Home » Cerita Seks Mama Anak » Mama Gitu Dehh.. 3

Mama Gitu Dehh.. 3

Cerita Sebelumnya : Mama Gitu Deh.. 2

Semenjak kejadian tempo hari, aku mulai menyusun strategi untuk ikut serta di dalam permainan ini. Ya, permainan antara mamaku, dan ketiga teman temanku yang beruntung itu. Setiap malam aku selalu terngiang ngiang dengan kata kata yang diucapkan suara bisikan itu, bahwa ada waktu dimana aku bisa membalas teman temanku itu. Tentu saja aku harus menyusun rencana, aku harus bisa sejajar dengan teman temanku dalam hal hal yang berbau mesum.

Aku sadar aku tidak bisa langsung membalas perlakuan temanku, dan aku pun belom terfikir bagaimana caranya aku bisa membalas mamaku. Sepertinya aku harus berfikir bagaimana caranya

Yang pertama adalah bagaimana aku bisa melancarkan rayuan rayuan mesum seperti ketiga temanku itu, tentu saja jika ingin menaklukan seorang wanita aku harus memulai, dan permulaan itu dibuka dengan rayuan. Aku masih belom terfikir bagaimana, kapan dan dimana aku bisa mempelajari jurus dasar itu ?.

Yang kedua adalah bagaimana memperlakukan tubuh wanita, setelah aku berhasil meluluhkan hatinya dengan rayuan ku. Hal itu pun sama seperti seperti poin yang pertama aku masih belom terfikir bagaimana caranya aku bisa memiliki kemampuan seperti itu.

Dan yang terakhir tetapi tidak kalah penting dengan yang pertama dan kedua, hal itu adalah apa yang tempo hari ilman katakan kepada ku, karunia yang tuhan berikan kepadaku. Secara fisik aku bisa dibilang lumayan ganteng, struktur otot badanku kun walaupun tidak kekar tetapi kencang dan terlatih dan yang terpenting, ukuran dodo junior yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Disaat dalam kondisi tegak berdiri ukuran dodo junior bisa mencapai panjang 17cm dengan diameter 5 cm keren bukan.

Tapi jujur saja aku tidak tau bagaimana memulainya pengalaman yang aku punya dalam hal mesum seperti itu adalah nol besar, aku hanya pernah sekali melihat hal seperti itu disaat teman temanku mengerjai mamaku.

Tunggu itu dia!, bagaimana aku bisa tidak menyadari hal yang sangat penting itu, tentu saja pengalaman yang aku butuhkan untuk membalas perlakuan temanku ada disekitar diriku, bahkan sangat dekat, itu adalah mamaku sendiri, untuk mendapatkan kemampuan merayu dan berbuat mesum pada tubuh wanita, aku hanya perlu melihat permainan nakal mama dan teman temanku. Aku yakin bahwa masih akan ada lagi permainan permainan selanjutnya.

Hal itu sangat beralasan, sampai saat ini yang diakukan mama dan teman temanku hanya sekedar coli dan grepe grepe tubuh mamaku saja, setidaknya itu yang aku tau. Dan hanya ilman yang mendapatkan kesempatan beruntung itu, sedangkan joko dan paijo masih belum memulai apapun, aku sangat yakin bukan saja level kemesuman yang akan meningkat, tapi mereka semua pasti menginginkan pelayanan mesum dari mamaku.

Kenapa setiap aku membayangkan senyuman manis mamaku saat ia dijahili oleh teman temanku itu kontol ku langsung saja merespon, aku selalu terangsang bisa kalian bayangkan ketiga temanku itu memiliki wajah tidak tampan , memiliki badan yang kurus kering , ditambah dengan kulit hitam dan mereka juga pendek mungkin hanya sekitar 150 cm.

Sekarang bandingkan dengan mamaku, mamaku memiliki tubuh yang tidak hanya tinggi , tetapi juga padat berisi, ditunjang dengan toked berukuran 36b bisa kalian bayangkan seperti apa mamaku, oh iya mamaku itu juga wanita keturunan loh, jika kalian masih sulit untuk membayangkanya mamaku itu memiliki tubuh a*ra kasih, tetapi dengan wajah pevita pea*e.

Ahh, sudah tidak ada gunannya terus mencari tau alasan kenapa mamaku mau melakukan permainan mesum dengan teman temanku. Aku harus menatap kedepan dan fokus dengan rencana ku ini.

TING ! tiba tiba muncul sebuah ide, kenapa aku tidak mulai dari mamaku ?, kenapa aku tidak belajar merayu mamaku sendiri ? Mereka yang bukan siapa siapa mamaku saja bisa mendapatkan pelayanan birahi dari mamaku, kenapa aku tidak bisa, aghhhh…… aku ingin wajah sayu itu, aku ingin tubuh seksi itu, aku ingin meremas remas toked mamaku yang besar, aku ingin setiap inci dari tubuh mamaku bisa aku pandangi dengan tatapan nafsu, bisa aku sentuh dengan tanganku, bisa aku jilati dengan lidahku………………..

ÔÇ£STOPÔÇØ Hanya dengan membayangkannya kontolku sudah berdenyut denyut

Aku tidak boleh membayangkan terlalu jauh, yang sekarang harus kulakukan mulai merayu mama, siapa tau jikalau dewa keberuntungan tersenyum kepadaku, apa yang kubayangkan tadi bisa menjadi kenyataan hehe.

Tidak ingin berlama lama tenggelam dalam lamunanku aku pun memutuskan keluar dari kamarku, bermaksud untuk mencari dimana mamaku. Tetapi sesampainya dibawah aku tidak menemukan mamaku dimanapun. Ah mungkin mamaku sedang dikamar tidur, karena biasanya jika malam hari mama tidak pernah nonton tv di ruang tengah. Ia selalu nonton di kamar nya.

Aku segera menghampiri kamar tidur mamaku, dan saat aku membuka pintu ternyata mamaku sedang tidur tiduran sambil memakai headset, dia sedang mendengarkan musik..

ÔÇ£halo mama cantik belom tidur nih ÔÇØ saat aku menyapanya aku menyadari ternyata mamaku sedang mengobrol dengan sesorang di telfon. Perkiraan ku sedikit meleset. Melihat itu aku langsung saja ikut naik ke tempat tidur

ÔÇ£Oh iya, kalo astrid sih ikut yang punya rencana aja deh, kan janji nya seperti itu hihihiÔÇØ mamaku sepertinya sedang bicara dengan teman nya. Mungkin teman teman model nya dulu. Melihat aku naik ke tempat tidur mamaku hanya tersenyum manis kepadaku saja.

ÔÇ£Iya janji deh nurut pokoknya, eh minep , yaaah kok minep sih , janji nya kan dianterin pulang nanti, hmmm yaudah deh astrid ikut deh, duh nyesel deh janji sama kalian ini. Kayaknya bakal kalah banyak nih malem ini hihihihi.ÔÇØ

Dari gaya bicaranya apakah mamaku ingin pergi keluar malam ini ? tumben sekali biasanya walaupun pergi dengan teman teman sosialitanya mamaku tetap minta aku mengantarkannya, tapi kali ini sepertinya tidak begitu, wah hilang sudah kesempatan ku untuk menggoda mamaku.

ÔÇ£Mama mau pergi kemana ma? ÔÇ£aku bertanya

ÔÇ£Anu dodo sayang, itu temen temen mu ngajakin mama jalan jalan katanyaÔÇØ mamaku menjawab itu seolah olah itu adalah hal yang biasa. Dengan santai nya ia berjalan ke lemari pakaian, lalu memilah milah pakain yang ingin dia kenakan

ÔÇ£eh temen temen maksudnya gimana ma ? ÔÇ£ aku bertanya bingung

ÔÇ£Itu loh dodo sayang, tadi siang kan mama bilang ke kamu kalau kepala teman teman mu itu pusing , nah mama punya ide kan buat ngobatin pusing nya, seperti yang mama tadi bilang mama pijitin tuh kepala nya si ilman sampe dia muntah hihihi, duh kan mama keinget lagi deh ihhhhh emang nakal ya tuh si ilman hihihihÔÇØ

ÔÇ£iya aku tau ma terus hubungannya dengan malam ini apa ? ÔÇ£

ÔÇ£Gini loh dodo sayang kan tadi siang itu cuman ilman yang dapet mama pijitin pala nya, nah itu si joko sama paijo kan belom kebagian, ahirnya mereka bertiga minta solusi tuh ke mama ÔÇ£

Sedikit banyak aku sudah bisa membaca , kenapa malam ini mama mau pergi dengan mereka bertiga pasti mereka bertiga berhasil merayu mamaku sehingga ia mau diajak oleh teman temanku keluar malam ini.

ÔÇ£Jadi mama kasih solusi aja ke mereka gimana mereka mama temani refresing, malam ini kan pasti asik tuh dodo sayang hihihiÔÇØ mamaku lagi lagi tertawa dengan genit nya.

ÔÇ£Yah kalo mama pegi malem ini dodo sendirian dong dirumahÔÇØ dengan sedikit nada ngambeg.

ÔÇ£ihh dodo kan kamu sendiri yang bilang kalo sudah dewasa, masa laki laki dewasa takut jaga rumah sendirian sih .ÔÇØTiba tiba sebelum aku menjawab pertanyaan mama , terdengar suara klakson mobil dari depan rumahku.

ÔÇ£Nah tuh mereka udah dateng dodo sayang nyusulin mama , udah kamu keluar dulu mama mau ganti baju, tolong dibukain tuh mintu nyaÔÇØ mama bicara begitu sembari mendorong tubuhku keluar dari kamar nya.

ÔÇ£eh tapi ma mas akÔÇØ dar pintu sudah ditutup oleh mamaku. Sialan kenapa sih dengan mamaku ini, kenapa seolah disini aku yang bukan anak kandung nya, sepertinya benar apa yang kufikirkan perlahan lahan teman temanku mulai mencuri mama dariku. Tapi aku sudah siap akan perang ini, perang yang kumulai dari sebuah rasa angkuh.

Benar semua ini karena rasa angkuh ku. Aku yang merasa sudah dewasa seakan akan melupakan mama yang sudah dari kecil mengurusku dengan penuh kasih sayang, setiap mamaku ingin memeluk tubuh ku aku menolaknya dengan beralasan bahwa hal itu adalah hal yang memalukan.

mungkin aku yang sudah lupa bahwa semenjak papa meninggal hanya aku yang ia miliki. Benar ia sudah mengorbankan kebahagiannya untuk diriku. Sebenar nya bisa saja ia menikah lagi setelah papa meninggal. Tapi ia tidak melalakukannya. Ia selalu bilang padaku bahwa Suami yang iya cintai hanya ada seorang yaitu papaku ia tidak ingin kenangan diriku akan papaku menghilang hanya karena aku memiliki papa baru yang sama baiknya atau lebih baik dari papa kandungku.

Ohhh apa yang aku lakukan , mungkin inilah batas dari mamaku, mungkin mamaku sudah kehilangan harapan nya saat setiap kali aku menolaknya ketika ia ingin sekedar menyandarkan kepalanya di bahuku.

Ahhhhhhhh sakit sekali rasanya, yaaahh aku memang laki laki yang bodoh, tapi bagaimanapun tidak ada yang tidak mungkin, aku sudah mendeklarasikannya kemarin bahwa hanya aku yang akan memenangkan perang ini, biarlah mamaku menikmati kenakalanya dengan teman temanku , tapi aku yakinkan bahwa akulah yang akan mendapatkan kasih sayang mamaku nantinya.

ÔÇ£Kurasa kau tidak perlu keluar untuk menasihatiku kali ini , karena aku bisa mengurus yang satu ini.ÔÇØ
Ahirnya aku putuskan untuk berjalan menghampiri teman teman brengsek ku itu keluar rumah. sesampainya aku tidak melihat mereka bertiga. sepertinya mereka tidak keluar dari mobil. karena mesin mobil masih menyala.

Kurang ajar mereka bertiga ini. Keadaan seperti ini menyadarkanku bahwa mereka ini seolah olah memperlakukan mamaku seperti lonte saja. Mereka menunggu mamaku yang keluar bukannya mereka yg masuk.

Sepertinya harus sedikit kuberi pelajaran nih hehe. Aku pun berjalan menghampiri mobil yang kutahu itu adalah milik joko.

Tok tok tok kuketuk kaca mobil itu. Dan kaca itu terbuka dan terlihatlah sesosok wajah yang sedikit horor. Tidak lain dan tidak bukan pemilik wajah horor itu adalah temanku yang sampai saat ini sudah dilayani 2 kali oleh mamaku. Dia adalah ilman anakan kecoa.

“Eh bos dodo. ada apa nih” ilman berkata degan sangat sopan dan hati hati.

“Enggak ada apa apa kok . lagi pada ngapain lo pada didepan rumah gua?” tanya ku seperti tidak tau apa apa.

” Ehh ini do . kami betiga sama tante astrid mau… mau……” paijo Mencoba menjelskan.

“Mau apa. ngomong yang bener dong man” saat itu aku meletakan tanganku di atas bahu paijo sedikit kugunakan kekuatan tanganku untuk Mencengkram bahu paijo.

“Eh aduh sakit do. ini gua sama mereka mau, aduh sakit baget. aduh patah dah ini bahu gua. ui anjrit bantuin gua ngomong napa. bisa remuk ini adooooh”

“Eh do jangan do sabar kita kita cuman mau ngajak tante astrid jalan jalan kok enggak lebih” ilman yang panik ahirnya mengutarakan maksud nya.

“Apa ? hahaha hebat amat kalian udah berani begitu hahaha atas ijin siapa kalian berani ngajak mama gua jalan jalan” melihat reaksi ku ketiga temanku sudah sangat ketakutan.

“Atas ijin mama dodo sayang”

Dan terdengar lah suara mamaku. Aku yang kaget seketika langsung menoleh ke sumber suara. dan hal itu berhasil membuat ku ngaceng total aku yakin begitu juga dengan ketiga temanku itu.

Mamaku memakai dres dengan dua warna atasan berwarna putih corak hitam dan bawahan hitam. Dres itu sangan pendek otomatis paha mamaku yang putih itu terpampang degan jelasnya. dan itu. Berhasil membuat kontol ku ini berdiri tegak. dan aku yakin juga begitu degan temanku.

“Mama yang kasih ijin ke mereka buat ngajak mama jalan ada masalah dodo saying.”

“Eh kok jadi kayak begitu sih ma” aku mencoba protes walau aku yakin itu hanya sebuah hal yang sia sia.

“Ya mau kayak mana lagi sayang. Soalnya mama sudah janji sih sama teman teman mu.”

“Eh tapi ma aku boleh ikut gak? ”

“hmm gimana ya? , coba deh mama tanya teman temanmu. Joko sayang anak tante astrid boleh ikut gak nih?” mamaku bertanya kepada joko. Ah seolah mau menggoda ku mamaku menambahkan kata sayang saat memanggil joko.

“Eh jangan dong tan. Ini kan acara kita kita sama tante astrid, kalau dodo ikut mah beda lagi acaranya.” joko kurang ajar bisa bisa nya dia bicara kayak gitu.

“Eh iya juga ya. Kata joko bener tuh dodo sayang mama kan janjinya sama mereka bukan sama kamu sayang. jadi mama berangkatnya sama mereka bukan sama kamu”

Apa yang kudengar dari mamaku membuat kepala ku sangat pusing. Aku membayangkan apa yang akan terjadi dengan mama dan teman temanku malam ini. Dan saat aku sedang tenggelam dalam lamunanku tiba tiba, aku mempunyai sebuah ide. Kenapa tidak aku selipkan saja alat perekam di tas mamaku. Benar sekali Oke sekarang aku hanya harus berakting mendukung mamaku.

ÔÇ£Yaudah deh ma hati hati aja ya. Mama belom ngambil tas kan sudah mama disini aja tunggu ya maÔÇØ

ÔÇ£Iiiiiiih anak mama baik deh yaudah mama tunggu sini ya dodo sayang.ÔÇØ Ahirnya aku bisa melaksanakan rencana ku dengan rapih ku taruh alat perekam yang aku miliki. Saat aku keluar rumah teman teman dan mamaku sudah masuk ke dalam mobil. Lalu aku segera menghampiri mobil pada saat itu terbukalah kaca depan. Dan joko segera mengamyambut tas mamaku. Sementara ilman sepertinya membawa mobil.

ÔÇ£Eh kok kaca depan yang kebuka, gua mau ngasih tas ke mama tapi kok elo yang ngambil ko.ÔÇØ Aku betanyakepada joko.

ÔÇ£Oh enggak do, itu soalnya tante astrid lagi sibuk ngobrol sama paijo tuh dibelakangÔÇØ aku pun mencoba melihat kebelakang, tetapi karena saat itu malam hari dan lampu tengah di dalam mobil tidak dinyalakan aku tidak bisa melihat dengan jelas.

” Hmnpppppppp jo bentar tante mau ngomong sama dodo bentar lepas dulu dong sayang hmppppppp.ÔÇØ Mamaku bicara seolah sedang melakukan sesuatu bersama paijo tapi apa itu ?

Yaudah sayang mama berangkat dulu ya. Itu makan malam udah mama siapin terus sarapan ada di kulkas tinggal diangetin aja.” Terdengar lah suara mama seperti seorang yang ingin melepaskan mulutnya dari sesuatu. Tapi tunggu apa maksudnya sarapan ? apakah mamaku tidak akan pulang malam ini ?

“Jaga rumah ya anak mama sayang jangan nakal ya hihihi” seketika itu kaca mobil langsung tertutup dan seketika itu juga mobil itu pergi melaju meninggalkanku.

Aku sangat bingung dengan situasi ini. Bukan karena apa. Tapi aku ingin sekali melihat apa yang akan terjadi malam ini. Antara mamaku dan teman temanku. Bayangkan saja sebelumnya hal itu terjadi di rumahku dan ada resiko bisa saja aku memergoki mereka. Tetapi tetap saja mereka bisa mendapatkan pelayanan mamaku. Tetap saja mereka bersemangat meminta mamaku yang seksi itu melayani kontol kontol mereka.

Dan ahirnya aku memutuskan untuk langsung tidur saja sambil berharap pada alat perekam yang kumasukan ke dalam tas mama. Tanpa sepengetahuan mamaku semoga dengan itu aku bisa mengetahui apa yang mamaku lakukan dengan teman temanku.

Sekarang sudah waktu menunjukan pukul 8 malam dan aku sudah berbaring di tempat tidurku.

” Apa yang akan mereka lakukan malam ini apakah hanya akan jalan. bagaimana. jika mereka melanjutkan permainan mesum itu. Bagaimana kalau mamaku dibawa ke hotel dan mereka menggangbang mamaku semalaman penuh dan tidak membiarkan mamaku istirahat”

Aghhh membayangkan saat mereka bisa dengan bebasnya meyedot nyedot bibir mamaku dengan bibir mereka sendiri. Saat di dalam mobil mereka mengawalinya dengan candaan mesum lalu ditengah candaan mesum itu temanku mulai meletakkan tangannya ditubuh mamaku. tetapi mamaku hanya tertawa dengan genitnya. Karena mamaku juga menikmatinya.

Mereka mulai mengelus elus tubuh mamaku dari luar pakaian nya. lalu setelah karena tidak sabar joko dan paijo langsung meremas remas toked mulus mamaku. Mamaku hanya mendesah saja sambil berkata. Pelan pelan dong paijo sayang joko saying hihihi.

Mereka pun mulai menuntun tangan mamaku me kontol mereka. Dan mamaku hanya menurut saja lalu mamaku pun mulai mengocok pelan kontol teman temanku. aghhhhh pasti sangat nikmat rasanya.

Sampai selolah mereka tidak puas dengan pelayanan mamaku. Salah satu dari temanku mulai menjambak rambut mamaku dan ia mulai megarahkan kontol nya ke dalam mulut mamaku. Mamaku hanya menurut saja dan mengikuti ritme kocokan kontol salah satu temanku.

Temanku pun meracau tidak jelas merasakan kenikmatan dari mulut mamaku. Aghhhhh pasti rasanya sagat lah nikmat pasti.

Sampai pada ahirnya karena tidak tahan degan kenikmatan dari lidah dan mulut mamaku salah satu dari temanku ahirnya memuntahkan peju nya yang sangat banyak didalam mulut mamaku. aghhh tante astrid telen peju gua telen yang banyak pokoknya malem ini minum sama makanan lo cuman peju kita kita aghhhh.

Tanpa kusadari aku pun sudah mengocok ngocok kontol ku sendiri. ÔÇ£Agghhh mama kenapa nakal banget sih ma. kenapa mau maunya itu mulut mama dijejelin kontol temenku aghhhh pasti mereka keenakan banget itu ma. Beruntung banget orang jelek kayak mereka bisa mejuin mulut mama bisa meluk meluk tubuh sintal mama bisa nyedot nyedot mulut mama aghhhh aku membayangkan semual hal itu di dalam kepalaku dan ……… aghhhhh maaaaaaa crot crot crot .

Sesaat kemudian aku pun terbangung dari tidurku. Sepertinya setelah mengeluarkan peju ku tadi aku langsung tertidur. Kulihat jam sudah menunjukan pukul 11 malam. Aghhhhhh kenapa pagi lama sekali datangnya. Sepertinya aku tidak bisa tertidur lagi fikiranku dipenuhi dengan banyak pertanyaan tentang apa yang mamaku lakukan dengan kedua teman temanku. Ahhhhh tidak ada gunanya memikirkan itu toh jawabanya akan ku ketahui ketika besok mama pulang.

Ah daripada pusing lebih baik aku ke club deh. Mama dan teman temanku saja bisa bersenang senang kenapa aku tidak. Ahirnya aku pun memngganti pakaian ku. Dan setelah aku siap dengan semua nya. Aku pun mengarahkan ku ke club yang biasa aku kunjungi bersama ketiga teman mesum ku itu.

Sesampainya di club. Aku pun bejoget ria mengkuti irama musik yang diputar oleh DJ. Aku ingin melupakan sejenak bayangan bayangan tentang apa yang mama dan teman temanku lakukan. Tentu sangat penasaran jika aku bertanya dimanakah mereka sekarang dan apa yang mereka lakukan. Tapi tidak lama mataku tersadarkan akan satu hal. Aku tertuju kepada seorang wanita. Hmmmm sepertinya dress itu farimilar bagiku.

Dan sesaat kemudian aku pun menyadari nya TIDAK SALAH LAGI. aku sangat terkejut kali ini. Wanita itu adalah mamaku mamaku sedang bergoyang goyang diapit kedua temanku. Posisi mama dan kedua temanku seperti sebuah sandwich mamaku diapit oleh paijo dan ilman. Dalam posisi itu aku ilman mengambil posisi dibelakang mamaku dan paijo didepan mamaku. Terlihat mereka bertiga sedang asik sekali berjoget r mengkuti irama musik

Paijo berjoget berhadapan dengan mamaku kulihat mereka berdua tertawa bersama posisi mereka seperti sesorang yang sedang berpelukan tetapi dalam posisi berjoget . sementara ilman juga mengapit mamaku dari posisi belakang nampak ia tidak seperti berjoget tetapi seperti menusukan selangkanganya ke pantat mamaku. Ahh sungguh pemandangan yang mengesalkan diriku.

Tinggi badan mamaku yang lebih tinggi dari paijo dan ilman sangat menguntungkan mereka karena paijo yang memeluk mamaku tidak langsung berhadapan dengan wajah mamaku tetapi langsung ke toked mamaku. Aghhhhhhh mungkin toked mamaku itu sudah habis dikennyot nya.

Mereka terus bejoget ria semakin liar saja goyangan mereka. Sepertinya mereka tidak mau kehilangan seinci pun tubuh mamaku. Kulihat paijo sambil berjoget ia membenamkan wajahnya tepat di toked mamaku ahhh enak sekali itu paijo. Dan sepertinya mamaku oke oke saja dia bukanya menjauhkn kepala paijo. Tetapi malah memeluk erat tubuh paijo. Ia tetap berjoget sambil tertawa tawa dan sesekali berteriak. Melihat itu sepertinya si ilman sadar akan situasi ia menjauh dari tubuh mamaku.

Ahirnya hanya mamaku dan paijo yang tersisa mereka terus bejoget joget mengkuti irama. Tiba tiba si paijo membisikan sesuatu kepada mamaku. Mendengar itu kulihat ekspresi mamaku hanya tertawa dan menggeleng gelengkan kepala nya. Tetapi hal yang terjadi setelahnya makin membuat birahi ku naik ke tingkat tertinggi. Tiba tiba kedua tangan paijo menarik kepala mamaku sedikit kebawah, sehingga mamaku sedikit membungkuk. Setelah iya memposisikan kepala mamaku sejajar dengan kepala nya ia langsung saja mecium bibir mamaku.

APAAA! Mereka berdua ahirnya berciuman panas sekali mamaku pertama hanya diam tidak bereaksi ia hanya menerima serangan serangan mulut paijo yang terus mencium mamaku. Tapi selanjutnya seperti mamaku mulai membalas ciuman paijo. Aku masih bisa melihat dengan jelas. Mamaku dan paijo beradu lidah. Terus beradu lidah sampai ahirnya kulihat paijo mulai memasukan tangannya kedalam dres mamaku

Sambil beradu terus beradu lidah. Mamaku sepertinya menikmati saja saat tangan paijo masuk kedalam dress nya dan meremas remas toked nya . akhhhhh mereka sudah seperti sepasang kekasih yang akan memadu kasih. Tiba tiba paijo langsung melepaskan ciumannya dan menarik tangannya dari dalam dress mamaku.

Si paijo sepertinya sudah tidak tahan lagi ia langsung menarik tangan mamaku menuju toilet wanita klub malam itu. Mamaku hanya menuruti paijo iya hanya ikut saja kemana paijo menarik tanganya. Sesampainya mereka didepan toilet wanita mamaku langsung membuka pintu toilet yang selanjutnya diikuti dengan paijo yang sepertinya sudah sangat bernafsu. Ia langsung menutup pintu dengan tergesa gesa sehingga pintu wc itu langsung terbanting.

Saat itu aku seperti sedang tidak berada di dunia nyata. Aku seperti ada di alam mimpi di kejadian sebelum ini aku hanya bisa membayangkan dan mendengar cerita dari mamaku. Tapi ahirnya malam ini setidaknya aku bisa mendengar langsung apa yang mereka lakukan di dalam Toilet. Aku tak akan ragu aku harus menikmatinya. Aku harus bisa mendapatkan pengalaman secara langsung dan nyata untuk bisa membalas semua yang mereka lakukan kepada mamaku. Aku harus mulai terbiasa dengan situasi ini.

Seketika itu juga aku masuk ke dalam toilet yang posisinya disebelah posisi toliet yang mamaku dan paijo masuki. Apa yang kudengar saat aku masuk kedalam mebuat ku langsung mengeluarkan kontol ku.

ÔÇ£Ahhhh mama astrid cepetan buka aghhh paijo udah enggak tahan ini ÔÇ£ aku yakin itu adalah suara paijo. Apa kenapa paijo memanggil mama dengan sebutan yang sama dengaku apakah iya ingin memiliki mamaku sepenuhnya. ahhh

ÔÇ£IIhh sayang mama nggak mau ah…. maunya dibukain bajunya sama kamu paijo sayang hihihiÔÇØ aghhh itu mamaku iya mamaku aku enggak percara mamaku bisa bertingkah sebinal itu aghh aku mulai mengocok kontolku.

ÔÇ£Ahhh mama bisa banget sih lo mancing paijo. Udah mulai berani nakal ya mama. Gak paijo cium lagi nih hehe.ÔÇØ Paijo solah olah memposisikan dirinya sebagai anak mamaku.

ÔÇ£hihi enggak kok paijo sayang. Duh anak mama sini deh pusing lagi ya kepala nya sini mama bantui lagi deh sayang hihiÔÇØ APA mamaku memanggil paijo seolah olah dia adalah anaknya, apakah mamaku sudah lupa denganku, apakah ia lebih menyayangi mamaku sekarang aghhhhhhhh semua itu makin membuatku terangsang hebat.

ÔÇ£ Kalo gitu enggak akan paijo buka dulu deh . Sini kulum ini kontol paijo ya mama sayang mau kaaan. aghhhhhhhÔÇØ ahh kurang bisa bisanya paijo dan mamaku bermesraan seperti itu.

ÔÇ£hmmmmmmmmpppppppph. Hmpppphhhhhhh. Cplak cplak cplak cplakÔÇØ yang terdengar hanya bunyi desahan tertahan mamaku dan suara kulit yang bertabrakan.

ÔÇ£iya kulum dulu ini kontol paijo maa. Ini gara gara si dodo sompret nakal banget dia itu. tadi udah ngeremes bahu paijo mama sayang. Sebagai gantinya mama mau kan ngelayanin kontol paijo sampe pagi ya mama sayang heheheÔÇØpaijo seolah olah mengadu kepada mamaku atas apa yang kulakukan padanya.

ÔÇ£Huh dasar itu si dodo sompret. Nakal banget ya sayang. Biar nanti mama marahin deh gak mama kasih makan aja sekalian hihihiÔÇØ sial jawaban mama juga menjelaskan bahwa seolah olah aku bukan anak nya lagi. Paijo lah anaknya yang bisa meminta pelayanan birahi kapan saja. Aghhh membayangkan aku bertukar posisi dengan ketiga temanku. Dan temanku bisa kapan saja mendapatkan pelayanan dari mamaku aghhhhhh enak sekali hidup mereka.

. Aghhhh mama emang paling pinter nih ngulum, ahirnya aku bisa juga dikulumin mama astrid cantik aghhhhhhhh. Mama aku mau kencing aku kencing di mulut mama ya ahhhhhhhhhh hhh. Liat tuh dodo sompret mama lo jadi tempat kencing gua. Dan malem ini bakal abis gua pejuin seluruh badannyaÔÇØ kurang ajaaaaar apakah si paijo kencing di mulut mamaku. Aghhhh seperti apa nikmatnya itu.

ÔÇ£Ihhhh gak mau deh masa paijo sayang tega sih bilang kalo mama itu mamanya dodo, gak mau ahh mama maunya kamu jadi anak mama, ehhmmmmmmm glek glek glek . Paijo sayang kok kencing gk bilang bilang sih mama kan jadi kaget hihihi.ÔÇØ Apa mamaku menelannya ahh aku ingin melihat seperti apa ekspesi mamaku saat diperlakukan seperti itu oleh paijo.

ÔÇ£ahhh mama sayang paijo udah gak tahan kontol paijo udah tegang banget paijo mau ngeluarin peju nih pokoknya mama nungging deh cepean.ÔÇØ Saat paijo mengatakan itu terdengar suara yang sedikit gaduh sepertinya paijo memperlakukan mamaku dengan kasar dan terburu buru.

ÔÇ£ahhhhhhhhhhhh. Paijo sayang main masuk masukin aja sih nakal banget deh ahhhhh ahhh ahhhhhÔÇØ apa yang terjadi sesaat setelah mengatakan itu yang keluar dari mulut mamaku hanyalah desahan desahan yang sangat erotis.

ÔÇ£ahhhh mantep banget ahhhhh. Ahhh mama enak banget ahhh . gimana mama enak kan paijo giniin ahhhh. Mama suka kan kalo giniin ÔÇ£ paijo mendesah. Aku mengerti sepertinya dia sedang mengentot mamaku.

ÔÇ£ wow penuh banget rasanya. ahhhhh paijo sayang pelan pelan dong ahhh kamu itu kasar banget ahhh tapi enak banget ahhhh. ÔÇ£ ahh aku mulai mengocok kontol ku ahhhh mama sedang dientot oleh temanku sendiri ahhh kurang ajar kenapa aku menikmati ini membayangkan bagaimana mamaku yang tidak melepaskan pakaian nya dientot dari belakang oleh paijo ahhhhh.

ÔÇ£rasanya lebih enak dari mama ngocok memek mama sendiri kan ahhhh anget banget ahh kontol paijo enak ma, makin paijo teken kedalem makin geli geli enak ma ahhhh ÔÇ£ paijo balas menjawab sepertinya ia sudah sangat keenakan saat mengentot mamaku.

ÔÇ£ahhh iya paijo sayang kontol kamu gede banget keras banget ahhhh pelan pelan paijo sayang memek mama penuh banget ini ahhhhÔÇØ ahhh mamaku memuji paijo seolah olah dia sudah takluk sepenuhnya pada orang jelek itu.

ÔÇ£Hahah udah jelas dong mama sayang. Kalo gitu paijo mau ngecrot didalem ya maa ahhhh bangsat makin lama makin enak sih . gimana ma, mama mau kan kalo paijo buang peju di memek mama. Kalo enggak paijo berenti nih. HehehÔÇØ

ÔÇ£ahhh jangan paijo sayang, ÔÇ£ ahh sepertinya mamaku masih memiliki akal sehat ia menolak…
ÔÇ£jangan dilepas ahhh enak banget memek mama penuh banget ahhh. Jangan berenti. Keluarin aja didalem mama mau ngerasain semburan kamu anak mama paijo sayang ahhhhhhhÔÇØ

ÔÇ£Ah tante mama udah mulai kerasa ahhh,geli banget ini kontol paijo, mama ahhhh dikit lagi mama seksi, ahh pokoknya mama harus terus gini, pokoknya dodo gak berhak lagi atas mama ahhh enak ma geli geli enak ma, ahhh anget mama sayanggÔÇØ

Terus ahhhhhh nikmat banget ,terus goyang yang kenceng maaaa ahhhh keluar keluar keluarrrrrrrrr paijo keluaarrrrr ahhh ahhhhhhhÔÇØ paijo menjerit seperti orang yang sedang kerasukan. Sepertinya dia menyemburkan peju nya didalam memek mamaku aghhh kurang ajar. Tapi tetap saja aku membayangkan bagaimana ekspresi mamaku yang disiram oleh paijo terasa sangat nikmat.

ÔÇ£ahhhh anget banget . ahhh paijo sayang. Banyak banget ini hihihi, ini aduuuhhhh nikmatnya ahhhhhhÔÇØ mamaku balas bicara

Setelah itu tidak terdengar suara apapun dari toilet tempat mereka sepertinya mereka masih saling meresapi apa yang baru saja mereka berdua lakukan.

ÔÇ£Gimana rasanya ma . Enak bener kan. Pokoknya sesuai perjanjian di mobil tadi ya ma mulai sekarang mama gak boleh bilang sayang ke dodo lagi paijo cemburu ma pokoknya tubuh mama sepenuhnya untuk paijo, toked mama cuman boleh paijo yang kenyot , bibir mama cuman boleh paijo yang isep, pokoknya mama harus ngulumin kontol paijo terus ya maa,ÔÇØ

ÔÇ£aaaaaaaaahhhhhhhhh mama main kocok kontol paijo aja paijo geli bangett maa ahhh, kulum ma kulum lagi kontol paijo, ahhhhhhhhhhh paijo keluar lagi ma aghhhhhh aghhhhhhÔÇØ crot crot crot terdengar suara sperma yang muncrat.

ÔÇ£hihihi iya deh mama akan turutin semua yang paijo minta hihihihiÔÇØ

Aghhhhhh mendengar itu aku pun mulai mengocok kontol ku ahhhh sialan mereka sudah mecuri mamaku , ahhh bisa bisanya mamaku mau dientot dengan ketiga temanku sementara aku ditinggalkan dirumah, aahhhh apa mamaku akan dientot terus menerus, aku juga ingin aku ingiin mengentot mamaku, agggggggggg aku terus mengocok kontol ku , ahhh udah diujung ma udah diujung ahhh MAAAA crot crot crot.

ÔÇ£Yaudah yuk sayang jangan kelamaan istirahat deh, katanya kalian mau ajak mama ke hotel hihihi, katanya mau minta mama kelonin terus mau tiduran telanjang sambil meluk mama sampe pagi hihihi ÔÇ£ suara mamaku

ÔÇ£ehh iya ma yuk kita lanjut ke hotel deh aku udah gak sabar nih mau kelon kelonan heheÔÇØ

Drakkk terdengar suara pintu yang dibuka sepertinya mereka akan pindah lokasi ahhh sialan bisa bisa nya mamaku melayani si paijo ngentot, dan bisa bisa nya dia memanggil paijo dengan kata sayang , dan dia juga mau dipanggil denga sebutan mama, aku yang sudah terlalu lemas karena baru mengeluarkan sperma ku ahirnya tertidur di toilet, aku hanya berharap aku bisa mendengar apa yang mereka lakukan sebelum datang ke club ini dan setelah dari club ini bisa kudengar nanti semoga rekaman itu bisa menjelaskan padaku.

Ahirnya aku pun tertidur lelap.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*