisku yang di ikut tangan kanan vita dan tangan kanan bi inah. Penisku dikocok 3 arah. Wajah mereka mendekati penisku. Tangan kiri julia berada beberapa centi diatas kepala penisku yang siap menembakkan sperma

“Ahhhh keluarrrr *crroott croot” 8 tembakan sperma terhalang tangan kiri julia. Julia kemudian mengoleskan spermaku ke penisku.

“Ayo saatnya makanan penutup” kata julia pada inah dan vita. Merekapun secara bersamaan menjilati penisku. Julia dan vita masing masing dari arah kiri dan kanan sedang bi inah dari bawah sampai ke biji pelerku

Setelah selesai membersihkan penisku. Bi inah dan vita dengan telanjang kembali ke kamarnya sedangkan julia merebahkan kepalanya diatas dadaku sambil menowel penisku yang telah layu

“Ahh puas seperti biasa. Kamu kurus kurus tapi tenaganya hebat. Suamiku aja kewalahan hadapin aku tapi kamu bisa ngelayanin kami bertiga yang sama sama gede nafsunya” kata julia

“Jangan begitu bu sudah berapa kali aku bilang jangan menjelek jelekkan suami ibu setiap habis bermain denganku”

“Emang kenapa sih” tanya julia
Akupun menceritakan kisah cinta pertamaku dengan dia. Saat aku mendengar pacarku sendiri mengolokku saat berhubungan badan dengan sahabatku

“Kasian yah kamu, mantan kamu juga bisa bisanya begitu padahal belum ngerasain udah ngatain duluan kalau dia tahu pasti dia nyesel hihi

“Hehe mungkin bukan jodoh bu lagi pula lusa dia nikah,aku juga udah mutusin buat maafin dia bu lagi pula kejadiannya juga udah lama dan buat apa dendam ama orang yang ada malah bikin capek hati,aku pengen kesana sekalian pengen ngenalin lisa ke temen temen aku bu”

“Hmmm tumben kamu mau terbuka ama lisa”

” hehe yah gitu deh bu soalnya kemarin kan ibu tau sendiri kita berantem gara gara aku yang nggak mau nyeritain masa lalu aku ama dia, siapa orang tuaku sahabatku dimana aku tinggal”

“Ih kok cuma lisa sih yang di ceritain aku juga dong” jawab julis dengan nada manja

“Ok bu tapi setelah saya cerita saya kembalikan lagi ibu mau percaya dengan saya yah”

Aku lalu menceritakan kejadian beberapa bulan lalu saat aku masih tinggal di rumahku. Julia nampak kaget saat aku menceritakan bahwa pertama kalinya aku berhubungan badan dengan ibu kandungku sendiri

“Aku nggak bisa komentar apa apa ji, tapi sekali manusia sudah dibutakan nafsu birahi bahkan dengan anak sendiri pun kita bisa melakukan hubungan badan. Kamu liat sendirikan buktinya. Kalau difikir dengan logika nggak mungkin ibu mau ciuman dengan vita atau vita nggak mungkin mau jilatin memek ibu tapi kalo sudah dibutakan nafsu itu semua bisa saja terjadi” kata julia sambil mengelus elus dadaku

” kamu sebagai anak makanya bimbing ibu kamu bantu dia, memang hal ini tabu di masyarakat tapi setidaknya ibu kamu tidak berhubungan badan dengan laki laki yang nggak jelas. Dan kalian harus berhenti disaat kamu sudah memiliki istri, kecuali istri kamu bisa memahami dan menerima keadaan kalian”.

“Ibu boleh ikut nggak kerumah kamu, aku penasaran kayak bagaimana ibumu pasti cantik”

“Boleh bu
****

Pov lisa

“Aduh ribet banget sih nih tugasnya pak markus” kataku sambil mengucek ucek rambutku.

“Iya nih pusing mana kita cuma berdua lagi ngerjainnya, tina nggak tau pergi kemana” kata mira

“Eh gimana udah baikan belum dengan aji?” Tanyanya

“Udah dong malah makin mesra”

“Cie kemarin kemarin aja mewek pas liat aji ciuman sama cewek lain, sekarang senangnya bukan maen. Btw tuh cewek hamil siapa sih si aji cerita”
Aku pun menceritakan tentang risma mantan aji pada mira. Karna aku percaya mira bisa jaga rahasia

“Gila yah tuh cewek nggak ada malunya. Udah nyelingkuhin pake ngundang segala ke nikahannya, trus main nyosor aja” kata mira menanggapi ceritaku

“Tapi si aji mau loh pergi ke nikahannya lusa trus dia mau ngenalin aku ke teman smanya yang pasti datang di acara nikahan mantannya” kataku ceria

“Cie senengnya tuan putri dara ini, kamu harus dandan yang cantik say biar aji bisa banggain kamu di depan temen temennya.

“Tapi tunggu dulu gimana ceritanya kok kalian bisa baikan?”

“Aku mau cerita tapi kamu jangan marah yah”

“Loh kok bisa aku marah emang aku kenapa coba cerita” kata mira

Aku lalu menceritakan saat rendi mencoba memerkosaku dan alasannya

“Brengsek tuh rendi biar gue laporin ke derry tentang kelakuan sahabatnya” kata mira geram

“Nggak usah say lagian ini salahku kok niatnya cuma buat aji cemburu malah jadinya kayak gini, untung ada aji kalau nggak udah diperawanin deh gue kayaknya kan kasian aji”

“Loh kok aji yang kasian?” Tanya mira lagi

“Kan gue mau jaga perawan gue buat dia hihi”

“Cie emang kamu yakin sama aji, trus bokap loe gimana kan loe bilang kalo kriteria bokap loe pasangan loe tuh harus yang tajir biar masa depan loe terjamin”

“Ah percuma juga punya pasangan tajir tapi kita nggak cinta gue nggak mau yah makan hati ampe tua” kataku

“Iya deh lisanya aji hahaha”

“Ihh apaan sih mir, makanya dukung gue dong biar bisa nikah sama aji kalo gue lulus kuliah”

” pasti itu say hehe yuk lanjut lagi ngerjain tugasnya”.

***

Malam ini Aku telah memakai dress panjang tanpa lengan berwarna biru mudaku ditambah high hels hitamku. Dress kali ini yang kupakai cukup seksi, belahan dressku yang memanjang sampai setengah paha mulusku.
Kupakai parfumku yang terbaik dan segera turun menuju ke parkiran. Kulihat aji yang memakai kemeja biru muda dan celana kain model pensil berwarna hitam serta blazzwer berwarna hitam. Dia juga memakai anting di telinga kirinya. Uhh pacarku gantengnya

“Yuk sayang berangkat” kataku mengajaknya

” entar dulu sayang nungguin orang ”

“Nungguian sia..? Loh mama kok ikut juga” kataku pada mama yang memakai dress yang sama denganku cuma belahannya lebih rendah dan berwarna ungu”

” emang kenapa kalau mama ikut. Ngeganggu yah hihi. Tenang aja sayang mama cuma pengen ke rumah aji mau ketemu calon besan” kata mama

“Ih apaan sih mah” kataku dengan tersipu malu

“Cie mukanya anak mamah merah, ya udah yuk nanti kalian telat”

***
Saat ini aku telah menggandeng tangan kiri aji memasuki gedung yang memang khusus untuk acara resepsi pernikahan di yang agak dekat dengan kompleks perumahan aji.

Kami kemudian menghampiri 2 orang laki laki yang sedang bercanda. Yang satu wajahnya agak sangar berkulit hitam dan kribo serta memiliki tubuh yang kekar dan atletis sedangkan yang satu putih tapi agak pendek bahkan aku lebih tinggi darinya

“Hey her, di lama nggak ketemu” sapa aji

“Waduh waduh kakak kita yang ganteng hadir ternyata kangen mantan yah, eh itu siapa kakak?” Kata si rambut kribo yang kemudian menunjukku

“Kenalin aku lisa pacar aji” kataku dengan percaya diri mengenalkan diri

“Nama saya heru kakak bule cantik, aduh tangan kakak halus yah” goda heru

” eh udah lepasin entar lecet lagi” kata aji menarik tangan heru yang sedang menyalamiku

“Iye iye sksd dikit tidak apakan hehe. Oh iya kenalin lis orang yang pendek ini namanya adi.”

“Enak aja lu ngatain gue tem, dasar item lu”, “nama saya adi” kata pria pendek

“Eh loe udah pada makan blum?” Tanya adi pada dua sahabatnya

“Udah kok kalau mau makan silahkan aja” kata heru

“Ambilin buat aku yah sayang” kataku.

Setelah aji pergi aku lalu banyak menanyakan hal tentang aji pada mereka. Dari mereka aku tahu bahwa selama sma aji hanya pacaran sekali dengan risma, mereka juga bercerita tentang aji yang nakal yang saat kelas satu karna sering bolos namun saat naik kelas 2 mulai serius sekolah karna ayahnya yang sering masuk rumah sakit

“Oh gitu toh, kalian udah sahabatan sama aji dah lama?”

“Nggak lis gue sama nih si item mulai temenan sama aji pas baru masuk sma” kata adi

“Dasar cebol, iya kakak pas jaman ospek kita sekelompok sama aji. Yang sahabatan lama tuh si arya sejak mereka sd. Tapi nggak tau sekarang, sahabat kok kayak gitu nusuk temen dari belakang coba gue jadi aji uhh udah gue patahin tuh leher” kata si heru

“Hihi kamu serem ah aku jadi takut” kataku menggodanya

“Tenang aja kakak gue nggak akan pernah mau kasar ama cewek, eh kakak punya temen cewek yang bisa di kenalin? Gue lagi jomblo nih siapa tau bisa kayak aji dapat pacar yang kayak kakak hehe” kata si heru

“Ah ngaca dong loe yang ada tuh cewek takut ngeliat loe ngira loe preman pasar haha” kelakar si adi

Aku yang ingin menggoda heru membuka ponselku lalu memilih foto mira yang paling sexy dan memperlihatkannya pada heru

“Kalo yang ini gimana?” Kataku sambil menyodorkan hapeku. Kulihat wajah mupeng mereka saat melihat foto mira yang memakai dress mini hitam berbelahan dada yang sangat rendah

“Wah ini sih bidadari kakak, mau dong”kata heru

“Haha kalo mau kamu minta izin aja dulu sama pacarnya hihi”

“Ye kakak ngepehapein saya hadeh”

Tak lama kemudian aji membawa 2 piring makanan dan meminta tolong pada heru untuk mengambilkan minuman. Kemudian setelah kembali mengambil minuman heru kemudian duduk dan ngobrol dengan aji. Membahas masa sma mereka dan saat mereka masih ngeband saat itu

Setelah kami makan aku dan aji segera menuju pelaminan tempat risma dan arya. Kulihat wajah arya biasa saja dibandingkan dengan risma yang cantik. Bodoh sekali risma ini

Saat kami telah ada di depan mereka kulirik risma sedang memperhatikan aku dari atas kebawah. Ia pasti sangat iri.

“Selamat yah ar, ris jaga anak kalian

” kata aji pada arya dan risma. Kulihat wajah risma seperti orang menahan tangis dan kemudian tiba tiba risma memeluk aji sambil menangis sehingga seluruh tamu menoleh dan kaget

Aku yang awalnya emosi menjadi iba. Tangisanya adalah tangisan penyesalan yang dalam. Setelah melepas pelukan risma. Aku dan aji segera menuju keluar dari gedung dan menuju parkiran mobil

Saat kami tiba di parkiran kulihat ada 3 orang preman sedang menunggui kami. Dan tiba tiba menyerang aji.satu orang memegangiku sementara 2 orang memukuli aji.

Aku ingin berteriak namun mulutku dibekap. Tak kekurangan akal kuinjak kakinya yang hanya memakai sendal. Saat terlepas aku segera berlari kedalam gedung

“Her, di tolong hiks aji di pukulin orang di parkiran”
“HAA ayo kesana” kata heru yang segera berlari di susul adi keluar mengikutiku

Sesampainya diluar kuliat aji masih dipukuli.

“WOOOI ANNJJIING ” teriakan heru.
mereka yang kaget langsung berlari ke arah kami . Dua orang langsung di hadapi heru. Ternyata heru pandai berkelahi 2 orang preman yang tubuhnya biasa mudah dikalahkan heru yang bertubuh tinggi kekar

Mereka yang kalah langsung kabur . Kulihat satu orang melempar kertas ke arah aji yang sudah terkapar. Aku mengambil kertas itu sementara adi dan heru memasukkan aji kedalam mobil

” lis kamu jagain aji di belakang biar saya dan adi di depan” kata heru dan adi

” iya lis kita bawa aja aji dulu kerumahnya soalnya rumah sakit dari sini jauh butuh setengah jam” kata adi
Aku hanya mengangguk saja

Saat dalam perjalanan kerumah aji aku menbuka kertas itu yang bertuliskan ” MAKANYA JANGAN MACEM MACEM AMA GUE INI PERINGATAN ” aku bertanya tanya siapa orang ini

Siapa….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*