Home » Cerita Seks Mama Anak » My Fate, My Life Chapter 7

My Fate, My Life Chapter 7

Chapter 7

Tak terasa sudah sebulan aku bekerja di rumah pak mustava. Hari hariku diisi dengan mengantarkan anak anaknya ke sekolah dan ke kampus. Sedangkan untuk hubungan sexku dengan ibu julia setelah kejadian dikamarnya masih terus berlanjut walau tidak sering,dan yang pasti kami tak melakukannya dirumah.

Ibu julia kadang beralasan pada pak mustava bahwa aku dan dia akan pergi mengambil stok pakaian untuk di jual ke butik. Padahal kami pergi ke hotel

Sebenarnya aku merasa bersalah dan takut pada pak mustava bila suatu saat aku ketahuan tapi ibu julia menenangkanku kalau semua akan baik baik saja.

“Ji dipanggil tuan di depan di ruang keluarga” kata bi inah dari depan pintu kamarku memanggilku yang sedang santai sambil ngerokok.

“Iya bi saya pakai celana panjang dulu, masa mau ketemu bos pake boxer heheh” kataku sambil meraih celana panjangku, bi inah hanya tersenyum lalu menuju kamarnya disebelahku

Setelah aku memakai celana panjang dan mematikan rokokku dalam asbak,aku berjalan keluar menuju ke ruang keluarga. Kulihat anggota keluarga pak mustava lengkap sedang menonton film di HBO.

Pak mustava sedang ditemani istrinya duduk di sofa panjang, sedangkan kedua anaknya duduk di sofa panjang lain yang ada di sebelah kirinya

Kulihat 3 wanita cantik di depanku hanya memakai baju tidur dari kain sutra yang halus,tanpa lengan dengan belahan dada rendah, dan panjangnya hanya sampai menutupi 3/4 pahanyq. Ibu julia memakai baju tidur berenda warna merah maroon, vita berwarna hijau dan melisa baju tidurnya berwarna pink

“Duduk ji” kata pak mustava

“Iya pak” kataku sambil duduk di sofa lain yang ada di sebelah kanannya

“Ini gaji kamu bulan ini” katanya sambil menyerahkan amplop coklat ke padaku

“Makasih pak” kataku menerima uang darinya, lalu membuka dan menghitungnya total sekitar 2 jura

“Apa tidak kebanyakan ini pak?” Kataku.

“Tidak itu sudah sesuai apalagi kamu menjalankan tugas dengan baik” kata pak mustava

“Besok saya harus ke balikpapan ada urusan kantor, saya disana paling cepat 2 bulan jadi nanti yang akan memberikan gajimu adalah istri saya, jadi besok jam 7 antarkan saya ke bandara yah” kata pak mustava

” baik pak ” kataku

” ya sudah kalau begitu silahkan kalau mau istirahat silahkan” kata pak mustava

” baik pak permisi pak, ibu dan nona nona cantik “. Kataku berpamitan pada mereka yang disambut senyuman mereka. Aku lalu berjalan menuju kamarku
Esok paginya aku sudah bersiap dengan menggynakan kemeja kotak kotak berwarna merah dengan celana jeans berwarna biru langit dan tetap memakai sepatu belelku. Menunggu pak mustava di garasi mobil mobilnya sambil merokok

Tak berapa lama pak mustava keluar bersama anak anak dan istrinya berjalan menuju ke garasi segera kumatikan rokokku dengan menginjakknya.

“Aku pergi dulu yah, kalian hati hati dirumah” kata pak mustava

“Iyah sayang kamu juga hati hati yah jangan lupa makan” kata ibu julia yang kemudian salim pada suaminya lalu menyusul anak anaknya

“Ayo ji berangkat” kata pak mustava setelah masuk ke dalam mobil duduk di kursi belakang. Akupun segera naik keatas mobil menjalankan mobil menuju bandara

45 menit kemudian kami telah sampai di bandara. “Kamu langsung pulang aja ji yah tidak usah mengantar saya masuk kedalam” kata pak mustava

“Iya pak ” kataku. Lalu pal mustava pun turun membawa kopernya serta tas laptopnya langsung masuk ke pintu pemeriksaan. Aku pun menjalankan mobil niatku ingin singgah ke mall dulu tapi karna masih pagi kuputuskan singgah di warung kopi pinggir jalan yang tak
jauh dari bandara

” bu pesan kopi hitam gulanya sedikit aja” kataku pada ibu ibu berumur sekitar 45 tahun pemilik warkop.

Setelah menghabiskan kopi dan rokokku, baru aku mau berjalan menuju mobil tiba tiba ada telfon ibu julia

Ibu julia: halo ji kamu masih di bandara nggak?

Aku: sudah mau jalan pulang bu

Ibu julia: oh kalau begitu cepat pulang yah

Aku:iya bu

Setelah mematikan telfon aku segera menuju rumah, terpaksa kuurungkan niatku ke mall padahal aku ingin sekali membeli gitar.

Setelah sampai rumah aku lalu masuk ke dalam kulihat ibu julia sudah menunggu di ruang tamu memakai mini dress hitam berlengan pendek dan sepatu hells merah rambutnya di gerai serta memakai make tipis berlipstik merah

“Mau kemana ma” kata vita tiba tiba muncul memakai kimono mandi pendek sepaha sehingga paha putih mulusnya kelihatan

” mama ada urusan, mau ngecek stok butik. Kamu hari ini nggak sekolah kan soalnya mama lama pulangnya”

” apa hubungannya mama lama pulang sama sekolah aku ma lagi pula inikan minggu” kata vita bingung

” aduh anak mama cantik tapi oon yang ngantar mama kan aji siapa lagi yang antar kamu sekolah selain dia, oh iya yah mama lupa kalau hari ini hari minggu hihi”

” yee mama juga oon weekk mana mungkin hari minggu sekolah” kata vita manja bercanda dengan ibunya

“Oh iya kakak kamu berarti liburkan, dia nggak akan kemana mana kan?”

” tau tuh ma, tapi katanyanya sih mau kumpul sama temennya entar siang di kafenya kakak”

” oh ya sudah bilang aja aji lagi nggak bisa anterin dia yah soalnya lagi anterin mama suruh bawa mobil sendiri aja”kata ibu julia

” ok mah nanti aku bilangin kakak”kata vita yang langsung berjalan masuk ke dalam

Setelah berpamitan pada anaknya, aku dan ibu julia segera menuju mobil dan bergerak keluar rumah

” kita ke tempat yang biasa buat ibu ambil stok baju?”tanyaku pada ibu julia

” nggak saya tadi berbohong sama vita, kita ke bukit tempat villa keluarga yah nanti saya tunjukin jalannya”kata ibu julia

Kalau sudah seperti ini aku tahu pasti tujuan ibu julia, apa lagi kalo bukan having sex hadeh padahal hari masih pagi

Setelah kurang lebih sejam aku sudah sampai di sebuah villa berlantai 2 kami disambut oleh seorang pria paruh baya berperawakan kurus, yang merupakan penjaga vila keluarga pak mustava

Setelah mengenalkanku pada pria itu, aku dan bu julia segera masuk dan naik kelantai dua masuk ke kamar dan menutup pintu

“Cklek” cuupps hmmmm mmuuaachh, baru saja pintu kututup dan berbalik ibu julia langsung menyerangku dan mencium bibirku.

” sabar dulu bu apa ibu nggak makan dulu” kataku saat ibu julia menyudahi ciumammya

” nanti aja ah sayang habis satu ronde yah hihi” kata ibu julia genit memelukku sambil tangannya menowel pelan hidungku

Jika di dalam rumah pak mustava aku dan ibu julia bersikap wajar layaknya sopir dan majikannya namun jika diluar kami seperti orang yang berpacaran.

Ibu julia kemudian kembali menciumku sambil membuka satu persatu kancing kemejaku, akupun juga menarik risulying mini dress di balik punggungnya, setelah kemejaku dilepasnya ibu julia menghentikan ciumannya dan menarik kaosku ke atas, akupun kini sudah bertelanjang dada

Ibu julia kemudian berjalan mundur ke arah tempat tidur sambil tersenyum nakal memanggilku dengan memakai telunjuknya, akupun menyusulnya, setelah berhadapan kembali kubantu ibu julia melepaskan dressnya dengan menyampirkannya dari bahu kiri dan kanannya.

Dan saat dress itu terjatuh ke lantai kembali aku disuguhkan pemandangan tubuh indahnya yang mulus dengan payudara yang membulat berputing coklat

Ibu julia kemudian memelukku menggesekkan payudaranya ke dadaku dan berciuman.

Aku lalu di dorong hingga jatuh telentang, ibu julia kemudian kembali menindihku, mencium bibirku, melumatnya. Lidahnya menari dalam rongga mulutku.

Ciumannya lalu berpindah ke arah leherku mengisapnya pelan terus turun ke dada perut lalu ia berhenti sejenak membuka celanaku. Kami saling berpandangan, tatapan matanyanya benar benar memancarkan bahwa ia sedang bernafsu

Dengan sekali hentakan celana panjang dan celana dalamku sudah terlepas dia langsung menyerang penisku mengocoknya lalu kemudian melahapnya

“Ahhh enak sekali sepongannya, truss iyyah jiilat keppalanya hissap” ceracauku nikmat

“Hmmmm slurrpps slurrpps ” suara kecipakan penisku dalam mulut ibu julia

Ia lalu menghentikan jilatannya membuka g stringnya dan kemudian kembali menghisap penisku, setelah itu ia kembali menciumiku mulai dari arah pinggul trus naik hingga ke leherku

“Your turns babe, satisfy me”. Katanya dengan desahan yang sexy di telingaku kubalikkan posisi sehingga ibu julia lah yang kini kutindih menciumi bibirnya menjilat lehernya lalu turun ke payudara kenyalnya

“Ohhh sayyang nikkmat hissapp, ahh trus yang kanan juga sayang, iiiiyyyahh beggituu, ooohh ennakk sayyang” pekik ibu julia sambil tangannya menekan kepalaku ke dadanya
Setelah puas mencicipi bukit kembarnya aku lalu turun menciumi perut ratanya lalu menuju vaginanya, akupun langsung menciumi vaginanya ku korek dengan lidahku

“Ahhhh ennnakk sayang iiyyahh ahh ahh jillat memek julia ahhh itilnya jugga sayyang iyyahh itu hisap yang kuat ahh ” suara desahannya makin keras suaraJari tengahku lalu kutusukkan ke vaginanya yang telah benar benar banjir lalu kutambah jari telunjukku, ke dua jariku mengocok vaginanya langsung dengan tempo cepat sambil kuhisap klitorisnya

“Aahh ahhh ahhs sshhhh shh ahh jullia mmauu kellua…ahhhh julliaa kelluaar juulia keluarr julliahh dapet sayyanng ennnakk serrr serr serrr” teriakan ibu julia sambil menekan kepalaku ke arah vaginanya.

Begitu jariku kucabut 3 kali semprotan squirtnya memancar keluar bagai air ledeng dari keran.

“Ahhss ahhss ennak banget sayang” kata ibu julia terengah engah sambil menarikku ke atas dan menciumi wajahku

Ibu julia kemudian mendorongku dia lalu turun dari ranjang mengambil posisi membungkuk memamerkan bokong bulat sexynya

” please fuckme from behind, honey” katanya sambil menggoyang goyangkan pantatnya. Aku lalu mengambil posisi.dan secara perlahan kumasukkan penisku.dan bless ammblaslah 3/4 penisku dalam liang surgawinya

“Ahhh keeraas banget sayang, ayo sayyang genjot, entot julia sepuasmu ahh aahhssshh”.desahnya

Plok plok plok plok suara pinggul dan pantatnya yang saling menghantam. Kepala ibu julia mendongak keatas menikmati genjotanku. 10 menit kemudian vaginanya berkedut kedut

“Ahhhhh sshh julliaa dapet lagiii saayynggg ahhh nikmatnya” desahnya lalu jatuh bersimpuh di sisi tempat tidur sehingga penisku terlepas dari vaginanya

Kuangkat tubuhnya kutaruh ke tengah ranjang. Lalu aku bersimpuh di depan vaginanya, kakinya ia buka lebar lebar sehingga vaginanya makin merekah
Dan blesss kutusukkan penisku dalam dalam, kugenjot sekencang kencangnya ia hanya meringis menggigit bibir .kaki dan tangannya mengunci tubuhku, payudaranya bergoyang dengan indahnya mengikuti irama genjotanku.

“Ahhhss terus sssayyanng jaanggan kassi julia ammpun ahhh” desahnya

“Ahhhh memek kammu nikmat julia” kataku

“Ssshhhh iyyaa ittu punnyamu nikkmaati sayyang, ahhh julia mau orgasme lagi sayang genjot yang kencang”

“Aku juga mau keluar julia saynng”kataku

” ahhh bareng sayyamggg ahh ahh dikit lagi ahhhhh juliaa kelluarr lagi ajjjiiii” teriak julia menikmati orgasmenya

“Ahh aku juga”crroot crroot , spermaku menghambur kedalam vaginanya pelukannya begitu erat.

Aku lalu menjatuhkan diri kesampingnya setelah merasakan nikmat puncak kami masing masing. Aku lalu menarik selimut dan menutupi tubuh kamu masing masing. Ia lalu menaruh kepalanya di dadaku memelukku

” ah julia puas banget sayang habis makan kita main lagi yah hihi” katanya sambil tertawa genit

” iya iya dasar ibu nggak ada capeknya candaku”

“Hihihi hahhaha” tawa kami bersamaan

” Jddujkk brraakkkk”suara pintu mengagetkan kami

“MMAMAA, AJI APA APAN INI!”

“Mati aku” batinku………

Bersambung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*