Home » Cerita Seks Mama Anak » Wild Love 45

Wild Love 45

Segera aku tinggalkan mereka berdua dan melanjutkan perjalanan hingga kerumahku. Sesampainya di rumah, Kudapati mobil ayah di rumah dan dengan santai dan normal aku masuk kerumah. Kulihat Ibu sedang memasak didapur dan menyambutku dengan senyuman, sedang ayah sedang menonton televisi. Aku kemudian salim kepada ayah dan ibuku, tanpa berlama-lama aku kemudian membantu ibu didapur. Hingga malam tiba, aku dan ibu kini berada di teras rumah sambil mberbincang-bincang karena ayah berada diruang TV. sambil membuka pintu depan rumah agar aku dan ibu bisa tahu kegiatan ayah didalam.

ÔÇ£Mau cerita sayang?ÔÇØ ucap ibu, aku mengangguk dan menceritakan semua dari awal hingga akhir

ÔÇ£Iya, dia memang orang yang malam itu akan memperkosa ibu tapi kamu pukul balik. Sebenarnya setelah kejadian itu selang beberapa hari dia menelpon rumah dan meminta maaf kepada Ibu, Ibu memafkannya karena Ibu memandang kakek yang selalu dibantunya selama menjabat menjadi kepala daerah. Dan…ÔÇØ ucap ibu terputus

ÔÇ£dan apa bu?ÔÇØ ucap ibu

ÔÇ£mengenai kakek TianÔÇØ bisik ibu, yang kemudian mendekat kearahku. Kami berdua bersama-sama memandang pintu rumah kalau-kalau ayah datang.

ÔÇ£memang benar apa kata Media, sampai sekarang mayat kakek kamu tidak pernah diketemukan. Nenek-nenek kamu dan juga om tante kamu yang seumuran dengan kamu itu tidak pernah kelihatan batang hidungnya. Apakah mereka mati atau menghilang tidak ada yang tahuÔÇØ

ÔÇ£perumahan ELITE itu milik nenek kamu, dan perlu kamu tahu satpam di perumahan elite adalah loyalis kakek kamu. jadi ketika kamu main kerumah kekasih kamu itu kakek dan nenek kamu tahu. Ibu juga sudah menceritakan sepak terjangmu kepada kakek kamu, ada baiknya kamu bertemu dengan kakek kamu sayangÔÇØ ucapnya berbisik

ÔÇ£Kekasih? Lupakan! Dan untuk berbicara dengan kakek… Tidak bu, aku tidak ingin kakek terlibat. Cukup aku dan koplakÔÇØ bisikku

ÔÇ£tapi, kamu butuh bantuan kakek karena ibu tidak ingin kamu bertindak sembarangan seperti malam ituÔÇØ balas ibu berbisik

ÔÇ£mungkin nanti kalau waktunya sudah tepat buÔÇØ bisikku

ÔÇ£oia bu, kapan ibu dan keluarga berlibur? Karena arya khawatir akan keselatan kalian semuaÔÇØ bisikku

ÔÇ£besok lusa, ibu akan kembali kerumah kakek lagi karena ayahmu tadi bilang akan pergi dinas lagi dan menyuruh ibu kerumah kakek. Tapi ibu menolak kalau kerumah kakek, karena kakek sekarang masih dirumah tante ratna yang lebih amanÔÇØ bisik ibu

ÔÇ£hmm….ÔÇØ aku kemudian termenung setelah ucapan ibu terakhir, pandanganku kosong melihat kearah teras rumah

ÔÇ£dian ya? Kamu terlalu gegabah sayangÔÇØ ucap ibu dengan nada biasa karena sudah tidak membahas mengenai ayah

ÔÇ£eh… apaan sih ibu ituÔÇØ balasku

ÔÇ£wanita marah kan ada sebabnya, makanya kamu pelajari dulu jangan asal ambil keputusan. Laki-laki itu punya logika,belajar dong… Wanita dimana-mana inginnya dimengerti jadi kamu itu harusnya lebih bisa bersabarÔÇØ ucap ibu menasehatiku

ÔÇ£bodoh amat mikirin wanita jutek ituÔÇØ balasku

ÔÇ£tapi kamu suka kan? Kamu ndak bisa membohongi ibu sayangÔÇØ balas ibu

ÔÇ£bodoh ah, arya ngantukÔÇØ ucapku sambil berdiri dan langsung tanganku dipeluk ibu

Aku dan ibu kemudian masuk ke dalam rumah bersama-sama tak lupa kami menutup pintu. Layaknya seorang kekasih yang berjalan menyusuri lorong dalam rumahku. Sesampainya di ruang TV, kulihat ayah sudah mendengkur dengan sangat keras.

ÔÇ£sayang, perut ibu mulas, kayaknya beberapa hari lagi datang bulan. Ibu pengen itu tuhÔÇØ ucap ibu sambil menunjuk ke arah selangkanganku

ÔÇ£he he heÔÇØ balasku tersenyum

ÔÇ£tapi disini disamping bajingan itu, ibu tambah puas kalau sayang memuaskan ibu disampingnyaÔÇØ ucapnya

ÔÇ£ibu nakal yaÔÇØ ucapku sambil tanganku menyibakan rok dan menyentuh vagina yang masih terbungkus celana dalam

ÔÇ£basah?ÔÇØ ucapku

ÔÇ£ibu sudah kangen kamu, pengen langsung dimasukiÔÇØ ucap ibu tanpa basa-basi dan kami langsung berpagutan disamping sofa tempat ayah tertidur

Kedua tanganku melingkar dan meremas kedua bongkahan pantat ibu. kubalik tubuhnya menghadap kearah ayah. Ibu menoleh kearah belakang dan kami kembali berpagutan, tanganku beralih meremas kedua payudara seksi nan besar ini. ciuman kami semakin ganas membuat tanganku kehilangan kendali dan mulai mereas lebih brutal lagi.

ÔÇ£Mmmmmhh…. mhhhh…. mhhh…ÔÇØ suara dari mulut ibu yang tersumbat oleh bibirku

Kutarik keatas kaos yang lumayan ketat ini ke atas, terlihat kedua susu ibu yang masih terbungkus BH. Kembali tanganku memainkan aksinya dengan meremas lembut susu yang terbungkus BH ini. sambil menggoyang-goyangkan pinggul menabrakan dedek arya yan masih terbungkus rapi, tangaku terus meremas kedua susu ibu. kutarik kebawah penutup susu ibu sehingga susu ibu masih ditopang oleh BH-nya. Kumainkan puting itu dengan kedua tanganku, dan tetap sambil berciuman disamping sofa menghadap kearah ayahku yang sedang mendengkur. Kualihkan tangan kirku kebawah dan menyingkap rok ibu keatas, kutelusupkan tangan kiriku kedalam celana dalam ibu.

ÔÇ£Ayo sayang ibu sudah kangen, jangan dimain ehhh kan terus masukhhh kan…ÔÇØ ucapku

ÔÇ£tempik ibu sudah ndak tahan ya? Kontol arya juga muachÔÇØ ucapku sambil mencium pipi ibu

Ku dorong ibu kedepan sehingga kedua tangnnya berada dipinngir sofa mmenopang tubuhnya menghadap ke ayah. Segera aku lorotkan celana dalam ibu kebawah hingga ke pahanya, dengan cepat aku tarik celana kolorku sekaligus celana dalamku. Kubuka pantat ibu, Lidahku menjulur dan menyapu vagina ibu.

ÔÇ£arh… sayang… ibu ingin kontolmu, kenapa owh… cepat masukan lidahmu… ergh… mainkan sesukamu… ergh… mmmmmhhhhh… sayang kontol sayang cepetan sayangku… jangan arghh arghhhÔÇ£ racaunya

Aku menjilati setiap nanometer vagina ibu dengan jari tanganku masuk dan mengocok bagian dalam vagina ibu. Ibu semakin meracu, dengan satu tangannya dia menutupi mulutnya tepat di depan ayah yang masih mendengkur keras. Aku kemudian berdiri dengan satu tangan masih mengocok vagina ibu dan satu tanganku yang lain melorotkan celana kolorku beserta celana dalam. Kedua tanganku membuka pantat ibu, ibu tahu bahwa aku sudah siap untuk menghujamkan dedek arya kedalam.

Kuarahkan dedek arya ke liang vagina ibu,karena sudah sedikit basah perjalanan dedek arya mungkin lebih mudah. Sebagian kepala dedek arya sudah mulai membuka jalan untuk mempermudah tubuhnya masuk kedalam liang senggama ibu.

ÔÇ£yah… akhirnya kamu masukan kontol kamu sayang… kontol anakku didepan tempikku… yah sayang tekan sayang… pelaaaannhhhh…ÔÇØ racau ibuku ketika sebagian dari kepala dedek arya sudah mulai masuk kedalam liang vagina ibu

ÔÇ£ough… bu tempikmu memang nikmat, sangat sempit, kamu memang benar-benar indah bu… sangat indah tempikmu memberikan tekanan hebat untuk kontol anakmu buÔÇØ ucapku

ÔÇ£ibu merawatnya hanya untuk kamu sayangku, selama ini baru kamu yang paling sering memuaskan ibu dan membuat ibu selalu orgasme, lebih dalam lagi pelan… pelan sayang ugh… mmmhh…ÔÇØ ucap ibu seiring dengan dedek arya masuk kedalam vaginanya, kubungkukan tubuhku dan langsung kupeluk perut ibu

ÔÇ£sekarnag ibu katakan semua yang ada didalam hati ibu, dalam pikira ibu, arya ingin mendengarnya, jangan pernah dikatakan dalam hati bu…ÔÇØ bisikku di telinga ibu yang memejamkan manta ketika bisikanku membelai telinganya

ÔÇ£Ah… sayang… anakku… kamu memang pintar membuat ibu puas, apalagi kontol kamu yang selalu membuat ibu keluar terus-terusanÔÇØ ucap ibu, tanganku kemudian melingkar di payudara besar ibu sambil meremasnya pelan

ÔÇ£Arghh… yah begitu sayang, ibu paling suka kalau puting ibu kamu mainkanÔÇØ ucap ibu

ÔÇ£benarkah bu? Kenapa ibu selama ini tidak pernah bilang sama arya? ibu kok gitu sih sama arya?ÔÇØ ucapku yang kemudian menarik puting susu ibu kebawah dan menggoyangnya kekanan dan kekiri

ÔÇ£Aishhh…. erghhh enak banget seperti itu mainkan terus… arghhh… maafkan ibu sayang tapi lebih keras lagih ouwh… terus sayang hukum puting ibu kamu sayang… arghhh…ÔÇØ racaunya

ÔÇ£jadi ibu suka dimainkan putingnya atau disodok sama kontol tempiknya bu?ÔÇØ ucapku menggoda ibu

ÔÇ£arghh… dasar erghh anak nakal menggoda ibu, ibu mohon mainkan puitng ibu dan goyang pinggulmu sayangÔÇØ ucap ibu

ÔÇ£didepan suamimu bu?ÔÇØ godaku

ÔÇ£HeÔÇÖemmmhhhhh… goyang dan setubuhi ibu didepan ayahmu yang bajingan itu oughh….ÔÇØ racaunya semakin menjadi-jadi

Tanganku kadang memlintir puting susu ibu, kadang tanganku meremas susu besarnya itu dengan keras. Pinggulku bergoyang terus menerus mengikuti alunan nafsu birahi kami berdua. Dinding vagina ibu memang selalu sempit karena ibu selalu merawatnya. Inilah yang membuat aku lebih suka bermain seks dengan ibu, jepitan vaginanya selalu bisa membakar birahiku. Pemandangan tubuh ibu dengan kaos yang terangkat keatas dan rok yang tersingkap hingga pinggangnya membuat aku semakin bernafsu. Tanganku berpindah ke kedua pantat indahnya dan kubuka lebar sehingga bisa lebih jelas lagi melihat vagina ibu disodok-sodok oleh dedek arya. terlihat lubang lain dan membuatku memasukan jempol ke anus ibu.

ÔÇ£Erghh… afthhh…. anus ibu kamu apakan… aghhh…ÔÇØ racaunya

ÔÇ£tapi enakan kan bu?ÔÇØ Ucapku masih sambil menggoyang dedek arya

ÔÇ£heÔÇÖem… argh kedua lubangku dimainkan anakku, kamu ini sungguh memalukan tapi sangat enak sayang… enak sekali… ibu suka kamu perlakukan seperti ini, oughhh sayang buat ibu semakin liar lagi dihadapan kamu… ibu ketagihan kontol anak ibu, ketagihan kontol arya anakku oughÔÇØ racau ibu

ÔÇ£yah begitu bu, keluarkan semua yang ada didalam pikiran dan hati ibu jangan di bathin buÔÇØ ucapku yang semakin menggila dalam menggoyang pinggulku

ÔÇ£Argh sayang ibu… ough ibu hampir dekat, lebih keras lagi sayang lebi keras buat ibu keluar di depan bajingan ituÔÇØ racau ibu membuat aku semakin menggila lagi

ÔÇ£Erghhhhhhhhh….ÔÇØ teriaknya

Tubuhnya langsung jatuh kebawah dengan tangan masih berpegang pada pinggiran sofa, kening disandarkan pada pinggiran sofa. tubuhnya jatuh kebawah dengan lutut tertekuk, aku yang menyadari hal itu iku menurunkan pinggulku dan kini aku duduk bersimpuh. Kurasakan secara perlahan

ÔÇ£ah… ah… ah… kamu lebih hebat dari ayahmu sayang… kamu selalu egh egh egh buat ibu orgasmeÔÇØ ucapnya pelan, terdengar suara dengkuran ayahku yang keras mengiringi kegilaan kami. Kupeluk ibu, kucium tengkuk leher belakang ibu membuat tubuh bagian depan ibu semakin menggatung.

ÔÇ£arya juga suka bu, lama sekali tidak melihat ibu seperti iniÔÇØ ucapku

ÔÇ£Jadikan aku pekerja seksmu sayang, ibu ingin jadi wanita pemuasmu, ibu mau kamu suruh melakukan apapun, dimanapun ah ah ah ah… tubuh ibu milikmu, suruh tubuh ibu untuk melayanimu sesuka hatimu semaumu, ibu mauhhhh owhh… ibu ingin merasakan kegilaan dengan kamu sayang lebih gila lagi… buat tubuh ini mengikuti perintahmu owh…ÔÇØ ucapnya

ÔÇ£baik bu, arya akan membuat ibu lebih puas malam iniÔÇØ ucapkku sambil mencabut dedek arya yang mansih menancap di vaginanya dan kuarahkan ke anus ibu

ÔÇ£ah sayang istirahat dulu erghhhhÔÇØ ucap ibu sambil menahan rasa sakit ketika dedek arya mulai menancapkan kukunya ke dalam anus ibu

ÔÇ£Kalau istirahat mending ndak usah diteruskan!ÔÇØ ucapku sedikit keras

ÔÇ£tidak sayang, teruskan sayang ibu kuat masih kuat, ayo sayang, masukkhhhhan lebihhhh dalammmhhhh erghhhhÔÇØ ucapnya dan bles semua batang dedek arya masuk kedalam anus ibu

ÔÇ£ough sungguh nikmat dan sungguh sempit anusmu bu, tidak kalah dengan tempikmu yang wangi ituÔÇØ ucapku

ÔÇ£pasti sayang, semua milikmu, milik ibu adalah milikmu erghhh… ÔÇ£ ucap ibu sambil menoleh sedikit kebelakang

ÔÇ£jangan dilihat sayang, ibu maluÔÇØ lanjutnya

ÔÇ£kenapa malu ibuku sayangku, arya sudah lihat semua punya ibuÔÇØ ucapku

ÔÇ£ibu maluhhh oghhh… mhhh… malu sayanghhh lihatnya jangan kaya gitu mmmhhhÔÇØ ucap ibu yang aku teruskan dengan sodokan di anus ibu

ÔÇ£ibu makin lama makin nggemesin deh muachÔÇØ ucapku

Aku menggoyang pinggulku, mengeluarkan dan memasukan dedek arya di anus ibu. Sebenarnya agak sedikit jijik bagiku tapi keliaran ibu setiap kali bertemu, bermain dengan semakin bertambah membuat aku semakin tergila-gila dengan tubuh putih langsing yang dihiasi oleh payudara besar ÔÇ£Big TitsÔÇØ.

ÔÇ£oh sayang terus sayang lebih keras lagi, ibu ingin lebih dari kamu sayang ah ah ah ah… seks ya seks dengan kamu lebih kuat lagi ahhh sssss… fuck me harder honer more give me more honey… eh eh eh ehh…ÔÇØ racaunya

ÔÇ£ibu ah… ucap semuanya bu, wanita anggunku wanita yang selalu berkebaya sekarang aku kenthu kamu sayang, arya suka kenthu ibu oh yah…ÔÇØ balasku, tangan kananku kemudian melingkar dan memainkan klitoris ibu. posisi ini berlangsung cukup lama.

ÔÇ£ahh… ibu ingin lebih sayang oh… lebih keras lagi sayang emmhh… kontol ya kontol kamu Cuma kontol kamu yang ibu mauhhhh ohhhh…ÔÇØ

ÔÇ£sayang sayang…. mmmmmhhh egh egh egh eghÔÇØ ucapnya dan kemudian tubuhnya mengejang beberapa kali

Tampak cairan keluar dari vagina ibu, dan kutarik dedek arya dari anus ibu. lubang anus ibu tampak terlihat lebih terbuka dengan tubuhnya masih mengejang beberapa kali. kupeluk perutnya dan kutarik kebelakang. Aku duduk di belakang ibu dengan ibu yang duduk dengan kaki tertekuk kebelakang. Kucium lehernya serta kuremas-kuremas susu ibu yang besar ini

ÔÇ£Ibu, jangan keras-keras nanti bajingan itu bangun sayang mmmmhÔÇØ ucapku sambil menjilati leher ibu

ÔÇ£Erghh eh eh eh… masa bodoh dengan bajingan itu yang penitng adalah kamu bersama ibu, dan itu yang membuat ibu selalu ingin lebih dari kamu sayangÔÇØ ucap ibu

ÔÇ£tambah sayang dan cinta sama ibuÔÇØ ucapku

ÔÇ£Ibu juga ingin merasakan seperti yang dirasakan ima, ibu ingin lebih kadang ibu juga ingin menjadi pelacur kamu yang selalu kamu beri kepuasan dan memberimu kepuasan sayangÔÇØ ucap ibu

ÔÇ£ibu jangan gitu ah, ibu ya ibu, masa…ÔÇØ ucapku terpotong

ÔÇ£ndak papa kan sayang, hash hash hash hanya dengan kamu ibu seperti ini. setiap kali jauh dari kamu ibu bisa mengontrol diri ibu, bahkan kehidupan ibu adalah kehidupan normal. Tapi setiap kali sampai dirumah ini ataupun ditempat lain dan itu ada kamu sayang. Susu ibu selalu mengeras dan tempik ibu gatal ingin sekali rasanya digaruk oleh kontol kamu, dan ibu tidak bisa mengendalikan tubuh ibu ketika kamu berada disamping ibuÔÇØ ucap ibu

ÔÇ£benarkah itu bu?ÔÇØ tanyaku

ÔÇ£benar sayang, ibu ingin menjadi pemuasmu, pelacurmu, kekasihmu, istrimu, jadi sayang… jangan biarkan ibumu kering ketika ibu bersamamuÔÇØ ucap ibu menoleh kebelakang dan mencium bibirku

ÔÇ£sayang, tunjukan bahwa kamu adalah rajaku yang selalu membuatku tunduk kepadamuÔÇØ ucap ibu membuatku semakin bergairah, kumainkan puting susu ibu

ÔÇ£pasti bu akan aku jadikan kamu sebagai pelayan seksku dan akan kupuaskan dirimuÔÇØ ucapku

ÔÇ£ahh… ya sayang katakan sesukamu, ibu menginginkan lebih dari kamu, i want more sex with you honey, more with your dick!ÔÇØ ucap ibu

ÔÇ£okay mom, iÔÇÖll give it more and i will hit your pussy harder!ÔÇØ balasku

ÔÇ£tapi ibu pipis dulu ya?ÔÇØ ucap ibu, dan aku tersenyum

Grook grook groook… suara dengkuran ayah yang tak pernah putus

ÔÇ£nanti dulu buÔÇØ ucapku yang kemudian berdiri dan mengangkat kursi makan.

Aku letakan kursi makan itu disamping dapur menghadapa ke arah ayah. Aku berjalan ke arah ibu yang menghadap kearahku, ku ulurkan tanganku dan diraihnya tanganku oleh ibu. kupeluk tubuhnya dari belakang dan kutarik mundur hingga aku duduk dikursi makan dan ibu masih dalam posisi berdiri.

ÔÇ£Ayo bu masukan kontol arya ke tempik ibuÔÇØ ucapku

ÔÇ£tapi ibu mau pipis dulu sayangÔÇØ ucap ibu yang berdiri membelakangiku dan sedikit membalikan tubuhnya untuk melihat kearahku. Kedua tangannya bersedekap menahan susu besarnya.

ÔÇ£Ayo sayang, arya Cuma ingin memuaskanmu, apa kamu mau menolaknya?ÔÇØ ucapku

Ibu tersenyum mendengar perkataanku, di dorong pantatnya ke belakang dan diarahkannya dedek arya ke vaginanya. Kurapatkan pahaku sehingg masih ada sisa tempat duduk sedikit di samping pahaku, kutarik kebelakang ibu dan kesua kakinya aku kangkangkan dengan kedua tanganku.

ÔÇ£ergh… sayang… kontolmu mencapai mulut rahim ibu ahhhhÔÇØ desahnya

Kubuka kakinya semakin lebar dan kuarahkan kedua telapak kakiknya disamping pahaku. Kedua tangan ibu memegang kepalaku. Dan tangan kiriku meremas susunya sekaligus memainkan puting susu ibu yangn menegang tangan kananku memainkan klitoris ibu.

ÔÇ£ayo bu digoyang, bergoyanglah ibu, ini akan menjadi pengalaman ibu yang tak terlupakanÔÇØ ucapku, dan ibu mulai menggoyang pinggulnya memompa dedek arya

ÔÇ£tapi… ugh… ibu mau pipis duluhh ohhh ibu mhoon sayanghhh…ÔÇØ ucapnya

ÔÇ£pipis saja, pipis didepan suaminmu itu, pipis didepan bajingan yang menelantarkanmu, ayo sayangku cintaku, ibu pasti akan lebih puas jika pipis dihadapannya dengan posisi disetubuhi oleh anak kesayangan ibuÔÇØ ucapku

ÔÇ£oh… ya.. sayang ibu mau… ibu mau oh… ibu ingin pipis dihadapan dia, ah… ah… ah…. ah…. kontolmu terasa lebih dalam dan masuk kerahim ibu oh… oh… inikah rasanya seks… aku ingin lebih lagi sayang, buat aku merasakan semuanya… oh… oh… yah… aku ingin pipis…ÔÇØ teriak ibu tertahan

Dihentakannya keras kebawah pinggul ibu dan tubuhnya melengking kebelakang. Tangnnya memeluk erat kepalaku.

Crrt.. crrt… crrt…

Air seni ibu keluar tapi tertahan dengan dedek arya yang menancap di vagina ibu. Terus mengalir, membuat suasana hening dan hanya suara jatuhnya air seni ke lantai. Kedua tanganku menarik puting susu ibu kedepan sehingga membuat ibu melenguh lagi.

ÔÇ£egh… egh… egh… egh… egh… sayang… ibu puas, ibu ingin lagi… jangan pernah lepaskan kontol kamu dari tempik ibu… oh… jujur saja ibu jadi ingat cerita kamu tentanng ima… apakah dia juga melakakukannya dengan liar, dan lebih liar seperti ini?ÔÇØ ucap ibu membuatku terhenyak. Kupeluk erat tubuhnya dan kurebahkan kepalaku dipunggungnya, kedua tangan ibu layu disamping tubuhnya.

ÔÇ£bu, arya tidak ingin ibu seperti tante ima, dan arya tidak ingin memperlakukan ibu seperti tante ima. Apakah ibu ingin merasakan kontol lain seperti tante ima itu?ÔÇØ ucapku sedih

ÔÇ£tidak sayang, hanya ingin fantasi seks dari kamu yang lebih lagi dan lagi… bolehkan?ÔÇØ ucap ibu

ÔÇ£tapi tidak main diluar dengan kontol lain, ibu harus jujur sama arya!ÔÇØ ucapku semakin erat memeluknya

ÔÇ£iya sayang iya, kamu yang terakhir…. ayo dikeluarkan, kamu belum mejuhin ibu sayangkuÔÇØ ucap ibu

ÔÇ£heÔÇÖem…ÔÇØ ucapku,

Aku berdirikan ibu, kurahakan tubuh depan ibu kemeja dapur dan kurebahkan diatasnya. Posisi ibu menungging dengan kaki dibawah sedikit berjinjit. Susunya tergencet oleh tubuhnya dan vaginanya sejajar dengan dedek arya. Kumainkan dedek arya dipintu vagina ibu

ÔÇ£Ayo sayang goyang kontol besar kamu itu, tunggu apa lagi… tempik ibu sudahpenuh dengan kotnol kamuÔÇØ ucap ibu

Grook grook groook grook… suara dengkur ayah menghiasi persetubuhan kami

Goyangan pinggulku mulai memompa dedek arya di liang vagina ibu. suara derit meja dapur tak bisa dihindarkan, apalagi mellihat susu besar ibu tergencet oleh meja dan tubuhnya membuat aku semakin berimajinasi liar. Tak terbendung lagi…

ÔÇ£ibu suka kontol ini kan? Ayo bu bilang bu? Ibu ingin kontol anak ibu terus di tempik ibu kan?ÔÇØ ucapku sedikit keras

ÔÇ£iya ahhhh iya sayang ibu ingin kontol kamu… ibu mau kontol araya anak ibu, ohhh yahhh… ibu mau di kenthu kontol kamu terus… aahhh… benar kontol kamu besar, rahim ibu kena kepala kontol kamu ohhh… ya ibu suka ini, ibu suka kamu sodok dari belakang… ayo pompa terus vagina ibu sayangku… penuhi vagina ibu dengan pejuhmu sayang ohh… yahhhhÔÇØ racaunya

ÔÇ£yah terus bu teruslah meracau arya suka sekali ohhh yahh terus tempik ibu menjepppphhhit kontol arya… sangat licin dan semphiiiitttÔÇØ rcauku sambil terus menggoyang

ÔÇ£yah sayang terus oghhh… enak sekali kontol kamu didalam tempik ibu ouh yah terus penuh sekali besar sekali… sangat keras didalam sayang… lebih keras ibu… ibu… ibu… mau.ÔÇØ Racaunya

ÔÇ£aku juga bu, bersama-sama…ÔÇØ ucapku

Hingga akhirnya aku hentakan dan tekan keras kedalam liang vagina ibu, tubuh ibu melengking. Kusirami rahim ibu dengan spermaku, selang beberapa saat terasa cairan hangat dari dalam vagina ibu. aku memeluk tubuh ibu dan mencium rambutnya, kuelus-elus rambutnya untuk memeberikan rasa nyaman baginya. Kucabut dedek arya yang masih setengah tegang dari lubang vagina ibu dan kutarik kursi yang tadi aku pindah. Aku duduk dan melihat ibu menikmati sisa-sisa kenikmatan kami berdua. Cairan mengalir dari paha ibu, selang beberapa saat ibu mendekatiku dan duduk bersimpuh dibawahku. Diraihnya dedek arya, lidahnya menjulur menjilati batang dedek arya dengan wajah kepuasannya.

ÔÇ£dibersihkan… dikulum juga bu…ÔÇØ ucapku yang seketika itu dimasukannya dedek arya ke dalam mulutnya

Aku menengok kebelakang ke arah ayah yang masih tertidur pulas, entah yang kupikirkan saat ini adalah dia dalam pengaruh obat tidur. Karena suara kami berdua ketika bercinta lumayan keras dan dia tidak terbangun sama sekali. Setelah bersih aku disuruh ibu segera mandi dan bersih-bersih, ibu merapikan pakaiannya dan membersihkan lantai dan juga tempat-tempat cairan kami tumpah. Selesai mandi, aku keluar dari kamar mandi dan kudapati ibu berada didepan kamar mandi dengan memeluk pakaianyang dibungkus handuk. Aku peluk dan kucium bibirnya beberapa saat yang kemudian ibu masuk kamar mandi dan aku pergi ke kamarku. Setelah berganti pakaian, selang beberapa saat aku dengar kamar mandi terbuka dan ku intip dari pintu kamarku. Ibu berjalan keluar mengenakan kaos ketat dan celana payet, ibu melirik keatas dan terseyum kepadaku. Benar-benar seksi wanita ini. Ibu berlalu dan masuk kedalam kamar, aku keluar dari kamar kulihat ayah masih terbius dengan tidurnya. Aku kembali kekamarku dan saatnya untuk tidur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*