Home » Cerita Seks Mama Anak » My Fate, My Life Chapter 14

My Fate, My Life Chapter 14

Chapter 14

Aji pov

Sudah sebulan aku menjalani kisah cintaku dengan lisa. Sedikit demi sedikit aku mulai memahami karakter dan kebiasaanya. Ia sangat terganggu dengan asap rokok,sehingga setiap aku selesai makan dan ingin merokok maka aku mengambil jarak dari lisa sehingga asap rokokku tak mengenainya.

Lisa juga bukan karakter cewek yang manja beda dengan adiknya namun dia sangat keras kepala. Jika dia bilang a ya a, lisa bukan juga wanita yang cerewet. Menurutku dia dewasa walaupun kadang sifat kekanak kanakannya muncul saat bersama sahabatnya mira.

Kami menjalani hubungan ini di belakang pak mustava karna kutau pasti, Ayahnya tak akan setuju jika anaknya berpacaran dengan seorang supir

***

Aku baru saja selesai mengisi acara live music di kafe milik lisa. Kuputuskan untuk ke parkiran dan duduk diatas ninja pak mustava yang aku pakai bersama lisa menuju ke kafenya. Sedangkan lisa berada di dalam kafe sedang asik berbincang dengan mira di dalam kafe

Seperti biasa kusulut rokokku dan menghembuskannya ke langit tiba tiba ada suara langkah high hells di belakangku. Dan kurasakan tangan menyentuh pundakku aku lalu berdiri dan membalikkan badan tanpa melepaskan pegangan tanganku.

Saat aku berbalik bukanlah lisa yang kulihat tapi seseorang yang pertama kali menghancurkan hatiku.cinta pertamaku dan juga yang pertama kali memberiku rasa sakit hati yang mendalam. Dia risma

Risma adalah wanita tercantik di smaku kami berpacaran saat kita naik kelas 3. Awalnya kami dekat karna selalu bersama dalam tugas kelompok karna jarak rumah kami tak jauh sehingga jika guru memberi tugas kelompok maka aku dan risma langsung membentuk kelompok

risma

Risma wanita berkulit putih cerah dengan tubuh yang indah bak model. Dengan payudara 36 b dan pantat yang sexy. Malam ini dia menggunakan dress untuk ibu hamil sepaha berbelahan dada rendah , berwarna merah maroon dan cardigan coklat serta hells hitam.dan dia sedang hamil besar

“Hi ji kamu apa kabar? Setelah lulus sma kok nggak ada kabar udah sukses yah kamu?” Katanya tersenyum manis

“Baik, enggak kok saya cuma jadi supir” kataku ketus

“Loh kok supir punya ninja sih” katanya dengan senyumnya

“Ini punya orang, apa tujuan loe kesini, dan dari mana loe tau kalo gue disini?” Tanyaku dengan nada ketus

“Aku cuma mau minta maaf atas kejadian yang dulu aku tau kamu benar benar sakit hati hiks ama aku aa akku cumma maau maaf kamu hiks, aku tahu dari arya katanya dia pernah liat kamu manggung disini” kata risma dengan suara bergetar sambil menangis

Arya adalah sahabatku sejak pertama kali menginjak bangku sma. Awalnya dia yang mendekati risma namun tiba tiba menyerah dan menyuruhku untuk mendekati risma hingga kami berpacaran
Mendengar kata Arya dan adanya risma membawaku kembali ke ingatanku 2 minggu setelah uan

***

Saat itu malam minggu aku sedang menjaga ayahku sedangkan ibu sedang pergi ke acara pak kasim.

“Kamu nggak malam mingguan ji” kata ayahku dengan nada lemah

“Nggak yah siapa yang ngejaga ayah kalau aku pergi lagi pula ibu pergi ke acara pak kasim”

“Hmm kasian dong pacarmu nggak ada yang apelin awas loh diapelin cowok lain” goda ayahku

“Haha enggak mungkin ayah, dia orang yang setia”

“Hehe mungkin begitu, kamu sudah beritahu dia kalau kamu disini ?” Tanya ayah

“Sudah kok yah aji sudah sms dia”

“Nak boleh ayah kasi nasihat nggak” kata ayahku. Aku lalu menganggukan kepalaku

“Semarah apapun kamu sama wanita jangan pernah kamu kasar sama mereka,mereka makhluk yang memiliki perasaan halus jangan juga kamu mengatai mereka dengan sebutan kotor saat kamu dendam atau kesal kepalkan saja tanganmu tutup matamu lalu hembuskan nafas secara perlahan. Lalu selesaikan masalahmu dengan mereka dengan kepala dingin”

Saat ayah memberi nasihat, tiba tiba ibu masuk dan mengagetkan kami.

“Hayo serius amat ngomongin ibu yah hihi”

“Yee geer orang lagi ngobrol masalah serius ”

“Masalah apaan sih, eh kamu nggak ke rumah risma ” tanya ibu

“Ibu mau tau aja ah, enggak lagipula aku sudah sms nggak akan datang kok

“Ih jangan gitu sayang, kamu kesana aja gih kasian dia sendirian di rumahnya”kata ibu

“Loh kok bisa bu”

“Iya soalnya orang tuanya lagi pergi ke rumah orang tua bapaknya risma soalnya kakeknya risma lagi sakit, ibu di kasih tau tadi sore pas mereka mau pergi papasan sama ibu di depan rumah memakai mobil” terang ibuku

“Ya sudah bu aku ke rumah risma aja kalo gitu sekalian bikin kejutan haha”

Aku bergegas menuju rumah risma dengan menaiki motor ayahku. 25 menit kemudian aku telah sampai kulihat di depan ada motor satria f milik arya.

Aku lalu mengendap ngendap ingin mengetuk pintu namun tak jadi karna pintu rumah tak tertutup rapat ada celah sehingga aku bisa mengintip ke dalam

Kulihat risma dan arya saling berciuman duduk membelakangiku.kemudian Kulihat mereka berdiri dan bergerak masuk ke ruang tengah yang terdapat horden membatasi ruang tamu dan ruang keluarga

Setelah mereka masuk aku lalu mengendap endap. Mengintip dari sela sela gorden sambil tubuhku kusembunyikan di balik tembok. mereka kemudian berdiri di depan tv lalu berpelukan sambil berciuman

Hatiku panas dingin aku yang hampir satu tahun berpacaran dengan lisa tak pernah berciuman jangankan berciuman, memegang tangannya saja aku panas dingin karna dengan dirinya lah aku pertama kali berpacaran

Usai mereka berpelukan risma di baringkan ke lantai yang di lapisi karpet. Arya menindih tubuh risma dan kembali berciuman, tangan kiri arya menelusup masuk melewati baju tidur sutra ungu risma meremas dada risma yang padat

Aku ingin menghentikan mereka namun kakiku bagai di paku tak bisa ku gerakkan. Hatiku benar benar sakit

Arya kemudian menarik keatas baju tidur risma sehingga tersisa cd dan bh berwarna pink berenda

Arya lalu kembali meremas payu dara risma. Risma nampak menggeliat keenakan. Tangan risma perlahan menarik kaos hijau arya

Karna mungkin menghalangi remasan tangannya arya lalu membuka bra risma sehingga payudara besarnya yang berputing kecoklatan terpampang jelas. Arya kembali menikmati payudara pacarku yang belum pernah kujamah

“Ohhh enak ar trus isepin toketku” desah risma.

Aku tak percaya apa yang aku dengar risma keenakan saat arya menghisap buah dadanya

5menit arya menyusu pada pacarku ia lalu berdiri menarik celana training panjang abu abu dan cdnya terlihat penis arya yang tak sebesar punyakh menegang

Risma segera bangkit lalu mengocok ngocok penis arya kemudian mulai memasukkan penis arya ke mulutnya

Risma memaju mundurkan penis arya dalam mulutnya sambil sesekali menjilat penis arya dari bawah ke atas. Dan selama itu mereka saling berpandangan

Arya nampak keenakan akibat kuluman risma. Ia memegangi kepala risma dan mengocoknya secara kasar hingga air ludah risma merembes keluar dari sela sela bibir sensual risma

“Glhlock ghlock ghlok suara penis arya yang menusuk mulut risma. Tiba tiba tubuh arya menegang dan menghujamkan dalam dalam penisnya ke mulut risma. Ia menahan kepala risma agar penisnya tertertahan dalam mulut risma

Begitu penis arya tercabut risma langsung terbatuk batuk sehingga ceceran sperma arya merembes keluar

“Uhuk uhuk uhuk sakit tau kasar amat sih” kata risma kesal

“Maaf sayang abisnya sepongan kamu mantep sih” jawab arya

“Sekarang giliran kamu puasi aku yah” kata risma manja

“Siap sayang tapi buka dulu dong cd kamu” kata arya

Risma lalu berdiri membelakangi arya membuka celana dalamnya dengan goyangan erotis. Setelah terlepas arya kemudian membungkukkan badan risma ke depan rak tv. Arya mengambil posisi berlutut dan menjilati vagina risma

“Oohhss truss sayang jilat memekku” kata risma keenakan
Tak puas menjilati vagina risma. Arya menjilati juga lubang pantat risma.

“Oughhh sayang bool ima diapain enak sayang

Semakin risma berteriak keenakan semakin sakit hatiku. Pacarku sedang mendapatkan kenikmatan yang bukan dariku

Arya semakin ganas menjilati vagina risma dan juga pantatnya. Ia kemudian mengorek vagina risma dengan jari telunjuknya sambil tetap menjilati pantat risma. Risma juga ikut menggerakkan pinggulnya

Kocokan tangan arya bertambah cepat. Sekarang sudah 3 jari yang menusuk vagina risma. Gerakan pinggul risma juga makin cepat sehingga rak tv ikut bergoyang

“Ahhh kocc…cok trus ahhh dikit lagi ihh ahh iyha jillat bool risma uhhhh risma kellluaarr arrr” jerit risma

*serr serr serr cairan orgasme risma memancar setelah jari arya tercabut sehingga rak tv menjadi basah

Risma benar benar kelelahan akibat orgasmenya sampai sampai, ia jatuh bersimpuh. Aku kira mereka akan mengakhirinya tapi ternyata tidak

Setelah memulihkan tenaga. Kini arya berbaring dan risma kemudian mengangkangi pinggul arya. Pinggulnya perlahan turun vaginanya sejajar dengan penis arya yang tegang. Risma kemudian menggesekkan kepala penis arya ke bibir vaginanya. Lalu mulai memasukkan penis arya ke dalam vaginanya

” Ough keras banget” desah risma

“Ahh memek loe legit banget masih rasanya masih sama saat gue perawanin seminggu yang lalu” kata arya

Astaga pantas saja minggu lalu risma tak mau diajak malam mingguan dia beralasan akan pergi dengan orang tuanya. Bertambah remuk hatiku. Sahabatku yang kupercaya memerawani pacarku

Aku tak tahu kenapa hubungan mereka bisa sampai seperti ini. Padahal di sekolah mereka saling bersikap biasa saja. Apakah mungkin mereka bersandiwara di belakangku

Risma segera menaik turunkan pinggulnya secara perlahan sementara arya menusuknya dari bawah

“Ahh enak banget memek loe, sama aji loe pernah ngapain aja”

“Ahsshh belum pernah ngap ough ngapain” kata risma
“Ciuman udah? Atau ngeraba toket gede loe uhhh?”

“Ahhh shhh oughh boro boro pegangan tangan aja dia kaku ahh ahh”

“Hahah payah bener tuh si aji punya pacar sexy gini di anggurin, tau gitu gue nggak akan berhenti dapetin loe buat jadi pacar gue sshhh ah”

“Loe juga sih bilangnya si aji kontolnya gede kan gue pengen banget ngerasain sex pertama bareng pacar kalo kontolnya gede tapi ternyata dianya cupu ashh goyang juga dong ar cape nih”

Hatiku betul betul hancur teganya sahabat dan kekasihku mengolok olokku dibelakangku. Risma ternyata menerimaku hanya karna sex dan Hanya karna aku tak menyentuh tubuhnya dia mengecapku dengan sebutan laki laki cupu harga diriku sudah tak ada lagi dimatanya

Saat kulihat di dalam goyangan pinggul julia makin liar nampaknya ia akan orgasme. Arya telah bangkit dan memeluk risma sambil menghisap payudara risma lalu kemudian membalik posisi mereka sehingga risma berada dibawah

*plok plok plok hmmmmmppp sslluurrpp ah gue mau keluar nih ris” desah arya

“Ahhhss ahhh ouuuuhhh guee juga ahhhh arr imma kkelluarr saayyanng”
“Ahh risma keluarin didalam yah ougghhb rismma perrekk gua keluar” teriak arya dan risma bersamaan

“Janga..nnn ouuhhh panas banget peju loe dalam memek gue”

“Hosh hosh kalau gue hamil gimana ini masa subur gue tau.” Protes risma

“Hehe kan ada aji, loe maen skali ama pacar dungu loe trus bilang kalau loe hamil” ledek arya. “Lagi pula kan gue pernah bilang kalokontol arya itu gede loh gue pernah kencing bareng trus nggak sengaja gue liat kontolnya ada kayak 18 centian pasti loe puas” sambungnya

“Ah loe nih. Percuma kontol gede kalo nyali nggak ada” olok risma padaku
Sementara mereka kembali berpakaian aku duduk di kursi ruang tamu dan menyalakan rokokku

AJJJJIIIII

teriak arya dan risma bersamaan saat melihat aku duduk di ruang tamu sambil merokok

Risma lansung datang menerjang memelukku sementara arya tertunduk di belakang risma

“Hhuuuuuuaa hikks sejjak kapan kamu disini sayang”
Aku benar benar mual mendengar kata katanya. Ingin rasanya kubunuh mereka sekarang kuingat kembali pesan ayahku. Sambil kuisap rokokku dalam dalam kukepalkan tangan dan kuhembuskan perlahan keluar

“Sudah jangan nangis lepasin gue, gue udah dari tadi disini sejak loe berdua mulai ngentot sampe selesai”kataku dengan nada datar walau dalam hatiku benar emosi
Risma langsung melepas pelukannya
“Ja jadi hiks kammu dengar hiks semuanya” tanya risma sambil menangis

“Iya sekarang coba jelasin sejak kapan kalian ada hubungan?

Arya hanya tertunduk sementara risma menangis.

“2 minggu lalu ji saat loe sibuk jagain ayah loe di rumah sakit dan nyuekin risma” kata arya lirih

Hatiku benar benar panas. Tentu saja aku memprioritaskan keluargaku. Sehingga aku sedikit mengacuhkan risma tapi apa risma malah menyelingkuhiku dengan sahabatku sendiri

Karna hatiku benar benar emosi aku memutuskan berdiri dan keluar

“Hikks kammu mau kemanna hikks sayang tunggu”

Tak kujawab panggilan memuakannya. aku langsung berdiri berjalan keluar rumah kutinggalkan risma yang menangis histeris didalam rumah. Arya kemudian menyusulku saat aku sudah menyalakan motorku

“Gue mint…..” kata katanya terhenti saat kupandangi tajam matanya

Setelah kejadian itu aku terus menghindar dari mereka hingga aku lulus sma

***

“Arya dimana” tanyaku saat selesai mengepalkan tangan dan menghembuskan nafasku perlahan

“Dia di mobil takut sama kamu katanya” kata risma

Aku cuma tersenyum sinis

“Oh iya ji ini undangan pernikahan aku sama arya aku harap kamu mau datang dan memaafkan kesalahan kami dulu. Acaranya satu bulan setelah anak ini lahir”katanyanya sambil mengelus perut hamilnya. Ternyata risma betul betul hamil akibat perbuatan arya 8 bulan yang lalu pantas saja risma dan arya tak terlihat saat kelulusan

“Iya aku usahakan”

“Satu lagi ji ini sebagai bentuk permintaan maafku” kata risma yang tiba tiba menarik kepalaku dan mencium bibirku

AJIII

teriakan melisa menghentikan ciuman risma

Lisa lalu ikut masuk ke mobil mira dan berlalu pergi

Ah sial

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*