Home » Cerita Seks Kakak Adik » Tutut Namaku 9

Tutut Namaku 9

EPISODE 9

Senin Pagi jam setengah 8, baru 10 menit yang lalu upacara bendera dimulai. Namun keringatku sudah banyak bercucuran. Aku berdiri disamping reza, sementara di depanku ada Nita dan dibelakangku ada Dilla. Entah sengaja atau tidak di kanan Nita ada Andi sementara dibelakang Reza ada Bagas.
eh nit.. lo ga pake bh? bisikku sambil curi curi takut ketauan walikelas yang berjaga di belakangku. hehe.. si dilla juga kok.. balas nita. Sekejap aku langsung membalik pandanganku dan benar, pentil dilla nampak ngecap berair didadanya. Aku tersenyum nakal. tumben.. emang keabisan stok apa? tanyaku penasaran. ngga.. ini.. tugas ujar nita. hah.. apa? bisikku lagi namun sayang akudi toel dilla dari belakang. tut.. disuruh diam sama Bu Pri.. , aku yang ke-geppun hanya bisa tersenyum lantas kembali fokus mendengar kepala sekolah sedang ingin membacakan Pancasila.
Selepas upacara bendera.
Jam setengah 9, kami diberi istirahat hingga pukul 9, sebelum kelas dimulai sampai jam 12, senin ini adalah matematika. Hah.. menyebalkan rasanya habis panas panas upacara malah disuruh mikirin angka. Aku duduk terlebih dahulu dibangkuku sementara disampingku duduk reza dan dikiriku ada Nita berpasangan dengan andi dan disamping kanan mejaku ada dilla yang berpasangan dengan Bagas. Terlihat jelas kedua wanita ini tak memakai bh, apalagi dilla sampai ada capnya dibajunya.
kamu jadi ngehukum mereka za? tanyaku sambil berbisik kekupingnya. hehe.. ini lagi fase penutup.. harus ga pake daleman sampai besok selasa ditambah tiap makan siang ke kantin belakang pamer perkakas pribadi mereka makanya noh si dilla untuk dua hari ini pakai rok pendek hahaha bisik reza menjawab pertanyaanku dengan lengkap. emang pembukanya apaan za kok udah ditutup aja? tanyaku lagi. hehe.. sama kaya kamu kemarin malming.. Cuma yang ini bonus permainan lebih memacu adrenalin yang kamu tolak.. hahaha jawabnya. ohh..entot ya dasar.. kalian balasku. Sambil tertawa kecil.
hehe.. ini masih awal tut.. liat aja nanti bakal ada yang oke selama jam pelajaran ini.. hahaabisik reza kekupingku. Apa? tanyaku tunggu aja.. jawabnya.
Pelajaranpun dimulai.
Kali ini berbincang mengenai integral.
Baru 30 menit berlalu nita dan dila sudah melakukan pergerakan, masing masing saling mengelus selangkangan partner mereka. Beruntung dibaris belakang ini isinya anak mesum semua, alias kita bertiga saja jadi ga ada rasa takut ketauan temen yang lain, apalagi diatas meja mereka ditaruh tas mereka berdua, benar benar sudah didesain dari awal masuk kelas tadi rupanya.
Kulihat mereka hanya butuh 3 menit untuk nita mengelus selangkangan andi, mungkin dia sudah penasaran atau udah nafsu (?) yang jelas perlahan lahan nita mengendorkan ikatan sabuk hitam milik andi lantas mengendorkan retsletingnya dan dengan cekatan menarik turun boxer andi sehingga kontol andi yang lemas itu terpampang bebas.
Aku yang melihat aksi nita hanya takjub melihat besarnya kontol andi yang masih setengah ngaceng itu. meskipun tak sebesar milik reza tapi tetap saja bentuknya yang panjang dan kekar berwarna kuning kecokelatan membuatku ingat dengan milik reza mungkin ini versi mininya. Sementara itu nita dengan cekatan mulai mengocok kontol itu menggunakan tangan kanannya. Sementara itu di kanan reza bagas sedang asyik meremas toket dilla, celananya masih terpakai dengan rapi.
kenapa tut? Pengen.? Tanya reza ish.. nggak jawabku kembali memperhatikan papan tulis.
Aku menoleh kearah kanan dimana sekarang dilla sedang asyik menggenggam kontol besar milik bagas. Di remasnya batang cokelat gelap itu sambil ia gerakkan tangannya naik turun secara perlahan. Sementara itu di sebelah kiriku, Nita sudah memberikan mulutnya untuk disogok oleh kontol milik Andi. Sembari ia jilati kepala kontolnya lalu turun ke batangnya barulah ia kulum dengan cepat batang kontol andi hingga masuk semuanya kedalam mulut nita. Tak mau kalah dilla disisi kanan juga melakukan manufer yang sama. Kulihat ekspresi andi dan bagas mirip mirip orang sedang menahan kencing sambil duduk bersandar.
hahha muka mereka aneh banget bisikku kearah reza. hehhe.. iya kaya tuyul betewe.. coba kamu lihat ke loker mereka deh.. ada sesuatu yang unik..  bisik reza. Setelah mendengar bisikan itu aku langsung menoleh kearah yang dimaksud. Pertama aku melihat sebuah hp sedang merekam kegiatan nita sementara diloker dilla juga sama. hehe.. ini bagian tengah menuju akhir penghukuman mereka.. tapi hukuman ini bisa berhenti setelah keigiatan ini tapi ada syaratnya.. bisiknya. apa syaratnya za? tanyaku penasaran. hmm.. lihat aja nanti pelajaran kedua masih disuruh ngemut ngga tuh si nita ama dilla.. kalau enggak berarti mereka sudah menyetujui syarat hahahaudah ya aku mau belajar.. wkwkwk bisiknya sambil tertawa.
Aku mencubit lengan reza. Lantas kembali mencoba berfokus kepada papan tulis namun selalu saja ada gangguan di ujung mata sebelah kanan dan kiriku. Pemandangan yang membuatku horni, meskipun kemarin seharian aku baru saja melakukan threesome dengan tamu tak terduga.
Aduh.. sialan mana disampingku reza kalau lagi fokus gini jadi keliatan makin ganteng.. sial.. jadi horni nih.. aduuuh
Pikirankupun melayang mengingat kejadian hari minggu kemarin.
ÔÇ£ahhh..ahhh..ahhh..uhhh..ÔÇØ suara desahan terdengar samar dari dalam kamarku. Aku yang tidur tanpa busanapun terbangun akibat desahan tersebut. ÔÇ£aaaahhÔǪteruuussÔǪmaadÔǪahhh..ÔÇØ desahan seorang perempuan semakin terdengar jelas. ÔÇÿkok suaranya kaya kenal ya..ÔÇÖ gusarku dalam hati. Lalu aku berjala mendekati pintu kamarku sambil mengucek mataku. Suara desahan itu semakin jelas terdengar beradu dengan desahan adikku.
Aku membuka pintu.
Dan
aaahhh..ahhhaiaii.dek..uhhtteruuss.madd.d.ahh. .kencenggaa..nnnn.uhh.. eh hehepa kabar??aaaahh sapa wanita itu sambil mendesah.
ÔÇ£hai kak.. selamat pagi..ÔÇØ kali ini adikku yang menyapaku.
HAH..KALIAN aku berteriak kaget.
oohhh..ohhhaahhheheeemaaf..tut.adekmu..aku pakaaaiahhh..enaaaakk jagooo banget kamu madddshh..ahhhh.kamu semalam juga habis main sama adekmuuhh?? Kok kamu telanjang juga.a.ahhhh desah kak laras sambil berucap kepadaku. Ahmad sedang menyodok dengan cepat memeknya sambil meremas toket besar milik kakak sepupuku ini.
ah..ehmm.. nggak jawabku bingung
eh..aaahh..aaaa..hhh desah kak laras saat jilbab kuningnya ditarik oleh adikku. Adikku mendekatkan bibirnya kekuping kak laras sambil terus ia genjot memek kak laras hehe.. kakakku semalam habis nge bj dua temenku kak..hhaa.. ujar adikku sambil melepas jambakan ke jilbabnya. aahhh..beneraaaa..nnn tutt..? tanya kak laras
ehhahh.diem kamu dik dasar.kaka..jadi malu nih jawabku sambil mendekati adikku. Lantas aku ciumi bibirnya dan kamipun bermain lidah untuk pertama kalinya. Tangan ahmad dengan sigap berpindah, kini rangan kanannya meraih toketku sementara tangan kirinya sesaat tadi menepuk pantat kak laras namun kembali lagi membekap toket kak laras.
Kini aku sedang bercumbu memainkan lidah, kurasakan lidahnya yang hangat membelai lembut lidahku. Menjilati rahangkudan membelit lidahku kami bermain lidah denan penuh semangat, begitu juga adikku yang benar benar jago membagi konsentrasinya antara ngentod dan bercumbu denganku.
aahhahhkalianmesraa..ammaatt..sshhhhh madd..enaakkk. desah kak laras.
Aku menyudahi cumbuan bibir kami. Aku memandang sejenak adikku. Lantas tersenyum. Adikku lantas mencopot penisnya dari lubang memek kak laras. wowmau dimasukin ke kak tutut lagi..? tanya kak laras. Sambil cemberut hehhe.. aku aja belum ngerasain kak ras  ujar adikku. Lantas aku berlutut kemudian mengocok kontol ahmad menggunakan kedua tanganku.. kurasakan ukurannya membesar dari sebelumnya. sini kak ras mau keluar nih ujarku lantas kukulum penis adikku. Dengan cepat dan sambil kukocok. Setelah 5 kocokan giliran kak laras yang melakukan gerakan itu. ah.kakak..kakakku.. pada jago semuaaahhaahhaku..mau keluar nihh ujar adikku. bentar mad.. rasain dulu kombo kita berdua ujarku. Lantas aku mengocok kontol adikku sementara kak laras mengulum kepalanya, sekitar tiga kocokan kini giliranku yang mengulum kepala adikku sementara kak laras mengocok batangnya.
Sekitar tiga kocokan juga. Hingga akhirnya adikku menceracau bilang keluar keluar.. aku melepas kulumanku dan memasang wajah membuka mulut seperti kak laras tepat dibawah kontol adikku. aahh..ahhuhhhhhhh. desah adikku saat mengeluarkan pejuhnya ke wajahku dan kak laras. uhhenak banget kakk ujar adikku. Sambil mengelus kontolnya yang mulai lemas. dasar kamu mad nakalin kakak kakaknya ujarku. gapapa kok dek aku suka burungmu.. cocok buat nakalin cewe ujar kak laras. Kini adikku pergi mencuci tubuhnya sementara aku dan kak laras sedang mengelap pejuh ahmad dari wajahku.
uh.. adikmu kamu rawat ya seburung burungnya bisa gede gitu.. dari 4 cowo yang udah aku entotin punya dia jauh lebih gede dan tahan lama loh.. hahha.. ujar kak laras.
hehe.. siapa dulu kakaknya ujarku membanggakan diri.
hehe iya iya.. dah makin gede aja toket kamu tut.. dan masih tahan sama ngga ngentot.. aduh aduh, sayang aku gapunya adik.. hehe.. ujar kak laras. Aku tersenyum.
Kak.. mau nyoba main sama aku..? tanyaku kepada kakakku. Ini salah satu fantasiku meski sudah terwujudkan beberapa tahun ini oleh nita dan dilla namun aku ingin merasakan dengan kakakku sendiri. eh kakakku kaget.
Sebelum ia menjawab dengan perkataan, aku sudah terlebih dahulu mengecup bibirnya dan melumatnya penuh nafsu. Hingga kakakkku itu akhirnya membalas kecupanku dan ikutan bermain lidah.
Aku mencoba..
tutut.. coba.. maju kedepan.. ini selesaikan integral trigonometri ini ujar Pak Bono. Sambil mengacungkan keyboard.. eh.. marker kearahku.
ÔÇÿHish.. lagi enak enak bayangin malah disuru maju.. mana aku ga paham lagi.. siall siall..ÔÇÖ desahku dalam hati. Udahlah menggerutu tak menyelesaikan soal jadilah aku maju.
wah.. susah kah.. kayanya dari tadi muter muter di sinx saja.. mm ujar pak bono sambil mengamati diriku yang kebingungan mengintegralkan 2xcos x2 ini. Sudah sekitar 3 menit aku berdiri didepan memamerkan bokongku dan lekukan pinggangku. nah reza daripada tidur atau ngapain kamu ngeliatin laci dari tadi.. mending kamu bantu tutut ini bapak mau duduk dulu ngecek email.. hehe.. ujar Pak bono. Reza menuruti perintahnya lantas membantuku didepan kelas.
ÔÇ£jadi.. kamu ga memperhatikan tadi.. kayanya kamu ngeliatin papan tulisÔǪÔÇØ bisik reza. ÔÇ£hehhe.. liatnya kesana tapi mikirnya kemana manaÔǪ hehe..ÔÇØ balasku dengan suara lembut. ÔÇ£diganti aja dxnya jadi dx2 ÔǪ tuh kan jadi 2xnya ilang.. ya.. kaya contoh.. hehe.. habis itu pasti bisa lah kamunya..ÔÇØ ujar reza. ÔÇ£baik pak.. saya duduk dulu..ÔÇØ ujanrya. Pak bono mengangguk. ÔÇ£nah terimakasih nak reza.. ayo mbak tutut silakan dikerjakan dengan cara yang diberikan mas reza tadi..ÔÇØ ujar pak Bono. ÔÇ£ciee.. mas reza.. dan mba tututÔǪihirrÔǪ.ÔÇØ Teriak teman sekelasku kecuali dilla dan nita yang mulutnya tersumpal kontol andi dan bagas. Dan benar saja dari depan sini kegiatan mereka tak terliihat, namun apa tidak mencurigakan sudah satu jam lebih nita dan dilla nunduk gitu.. eh malah aku yang kena. Gerutuku dalam hati. Akupun kini mengerjakan apa yang dikatakan reza tadi.. bodohnya aku tak menyadarinya. Dan akupun selesai dalam 2 menit, dan kembali menuju tempat dudukku. Dimana nita dan dilla sedang digrepe grepe dadanya. Wow.. tahan lama juga kontol mereka berdua.. jangan jangan.. ÔÇ£sst.. kalian minum pil ya?ÔÇØ tanyaku ke bagas. ÔÇ£heheÔǪÔÇØ ia hanya membalas dengan kedipan mata. ÔÇÿpantesanÔÇÖ ujarku dalam hati.
Hingga jam pelajaran usai kedua kawanku ini aman terkendali. Lantas mengajak dilla dan nita untuk pergi dan tebakanku pasti ruang ganti wanita.
Akupun hanya bisa berdiam diri dikelas, dihari senin ini entah mengapa aku tdak merasa lapar, mungkin gara gara nasigoreng buatan kak laras yang hmm.. lezaat.. dan mungkin juga karena kedua kawanku sedang ÔÇÿdilumpuhkanÔÇÖ jadilah aku bersantai santai dikelas. Dimana tak kusadari hanya menyisakan aku dan reza saja.
ÔÇ£wew.. masih bengong mikirin yang tadi?ÔÇØ tanya reza. ÔÇ£eh.. apa.. mikirin yang mana?ÔÇØ tanyaku balik. Kaget ditanya mendadak ketika sedang melamun. ÔÇ£oh.. ternyata udah beda topik yang dilamunin..hehheÔǪÔÇØ jawabnya. ÔÇÿkok tau sih..ÔÇÖ ujarku dalam hati. ÔÇ£kamu ga main tuh ama dua temenmu itu.. atau temenmu yang lainnya..?ÔÇØ tanyaku. ÔÇ£oh.. nggak ah.. lagi bokek nih.. dompet ketinggalan..ÔÇØ jawabnya. ÔÇ£oh. Gitu.. ga laper apa?ÔÇØ tanyaku. ÔÇ£laper sih.. apalagi dari tadi pagi ngeliat susu seger.. beuh.. jadi makin hausÔǪÔÇØ jawabnya sambil menoel toketku dari samping. ÔÇ£ih dasar.. nanti diliat..ÔÇØ kataku dipotong dengan cepat oleh reza ÔÇ£siapa? Cuma kita berdua disini ehheeÔǪÔÇØ ujarnya sambil mendorongku untuk bersandar dimeja dan menggelitiki toketku. Wajahnya mendekat kearahku namun aku hentikan dengan jariku. ÔÇ£stopÔǪ jangan disiniÔǪÔÇØ ujarku lantas mendorong wajahnya mundur.
hehhe.. ayolah.. udah laper nih.. eh haus ujarnya. Aku menggeleng tegas. Lantas merapikan lagi jilbabku. nggak kataku memasang wajah bete. ah sok bete kamu.. hehe.. eh kamu belum pernah pacaran ya? tanyanya. belum.. jawabku sambil menggelengkan kepala. ih.. kok judes sih.. balasnya. biarin.. jawabku pendek. eh.. jangan marah dong.. nanti aku sumpal pake burungku loh.. katanya sambil tertawa , aku sedikit menyimpul senyum, iapun menjawil ujung bibirku. Akupun tertawa lantas mencubit lengannnya. haa.. dasar.. ditahan dikit makanya ujarku. hehhee.. auss tut jadi napsu hhehe.. ujarnya sambil tertawa kecil.
ÔÇ£nanti malam yaÔǪÔÇØ ujarnya. ÔÇ£ngapain?ÔÇØ jawabku. ÔÇ£mmÔǪmauÔǪÔÇØ katanya lagi. ÔÇ£hmÔǪÔÇØ aku membuang muka. ÔÇ£eh.. eheÔǪ.aku traktir dehÔǪ kita makan malam deh..ÔÇØ ujarnya lagi. ÔÇ£hmmmÔǪ.ÔÇØ Aku kembali menggerakkan kepalaku. ÔÇ£mm.. habis itu terserah kamu deh..ÔÇØ lanjutnya. ÔÇ£makan apa?ÔÇØ tanyaku. Aku punya ide tersendiri. ÔÇ£aaÔǪ terserah kamu..ÔÇØ jawabnya. ÔÇ£huhÔǪ pantesan diputusin cewekmu. Jawab mau makan dimana aja terserahÔǪ huhÔǪÔÇØ balasku, kembali membuang muka darinya. ÔÇ£eehh..iya iyaÔǪ uu.. kalimilk..kalimilkÔǪ gimana ?ÔÇØ jawabnya. ÔÇ£makan bebas sebebasku?ÔÇØ tanyaku sambil menatap wajahnya. ÔÇ£iya.. tutÔǪÔÇØ jawabnya dengan yakin. Aku tertawa kecil.. ÔÇ£emang mau bayar pake apa? Kan dompetmu ketinggalan..ÔÇØ kataku sambil tersenyum penuh kemenangan. ÔÇ£aku ga mau pergi kalau kamu ga bawa dompet.. dan aku maunya langsung habis pulang sekolahÔǪÔÇØ sambungku memberi gertakan. ÔÇÿemang enak ngegodain aku terus..ÔÇÖ kataku sambil tertawa dalam hati. ÔÇ£aaaÔǪ.hmm..ÔÇØ suara mulutnya membentuk bentuk aneh. ÔÇÿrasainÔÇÖ ujarku dalam hati. ÔÇ£hehe.. sebenernya dompetku ketinggalan di jok motorÔǪ jadi.. kamu harus ngabarin adikmu kalau kamu hari ini pulangnya sama akuÔǪ heheÔǪ thanks tut.. aku laper nih.. aku kekantin dulu yaÔǪ bhayyyÔǪ.ÔÇØ Ujarnya sambil tersenyum penuh kemenangan dan meninggalkanku sendirian dikelas.
Aku hanya dapat melongo dan berujuar. sial.. dia selalu menang .
Jam pelajaran berikutnya berlangsung selama 2 jam. Pelajaran ringan berupa KWN. Dan sepertinya nita dan dilla gagal mendapat keringanan dari bagas dan andi. Jadilah sepanjang jam pelajaran mereka berdua dinyatakan alpha. Padahal sedang mengulum kontol masing masing pasangannya dari bawah meja. eh.. belum keluar keluar mereka? tanyaku pada andi. sayang.. doi ga sehebat dirimu tut.. ujarnya. yee.. kaya pernah ngerasain aja  ujarku sambil tertawa. Kini aku melihat kedua kawanku nampak lelah wajahnya namun tetap horni dimatanya.
Akupun sudah memberitahu adikku langsung saat kusuruh ia untuk menemuiku didepan kelasku. Iapun mengangguk. dan memberitau juga kalau ia dan beberapa temennya sedang belajar kelompok mengerjakan tugas akhir Fisika mereka. Dan ternyata adikku sudah mengesmsku sejak jam 10 tadi namun aku tak menyadarinya karena hpku ku silent tanpa getar dankutaruh didalam tasku.
Dan sekarang aku sedang memuaskan punggung reza yang seenaknya bermain gas dan rem sepanjang jalan kami menuju kalimilk di daerah kampus ternama dikota ini, setidaknya ada 20 menit kami menghabiskan waktu dijalan, padahal kalau dia niat sedikit menggunakan motor cbrnya ini bisa 10 menit bahkan kurang. Dasar mesum. Gerutuku dalam hati. Untung ganteng, eh kontolnya gede.. kalau ngga beuh udah kucincang dari kemarin di ruang bk.
Setibanya di tempat itu reza memilih untuk duduk dilantai dua, out door namun tetap dibawah naungan atap, atau bisa disebut balkon. Pelayan memberikan daftar menu dan paper list untuk menuliskan pesanan kami.
kamu mau minum apa za? tanyaku setelah aku menuliskan susu pisang dengan size gelas 36B. susu kamu tut.. kok ga ada ya dimenu.. ujanrya sambil cengengesan. yee.. soalnya ukurannya kegedan buat dimuat dimenu hahahaudah serius mau apa.. tanyaku lagi setelah menjawab celotehan reza. ya itu tadi haha jawabnya masih sambil dengan tawa khasnya. ah.. itusih nanti aja  jawabku memeberikan janji manis. hehe aku susu anggur aja.. yang 34B  jawabnya. Aku menuliskan pesanannya.lalu menambahkan kentang goreng. dah. Ini aja.. hehe.. ujarku. Sambil menyerahkan kertas itu ke reza.lah katanya mau makan puas ko Cuma kentang katanya heran dan memastikan. hehe sayang dompetmu.. kala banyak banyak hehe.. udah buruan.. laper nih jawabku. Rezapun memanggil pelayan yang kebetulan pria. Ia membacakan lagi menu yang kami pesan sambil sesekali melirik kearah toketku. Dan wajahku. kupasang saja wajahku seperti memohon untuk dituangkan pejuh diatasnya pasti terlihat lebih persis saat melakukannya dari sudut pandang mas mas pelayan ini.
ÔÇ£hehe kamu tut.. cowo pelayang restoran masih aja digodain..ÔÇØ ujarnya.
ÔÇ£hehe.. habis mesum.. cowo mesum paling enak ya dikerjain..ÔÇØ jawabku.
Kamipun tertawa ringan.
Kami berbincang bincang dikit tentang sekolah dan keinginan kuliah esok ingin masuk jurusan apa, hingga akhirnya sekitra 15 menit kemudian pesanan kamipun tiba dimeja kami.
Aku menyantap beberapa batang kentang goreng dan meminum beberapa teguk susu pisangku.
hehe.. mau pisangku aja ga tut..? enak bisa diemut.. ujar reza menggodaku. Aku tertawa kecil. hehe.. gabisa ngenyangin tapi.. hahaha balasku. Kembali fokus kepada makananku. eh tut.. kamu beneran ga punya mantan..? tanyanya. Aku menggeleng. belum pernah kissing dong..? tanyanya lompat kemana mana. hehe.. mau tau aja.. jawabku.
ÔÇ£eh..ÔÇØ iapun kebingungan.
hahaha mukamu aneh deh kalau lagi ga tau sesuatu.. wkwkwkwk kataku iapun tersenyum kecut. hehe.. udah pernah sekali.. kemarin ini.. jawabku. ha.. minggu kemarin? Sama siapa? Jangan jangan pacaar pertama? tanya reza bertubi tubi. hahaa.. bukan kok.. sama adikku.. hehe.. itu pertama kalinya aku ngeseks ciuman.. hehe jawabku. well..well..welll.. biasnaya orang ciuman pertamanya sama pacarnya, atau paling sial sama temen cowonya karena ketidak sengajaan.. tapi kamu.. sama adikmu.. wah.. wah.. luar biasaaa.. jawab reza sambil menggelengkan kepalanya. hehe.. siapa dulu tutut.. jawabku sambil sok membusungkan dada. Sayangnya dibalas reza oleh pemberontakan di selangkangannya.
untung adikku cowo.. ujar reza. hehe.. kalau cewe ntar berakhir seperti aku.. jawabku. haha santai kok.. adikku masih kelas 2 smp.. belum tau .. eh atau belum ketauan aja sih kayanya hahaha ujar reza. ya mungkin ada potensi menjadi penerus.. wkwkwk ujarku sambil tertawa. hahaa bisa aja kamu tut.. ujarnya. dasar.. kakak kok ngajarin jelek huu ujarku sabil mencubit lengannya. Ia balas mencubit sambil berkata kamu juga.. wekk.. ngajarin adeknya buat nyepong akupun membalas cubitannya. sakit.. kataku. Sambil tertawa.
Kami kembali lanjut mengobrol lagi tentang pengalaman masa kecil kami berdua, yang ternyata waktu liburan smp menuju sma sekitar 3 bulan ia diberikan obat serta semacam minyak dan panduan khusus dari ayahnya tentang menjadi ÔÇÿkontolÔÇÖ arab sejati. Karena melalui pelatihan itu ia berhasil membesarkan diameter penisnya sekitar 3cm dan menambah panjangnya sebanyak 10cm sejak lulus smp, dan yang terpenting menumbuhkan urat urat hijaunya. Membuatnya menjadi kontol idaman. Ia juga berlatih untuk mengatur bentuk tubuhnya dengan berolahraga sembari menambah staminanya, serta beberapa pengetahuan bokepnya menggunakan situs porno yang mengilhaminya untuk membentuk genk ini yang memeiliki tujuan menjadi rumah produksi semacam mofos dan bangbros.
Ya reza memiliki mimpi yang dapat diwujudkan. Ia memiliki berbagai kenalan yang mudah disogok nafsunya. Selain itu ia sudah memiliki blue printnya yang jelas tak mau ia berikan secara Cuma Cuma kepadaku saat ini.
kamu sering main sama adikmu ya? tanya reza kepadaku. mm.. ya tiap malam sih aku blowjobin dia jawabku jujur. ohh.. udah berapa lama? tanyanya lagi. mungkin udah sebulan ini.. entahlah.. haha tapi kontolmu paling enak kok za.. hehe..santai aja jawabku. Rezapun tertawa.
Kamipun mengobrol sampai jam menunjukkan pukul setengah 7. Kamipun pergi dari tempat itu dan kembali kerumah kontrakanku. Dan sekali lagi ia memainkan gas dan rem sesuka kontolnya. kamipun tiba didepan rumahku sekitar pukul 7.
mampir dulu za.. adikku ga ada dirumah..? kataku saat sebelum berhenti didepan gerbang rumahku. eh.. boleh.. boleh.. jawab reza. Namun saat tiba didepan gerbang rumahku, ternyata kak laras sedang asyik membaca majalah fashion diteras rumahku. eh.. tut.. reza gugup dan panik melihat sosok kakakku. udah santai aja.. itu kakakku.. hehe..masuk sini aku kenalin jawabku sambil menarik lengan reza setelah turun dari motornya.
eh tutut.. bawa cowo hehe  kata kak laras saat mendengar aku membuka gerbang sambil reza memasukkan motornya ke dalam pekaranganku. ehehe.. temen kok kak.. mampir aja ayo za sini.. ini kakak sepupuku.. namanya kak laras.. ujarku sambil mepet ke kakakku ini. nah ini reza kak laras.. temen sekelas tutut.. sambungku.
laras ujar kakakku sambil tersenyum.
ÔÇ£reza..ÔÇØ ujar reza sambil melihat senyuman kakakku dan kemudian turun ke toketnya yang membelendung sekali.
yuk.. masuk masuk.. aku buatin minum buat kalian berdua ujar kak laras. udah.. santai aja tut.. asal jangan kamu bawa masuk kekamar aja.. ujar kak laras sambil cengengesan.
Aku dan rezapun masuk lantas menutup pintu depan dan duduk diruang tamu menanti minuman dari kakakku. Aku duduk disamping reza.
ÔÇ£za.. makasih ya tadi.. udah ditraktir..ÔÇØucapku. ÔÇ£iya masama tut.. boleh nanya?ÔÇØ kata reza. ÔÇ£apa?ÔÇØ balasku. ÔÇ£keluarga kalian kok alat vitalnya gede gede sih.. jadi iri nih..ÔÇØ ujar reza. ÔÇ£yeehh.. itu bukan nanya.. dasar mesum..ÔÇØ ujarku sambil mencubit dadanya.
nii.. minumnya.. maaf ya kecepetan.. haha.. ujar kak laras. aku mandi dulu ya udahgerah nih.. ujar kak laras. Sambil beranjak dari tempat duduk kami berdua.
eh za ujarku , rezapun menoleh.
Saat ia menoleh akupun
Tok.. tok.. tokk
Suara pintu rumahku diketuk. Dengan segara aku berdiri dan menunda acara ini. Kubukakan pintu dan ternyata ada anak remaja masjid sekitar yang memberikan undangan pengajian akhir tahun dimasjid kampung. Aku kenal anak ini bernama Tono, tinggi sekitar 150cm berat badan ya paling 40kg kulitnya item dekil. Sungguh tidak membuatku nafsu sama sekali. Iapun menyerahkan surat tersebut lantas pamit pulang. Setelah itu aku menutup pintu dan kembali ke samping reza.
hehe.. pengajian.. mana ada yang dateng dirumah ini.. hahaha ujar reza sambil tertawa akupun mencubit perutnya. hehe.. diminum za.. kakakku yang ini jago kalau bikin makanan atau minuman.. ujarku. Iapun mengangguk, lantas meminum the hangat manis itu. tut.. kapan aku minum susu kamu..  pinta reza memelas. hehe dasar aku mengetok kepala reza. atau susu kakakmu.. kayanya enakkalau adeknya rasa vanila kakaknya rasa cokelat.. hahaha ujar reza. Kali ini aku benar benar mencubit perut lengan dan pahanya bergantian. Iapun mengeluh sakit berkali kali. dasar.. mesuumm kamutuh pinter, baik, ramah, ganteng khas arab tapi bloon dan mesumnya hiih.. ujarku sabil mencubit lagi lengannya.
hahha.. udah horni nih ujarnya terang terangan. hsstt.. diem nanti kakakku yang lagi ngeguyur badan itu tau .. bisa kacau.. kamu mah horni mulu tiap hari.. ujarku. hah.. aku berani taruhan kamu udah threesome sama adik kamu kan.. ngaku.. ujarnya. Aku kaget. Namun tetap memasang wajah tidak mau mengaku. Meskipun ia goda berkali kali namun aku kukuh untuk tak mengakuinya.
haha.. za za.. itu dibuka aja kalau gerah aku bukain ya.. ujarku kasian melihat selangkangan reza begitu tebal.
Aku mengendorkan ikat pinggangnya, lantas menurunkan retsletingnya dan dengan segera menarik kebawah celana boxer yang menutupi burung reza. Dengan cepat kontol 22cm itu mengacung dihadapan kami berdua. Aku menggenggamnya dengan lembut sambil aku kocok satu dua kali.
uhh.. gede banget pink lagi.. ujarku sambil terus mengocok perlahan batang penis itu sambil sesekali aku gelitiki bagian kepalanya. uhh.. enak tut desah reza lemas. Akupun turun dari tempat duduk dan berjongkok dihadapan kontol itu. hehe kayanya kakakku ga bakal lihat kalau kaya gini..  ujarku. Lantas aku menggenggam kontol itu dan meletakkannya disamping wajahku. hehehe.. panjang banget za.. lebih panjang dari mukaku nih. hahaha.. iya.. aku foto ya ujar reza sambil mengeluarkan iphone 5nya. Senyum tut.. ujarnya sambil memotret wajahku yang bersebalahan dengan penisnya. gaya lain tut.. katanya akupun memasang wajah lapar sambil menempelkan kontolnya kepipi kiriku. Lalu setelah difoto aku menolehkan kepala ke arah kontol itu yang berdiri bebeas dan memosekan gaya kaget melhiat batang sebesar itu. aku membuka mulutku.
Cklek suara pintu kamar mandi terbuka. Dengan segera aku kembali duduk disamping reza dan denan cekatan reza menutupi kontolnya menggunakan seragam putihnya.
ÔÇ£hehe.. rapet ama kalian.. haha..ÔÇØ ujar kak laras sambil memasuki kamarku. Ia berganti pakaian setelah handuknya hanya menjadi busananya sesaat tadi.
hehe hampir aja.. ujarku. za.. jangan disebar.. cukup dihpmu.. aja.. ditunjukin boleh tapi jangan disebar.. kataku. Iapun cengengesan dan mengangguk. yaudah tut.. pulang dulu ya.. dah malem ini  kata reza sambil meneguk the manis. eh.. enak banget..haha..thanks tut.. ujar reza. Sambil melangkah disampingku. Aku membukakan pintu.
Sebelum reza keluar.
ÔÇ£za..ÔÇØ kataku. ÔÇ£ya..ÔÇØ diapun menoleh kearah kanan.
Dalam sekejap aku mencium bibirnya. Lembut, lantas dengan cepat aku mengeluarkan lidahku bersamaan dengan reza. Lidah kami berpadu didalam kecupan kami. Saling membelit satu sama lain, beradu kuat dan kelincahan untuk menelusuri pangkal lidah masing masing lawan. Sesekali melakukan sedotan bertenaga dan dengan nakalnya reza mengimbanginya dengan meremas toketku. Lidah kami masih berpagutan hingga akhirnya lidah reza membuktikan dialah rajanya dalam frenchkiss ini. Membuat lidahku lemas didalam mulutnya dan melepas kecupan ini.
ÔÇ£hmm..m..hati hati ya..ÔÇØ ujarku melepas reza dengan senyuman setelah frenchkiss yang lama.
eh..ee..ya..ya..selamat malam tut.. salam buat kak laras dan ahmad ujarnya.
ÔÇ£ya..ÔÇØ balasku.
Dengan cepat rezapun memanaskan motornya dan mengeluarkannya dari gerbangku. Pergi pulang kerumahnya.
wellwelll..well kalau temensih gamungkin ciuman sepanjang dan sebergairah itu hehe pacarmu ya..? atau kamu yang naksir dia? ujar kak laras sambil duduk di ruang tamu, ditempat dudukku tadi.
ehee.. temen kok..yakinn..hhehe jawabku gagap.
Kak laras membalasnya dengan tawa.
Malamnya aku tidur berdua dengan kak laras setelah melakukan kegiatan lesbi lagi untuk kedua kalinya. Permainan kak laras benar benar membuatku kewalahan. Mungkin karena ia dua tahun lebih tua dariku dan memiliki 4 mantan jadi pegalamannya sangatlah banyak. Jilatan, remasan, desahan, dan tusukannya benar benar jauh diatasku.
Selama permainan tadi ia juga kaget mendengar bahwa aku sudah pernah mengoral reza sebanyak 2 kali. Dan lebih kaget lagi kalau kotnol reza sepanjang 22cm. ya mungkin lain kali ia bisa merasakannya. Karena esok pagi pukul 7 ia sudah harus kembali ke malang untuk melanjutkan kuliahnya disisa semester ini.

Dan untuk kado perpisahan itu. karena adikku baru pulang sekitar pukul 11 malam, aku dan kak laras melakukan threesome lagi selepas solat subuh, kami melakukannya di kamar ahmad, dan dapur. Kali ini ahmad mengeluarkan banyak sekali sperma. Membasahi wajah dan tubuhku serta kak laras. Dan lagi lagi aku hanya mengulum, dan mencumbunya serta mengizinkannya mengoles oles memekku namun tidak mencoloknya menggunakan kontol.
Kami bertiga pun meninggalkan rumah ini bersamaan. Kakak laras menumpang bus kota menuju terminal, sementara aku dan adikku pergi kesekolah.
Sedikit tentang kak laras, ia memiliki wajah lonjong, hidung mancung dengan mata seperti milikku. Kulitnya cokelat tidak gelap tidak muda, tingginya sekitar 163cm dengan berat badan hampir 55kg. ukuran toketnya 34D dengan pantat bulat. Seluruh tubuhnya berwarna cokelat. Dan putinya cokelat tua. Sungguh pepatah itu tepat untuk menggambarkan kak laras yakni ÔÇÿmanis manis cokelatÔÇÖ.
Ia sekarang kuliah di PTN di Malang, Jurusan Ilmu Komunikasi, semester 5 sekarang dan memiliki 4 mantan sejak smp dengan kontol kecil semua. Haha lucky bastard untuk para mantan kakakku ini. Coba dia masuk di sekolahku, beuh udah dicaplok geng ini pasti.
Pukul 9 pagi. Istirahat pertama setelah pelajaran ekonomi.
Aku , nita dan dilla sedang berkumpul bersama.
maaf ya nit, dill, seminggu kemarin aku ga banyak tau soal mereka.. tapi intinya mereka lagi cari cari artis hahaha.. jawabku.
iya.. tau kok.. aku ada listnya.. dan aku kasi tau ya.. aku, ama nita udah masuk secara resmi jadi artis mereka habis di orientasi kemarin dari hari sabtu sampe semalam.. ujar dilla. iya.. hehe.. gabung sini tut.. enak loh.. gede gede imbuh nita.
hii.. nggak deh nggak siap aku.. jangan jangan kalian udah jadi agen kaya cowo cowo ini buat mbujuk para cewek buat jadi artis kataku.
hehhe.. nggak kok.. ngga segampang itu milih cewenya.. kata Nita. ada spek spek wajib yang harus dipenuhi.. hahaha  ujarnya. rencana sih mereka tahun ini bakal nambah member waktu ulang tahun besok mau dilantik nah kalau rencana artis mereka yang sekarang jumlahnya ada 15 wanita mau ditambah jadi 30 dalam kurun waktu sampai lulus besok gitu nanti waktu sesepuh ini udah pada kuliah bakal ekspansi menjadi rumah produksi gitu.. jelas nita.
ÔÇ£iya.. mereka udah punya link yang oke.. buat bikin web, terus pengamanan dari peretas, penjualan dan marketing juga oke.. bahkan sampai mau nyewa artisÔǪ gilaÔǪ ÔÇ£ imbuh Dilla. ÔÇÿmungkin ini yang dimaksud reza semalam tentang blue printÔǪÔÇÖ gumamku dalam hati. ÔÇ£emang mereka ulang taun kapan?ÔÇØ tanyaku. ÔÇ£desember besok.. lupa tanggal berapa.. hahaÔǪÔÇØ jawab nita.
ÔÇÿoh gitu..ÔÇÖ kataku dalam hati.
Selama seperempat jam kedepan hingga pelajaran jam kedua dimulai kami masih membicarakan kegiatan hukuman atau mos yang dialami nita dan dilla. Mereka berdua disuruh menari striptease, di gangbang seharian, terus di suruh ngelesbi juga tadi malam, sama yang terpenting have sex in the school.
Pak Pri masuk. Pelajaran Sejarah. Bersamaan dengan duduknya reza disampingku. Heran aku sudah seminggu ini aku duduk berdua dengan reza terus. Pasti ada maunya ni anak.
gimana za.. udah terpenuhi blueprintnya? tanyaku disela sela pelajaran kali ini. eh.. belum sih.. masih 20%.. hehhe ujarnya. oh.. kurang apa? tanyaku. kamu jawabnya singkat. Aku memasang wajah kaget dan heran. maksudnya..? tanyaku penasaran. ya.. kamu.. dengan adanya kamu progress blue printnya bakal menjadi 50% sendiri.. hehe jelasnya. yang jelas.. aku udah ada gambaran kalau lancar setelah lulusan kita kita ini bakal take video pertama tut.. hehe.. dan aku butuh kamu disana lanjutnya.
oh..jadi aku diprojek nih dasar huu.. jawabku rezapun tertawa kecil. Kami kembali memperhatikan Pak Pri yang sedang menjelaskan tentang sejarah orde lama. Kali ini sampai di bagian RIS.

BERSAMBUNG

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*