Home » Cerita Seks Mama Anak » Pagar Sekolah

Pagar Sekolah

Jaka berdiri sendirian menunggu jemputan. Sesekali jaka melihat ke dalam pagar sekolah dasar yang sudah mulai sepi. Tiba ÔÇô tiba kepalanya menoleh saat mendengar klakson. Jaka tersenyum melihat ada mobil yang datang.

Seorang wanita keluar dan mendekati Jaka. Wanita itu lantas mengambil tas Jaka. Jaka lantas duduk di depan di sebelah wanita itu, sementara tas Jaka dilempar di jok tengah.

Seperti biasa, rok pendek yang dikenakan wanita itu selalu naik saat duduk di belakang kemudi. ÔÇ£Udah lama kamu nunggu?ÔÇØ

ÔÇ£Enggak mah.ÔÇØ

ÔÇ£Mendung sudah kelabu, mama gak ingin kamu pilek, meski udara ini rasanya bersuasanseger.ÔÇØ

Wanita itu mulai melajukan mobil di jalan. Jaka tak bisa melepaskan pandangan dari paha wanita itu. Sesekali, wanita itu melirik Jaka yang sedang menatap pahanya. Namun wanita itu tak marah. Karena hampir setiap hari Jaka selalu begitu.

ÔÇ£Celanamu kenapa tuh? Kayak ada yang keras,ÔÇØ kata wanita itu sambil melirik selangkangan Jaka.

ÔÇ£Iya mah.ÔÇØ

ÔÇ£Kenapa bisa gitu?ÔÇØ

ÔÇ£Abisnya kaki mama seksi sih.ÔÇØ

ÔÇ£Makasih sayang. Mama seneng kamu seneng liat mama.ÔÇØ

ÔÇ£Iya mah.ÔÇØ

ÔÇ£Kamu mau menyentuhnya?ÔÇØ

ÔÇ£Tentu saja. Boleh nih?ÔÇØ mata Jaka berbinar.

ÔÇ£Boleh dong.ÔÇØ

Jaka lantas memegang lutut kanan mama. Jaka remas lalu tangan Jala naik mengelus paha mama. Bolak ÔÇô balik Jaka mengelus, tiap balikan mejadi makin mendekati selangkangan mama. Agak lama, mama melebarkan paha. Jaka menilai ini berarti mama tak keberatan. Jaka lantas makin naik hingga mengelus selangkangan mama.

ÔÇ£Yang ini hangat ya ma?ÔÇØ

ÔÇ£Iya sayang.ÔÇØ

ÔÇ£Trus, agak lembab. Kayak basah.ÔÇØ

ÔÇ£Itu karena kamu bikin mama terangsang.ÔÇØ

ÔÇ£Terangsang kenapa mah?ÔÇØ kata Jaka sambil menatap wajah mama.

ÔÇ£Mama suka kalau kamu elus sambil menatap mama. Bikin mama terangsang, em, bikin mama senang. Mama ingin kamu terus menyentuhnya.ÔÇØ

ÔÇ£Boleh nih mah?ÔÇØ

ÔÇ£Tentu saja sayang. Kamu kan putra mama. Kamu boleh menyentuh mama kapan saja.ÔÇØ

Mama makin melebarkan kaki hingga Jaka bisa melihat cd putihnya. Jemari Jaka mulai mengelus cd mama. Bahkan agak mendorongnya hingga cd itu agak masuk.

Akhirnya mobil sudah sampai di rumah.

ÔÇ£Jangan mengelus celana kamu nak,ÔÇØ kata mama sambil melihat Jaka yang sedang mengelus selangkangannya.

ÔÇ£Tapi Jaka mau mah.ÔÇØ

ÔÇ£Kalau kamu elus, nanti celanamu bisa basah. Kamu gak mau ngompol kan?’

ÔÇ£Iya mah, Jaka gak mau ngompol.ÔÇØ

ÔÇ£Bagus. Kita udah sampai. Yuk turun.ÔÇØ

Setelah wanita itu memarkirkan mobil, keduanya lantas turun dan masuk rumah.

ÔÇ£Mandi dulu sana nak.ÔÇØ

ÔÇ£Ntar aja mah ah.ÔÇØ

ÔÇ£Kamu gak mau mandi?ÔÇØ

ÔÇ£Iya.ÔÇØ

ÔÇ£Ya udah, gimana kalau mama ikut ke kamar mandi lalu mandiin kamu. Mau nak?ÔÇØ

Jaka tersenyum mendengar tawaran mama, ÔÇ£mau mah.ÔÇØ

ÔÇ£Buka dulu bajumu.ÔÇØ

Wanita itu lantas melepas pakaian anaknya. Setelah telanjang, kontol anaknya benar ÔÇô benar ngaceng. ÔÇ£Sekarang waktunya mandi.ÔÇØ

ÔÇ£Mama gak buka baju dulu?ÔÇØ

ÔÇ£Dasar anak nakal kamu,ÔÇØ mama berpura ÔÇô pura marah. ÔÇ£Emang kamu maunya gimana?ÔÇØ

ÔÇ£Emm…. Maksud Jaka… kan mama mau mandiin Jaka.ÔÇØ

ÔÇ£Tapi kan gak harus buka baju dulu di sini. Udah kamu ke kamar mandi dulu sana.ÔÇØ

Jaka lalu ke kamar mandi diikuti mama. Di kamar mandi, mama melepas pakaian dan menggantungnya. Kini mama sama telanjang seperti Jaka. Putingnya item, meski tidak sehitam mobil audy item. Kemudian mata Jaka memandang perut, lantas turun ke bawah. Selangkangan mama penuh rambut keriting.

Mama lantas mengguyur tubuh Jaka. ÔÇ£Muter nak,ÔÇØ Jaka lantas berdiri membelakangi mama. Mama menyabuni punggung Jaka dan kakinya. Setelah itu mama memeluk Jaka dari belakang. Terasa susu mama menekan punggungnya. Tangan mama kini menyabuni dada, perut dan kontol Jaka.

Tangan mama kini menyabuni testis Jaka, ÔÇ£kamu suka kan mama mandiin kayak gini?ÔÇØ

ÔÇ£Iya mah, Jaka suka.ÔÇØ

Setelah semua badan Jaka penuh sabun, mama kembali mengguyurnya hingga bersih. Setelah tiada sabun, mama kembali mengelus dada Jaka. Kini mama memainkan puting susu Jaka. ÔÇ£Ah…ÔÇØ Puas memainkan itu, tangan mama mengelus turun hingga ke selangkangannya. Tangan mama lantas membelai kontol Jaka.

ÔÇ£Enak gak sayang?ÔÇØ

ÔÇ£Enak mah.ÔÇØ

Elusan tangan mama berubah jadi kocokan, ÔÇ£kalau gini gimana sayang?ÔÇØ

ÔÇ£Makin enak mah.ÔÇØ

Pantat Jaka ikut bergerak maju mundur seirama kocokan tangan mama.

ÔÇ£Mah, Jaka pingin kencing mah.ÔÇØ

Mama tersenyum lantas melepas kocokannya. Mama lalu duduk dan menarik pantat Jaka hingga selangkangannya berhadapan dengan wajah mama. Mama mulai menjilati kontol Jaka, lalu menghisapnya.

ÔÇ£Ah…. enak mah…ÔÇØ

Jaka mulai memegang rambut mama sambil mendorong pantat agar kontolnya bisa keluar masuk di mulut mama. Tangan mama pun meremas pantat Jaka. Jemari mama memainkan anus Jaka. Mama mencoba memasukan jari ke anus mama. ÔÇ£Jaka kencing mah…ÔÇØ Saat itulah Jaka mendorong pantatnya maju hingga kontolnya menyemburkan peju di mulut mama.

ÔÇ£Kamu mau mandiin mama gak nak?ÔÇØ

ÔÇ£Iya mah.ÔÇØ

Jaka mulai mengguyur tubuh mama. Setelah itu Jaka menyabuni punggung mama. Lalu perut mama. Setelah itu Jaka menyabuni susu mama. Jemari Jaka memainkan puting mama membuat mama mengerang. Jaka meremas sambil mengelus susu mama, terkadang memilin putingnya.

Jaka menikmati meremas susu mama, tapi mama mendorongnya. Mama lantas berdiri dan berbalik membelakangi Jaka. Jaka kini menyabuni pantat mama. Sesekali diremasnya. Setelah itu Jaka menyabuni kaki mama. Tangan Jaka kembali ke pantat mama. Dari belahan pantatnya, Jaka mulai mengelus lobang pantat mama, terus maju ke depan dan kembali mengelus membuat mama kembali mendesah.

Tangan Jaka lalu melingkar paha hingga mengelus memek mama. ÔÇ£Ah… hhhh…ÔÇØ Elusan jemari itu kin mencoba memasuki memek mama. Dengan sabar, satu jemari mulai masuk dan Jaka menggerak ÔÇô gerakannya. Pantat mama jadi ikut bergerak tak karuan.

Jaka lalu menghentikan aksinya. Jaka membersihan sabun dengan mengguyur tubuh mama. ÔÇ£Nungging dong mah.ÔÇØ

ÔÇ£Emang mau ngapain,ÔÇØ kata mama sambil nungging.

Jaka lalu meremas pantat mama dan melebarkannya. Kini lidah Jaka mulai menjilati pantat mama dan berusaha menjilati memek mama dari belakang. Pantat mama jadi tak bisa diam seiring erangannya yang makin tak jelas. Mama mulai merasakan akan keluar saat Jaka menjulurkan lidahnya makin dalam. Saat benar ÔÇô benar akan keluar, Jaka tiba ÔÇô tiba melepas lidahnya.

ÔÇ£Duduk dulu mah.ÔÇØ

Mama lalu duduk, Jaka melebarkan paha mama dan melihat memeknya. Jaka kini mulai mendekati memek mama lalu mencium memeknya. Ciuman Jaka berubah jadi jilatan yang menyapu memek mama. Lidah Jaka lalu menusuk memek mama dan memaju-mundurkannya. Kini tangan mama meraih dan meremas rambut Jaka. Saat gerakan pantat mama mulai tak terkendali, Jaka berusaha memainkan anus mama dengan jarinya.

ÔÇ£Ahhh…..ÔÇØ itulah saat mama keluar, berteriak.ÔÇØ

Setelah beberapa saat, mama menarik kepala Jaka lalu menciumnya. Jaka ikut mencium mama. Lidahnya saling bersalaman dengan lidah mama. Puas berciuman, mama menghanduki Jaka hingga kering. Setelah itu mama menghanduki dirinya sendiri.

Mama lalu memengang tangan Jaka dan menariknya hingga ke kamarnya. Mama lantas berbaring di kasur dan melebarkan pahanya. Mama melihat kontol Jaka kembali ngaceng. ÔÇ£Sini nak, setubuhi mama!ÔÇØ

Tanpa ragu, Jaka langsung berlutut diantar paha mama. Jaka menggesekan kontol ke memek mama, lalu menusuknya. Jaka mulai memompa memek mama, membuat mama kembali mengerang. Pinggul mama ikut bergerak menyambut setiap tusukan kontol anaknya.

Wajah Jaka kembali bercucuran peluh sambil terus memompa.Akhirnya Jaka sudah tak tahan lagi. ÔÇ£Ahhh….ÔÇØ Dengan itu Jaka menyemburkan peju di memek mama.

Menerima semburan peju anaknya membuat mama ikut keluar. Mama kejang, setelah beberapa saat, tubuh Jaka ambruk menimpa mama.

***

ÔÇ£Aku harus pulang sekarang,ÔÇØ berkata wanita itu.

Jaka berguling hingga terlentang di sebelah wanita itu, ÔÇ£kenapa?ÔÇØ

ÔÇ£Suamiku bentar lagi pulang. Aku belum masak.ÔÇØ

ÔÇ£Oh iya. Aku ngerti kok RinÔÇØ kata Jaka. Suara Jaka tak lagi kecil, seperti saat dia bermain peran barusan. ÔÇ£Kamu mau jemput aku lagi esok gak, habis aku kerja.ÔÇØ

ÔÇ£Tentu saja ayah.ÔÇØ kata wanita itu sambil tersenyum.

Sekian dan Terima Kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*