Home » Cerita Seks Mama Anak » Kakakku Menyetubuhi Ibuku

Kakakku Menyetubuhi Ibuku

Perkenalkan nama ku dudi (15th) aku dua bersaudara ,kakak ku ojan(20th).
Kami beruntung lahir dari seorang ibu yg cantik dan semog (gendut) hehe, ibuku bernama anik.
Singkat cerita ayah ku kerjanya pindah pindah,karena hanya sebagai kuli bangunan.
Kami selalu sayang dengan ayah dan ibu,bahkan dengan umur yang segede ini pun kami sekeluarga masih tidur sekamar.
Hm maklum..rumah sempit,cuma ada satu kamar.
Ketika ayah kerja keluar kota,aku dan kakak ku ojan selalu menjaga ibuk,menemaninya sepanjang malam.
Maklum aku anak yang agak manja,tak jarang tiap maw tidur masih pingin diplelug ibuk.enak sih badan ibuk gendut terutama dada nya gede mungkin (38b),hihi gak papa kan ibuk sendiri.
Hari ini ayah berencana mau keluar kota kerja ikut temanya ada proyek.
Jadi kami disuruh menjaga rumah dan ibuk ,ayah berkata”dud ,ojan jaga rumah baik baik nak..! Ibuk ayah serahin ke kalian.. Rawat ibuuk juga,kalo di suruh harus nurut,ok?”.
Kami pun cuma mengangguk saja,dengan wajah meringis.
Tapi terlihat di wajah kakaku wjah bahagia,entah aku tak tau apa maksudnya.. Di tinggal ayah malah senang,dalam hatiku apa yg buat kakaku se senang itu .
Sorenya selepas aku pulang sekolah
Aku bermaksud untuk ke kamar berganti pakaian,namun,terkunci
“ehh ada apa ini gak biasanya dikunci.
Aku coba memanggil”,ibukk! Ibukk…?siapa didalam dd maw ganti baju gerah ni..”.
Ehh ternyata ada yang menyeret tanganku dan menjauhi pintu kamar.
Ternyata itu kakakku.katanya”.sssttt! Jangan
Di ganggu… Dd mereka sedang bermesraan minggirr”.
Aku pun menjauh dari pintu dan kk sperti akan mengintip apa yg sedang dilakukan ayah dan ibuk didalam.

Kemudian
Aku pun di suruh kakak ganti baju di ruang tamu, namun kakak tidak beranjak dari samping pintu kamar.
Dia seperti mengintip dari lubang kunci,
“hei kak apa yg kau lakukan?”.
Kakak mnjawb”.itu intip sendiri!”.
Astaga aku terkejut melihat ibuk ditindih ayah dan seperti kesakitan…
Sepontan saja aku teriakk “. Ibuuuuukk! Ayah jangan sakiti ibukkk buka pintunya..”.
Mereka pun terkejut tak karuan ,eh kak ojan malah lari terbirit birit.
Aku tak tau apa yg dilakukan ayah dan ibu yg jelas mreka seperti tersakiti.
Tak berapa lama ibuk membuka pintu.
“eiii dudi kenapa teriak teriak?”.
Aq gugup mnjawab”ehm emm anu buk aku tdi liat ibuk menjerit jerit.. Jadi aku langsung teriak,”
Hemm alasanki masuk akal juga padahal yg sebenarnya yg kulihat lebih menyeramkan.
Ibu pu. Mnjawb”. Owh tak apa apa nak ibuk ga papa kok..tadi ibuk ma ayah cuma mesra mesra an sebentar,kan.ayah maw pergi agak lama”,sambil memegang kemban yg maw melorot ibuk bergegas kembali ke kamar .
“,bentar ya nak ibuk ganti baju dulu,nanti giliran kamu.”
Aq sih nyantai aja tapi kakak keliatan syok banget liat ibuk ,sampei ngowoh gitu aneh kakak ni.
Tak berapa lama ayah pun bersiap berangkat,dia bermitan dengan kami satu persatu.
Harus ada yang menghantar ayah
Aku menyuruh kak ojan untuk antar sampai terminal,tapi di menolak
“heh kakak dirumah aja…maw benahin lampu kamar kan mati! “.
Eh gitu ya sudah aku saja yang hantar daripada aku yg disuruh benahin haha.
Aku dan ayah pun berangkat,dan kakak dan ibuk jaga dirumah…
Hemmmm aku masih bingung apa yg akan dilakukak oleh kakak ini.rencana apa …?.

Setelah aku dan ayah berangkat
Kakak ku pun segera bergegas ke kamar untuk membenahi lampu,sedangkan ibuk mandi dikamar mandi .
Karena setelah sama ayah belum sempat mandi.
Kakak ku pun ternyata selesai benahi lampu tinggal mencoba menghidupkan ,namun ia butuh pertolongan karena ia ada diatas tangga,kakak pun memanggi ibuku”,buuuuk ibukkk kk minta tolong..idupin saklar lampu !”,
“,iya kak sebentar..”,
Ibuk pun bergegas mandinya dan langsung pake handuk dan menuju saklar yang ada di kamar.
“ceklekkk!
Nah lampu pun menyala,kakak ku yg berada di atas tangga tiba tiba ngowoh liat ibuku cuma pake handuk.
Ketika ibuk berjalan ke lemari untuk mengambil pakaian,kk tiba tiba terjatuuh dari tangga”bruuuuakkkk!
Ibuk pun terkejut…..”,kk kamu kenapa nak!kok bisa jatuh?”.
“.eng engga papa buk lampunya terang banget jafi agak silau maw turun tangga”;jwb kk dengan wajah mringis namun mata nakal nya memandangi gundukan dada ibuk yg hanya dibalut handuk.
Ibuk pun membopong kk ke ranjang kamar.
Tak lama kemudian aku pulang,aku mencoba mengetuk pintu
“tok tok tok aku pulangg!”,
Tapi tidak ada yang menyahut.
Aku bergegas menuju kejendela kamar barangkali ada kakak atau ibuk lagi berada disana.
Ehhh… Ternyata benar..mereka berdua lagi ada di kamar..
Namun kenapa ibuk hanya pake handuk doank? Tanya dalam hatiku.sedang kakak rebahan di ranjang ,apa mereka melakukakan hal seperti ayah dan ibuk?aku pun bertanya tanya dalam hati…
Kemudian ku coba gedor gedor pintu jendela”dog doghh ibuk kakak .. Buka pintunya.. Dd pulang!”.
Tiba tiba saja kakak ku serentak bangun…dan sperti maw melakukan sesuatuu…
Hah kenapa dia memeluk ibuk???!
Haaaaa……. Dia sperti menerkam tubuh ibuk dan menerjangkan tubuhny keranjang…
Akuu bingung harus bagaimana.
Dalam keadaan seperti ini.
Aku sudah teria Teriak tapi ibuk dan kk tidak maw mendengar.
“ibuuuuukkkkk ..kakak…….?!buka pintunyya..!
Sambil kakak ku menindih ibuku… Seakan ibuk menghantam tubuh kakakku.

aku bingung harus bagaimana..
antara mencari seseorang untuk menyelamatkan ibuk atau diam melihat perlakuan yg kakak lakukan kepada ibu.
ahh rasa penasarn lebih mendukungku,kuputuskan mengintip saja aku tidak boleh melewatkan kejadian ini dan akan ku laporkan kepada ayah.
kakak masih terus mencengkram kedua tangan ibui dan menelentnangkanya terdengar keras kk berkata”.ibuk aku tak tahan liat ibuk pake handuk.itu sungguh buatku tak tahan!”.
“hehhhh kakak maafkan ibuk..ibuk g sengaja kan tadi kakak suruh ibuk nyalain saklar lagian pas mandi jadi g sempet!”,
jerit ibuk sambil tak berdaya dan hanya bisa memalingkan wajah ke kiri dan ke kanan…
“.ibuk harus ajarin aku kayak ayah tadi!”,
pinta kakak.
“jangan nak kamu tak boleh gituan.. km anak ibuk”.
pinta ibuk sambil menjerit dan menggelengkan kepala.
namun nampaknya kakak sudah tak sabar,dia mulai membuka balutan handuk ibuk dengan mulutnya. dannn wahhh… terbuka lah…
muncul dua gundukan dada ibuk yg putih dan agak kendor.
aku sampe ngowoh meliatnya…ya ampun putih bangett.
kakak pun langsung memepetkan tindihannya dan menyedot kerass dad ibukkk
“ahhh susu mu bukkk nikmati aj g usah meronta!”,
“jangan nak jangannn kakakkkkk!”,
teriak ibuk sambil menggelengkan wjah ke kanan ke kiri sambil berlinangan air mata.
owhh sungguh aku tak berdaya dengan ini..kakakku maw meperkosa ibukuu,
aku harus segera menolongnya.
aku pun berlari mencari bantuan ke tetangga,dan membawa 3orang kembali kerumahku.
sesampai dirumah aku langsung membawa mereka menuju jendela agar bisa melihat langsung kejadian tadi.
oh tak ku duga ketika kami melihat ke arah kamar sudah tidak ada mereka(kk dan ibuk)
kemana mereka?
apa yang terjadi?.
al hasil aku malah disangka mengada ada oleh tetenggaku”woyyy duud yg bener aja kakak kau memperkosa ibukmu!u gila yaaa? pak bapak mending kita pergi aja !anak kecil bo ongin ortu!”.
mereka pun pergi dan mninggalkanku dengan rasa malu dan heran.
kemana kkak dan ibuk?
apa tadi hanya ilusi!
aku harus masuk kedalam rumah.
ku ketok pintu
“tok tok tok bukkkkkk buka pintunya! cepatttt!.

“ceklek….”,
“ehh dud kok udah pulang?cepet amat anterin ayah?”.
Tanya ibuk dengan nada tak beraturan.
“iya buk jalanan sepi jadi cepet nyampe terminal…ehhhh ibuk g papa kan?adk tadi liat ibuk sama kakak??”.
Belum sampai aku selesai bicara langsung dipotong
“heh dd kamu ini kenapa..?kesambet?dari tadi ibuk di dapur bikin es kok.. Cepet masuk rumah!udah ibuk siapin es campur kesukaanmu”.
Wah mana mungkin bisa begini…
Apa aku salah lihat?
Lantas dimana kakak?.
“eh buk kakak dimana?”.tanyaku
“.em lagi mandi nohhh di dalam”.
Lohhhh perasaanku curiga ini..
Tak mungkin ini hanya ilusiku saja.
Aku harus cari tau dan bergegas ke kamar…
Sesampai di dalam kamar aku menolah noleh mencari sesuatu apa ada yg janggal,
Seharusnya ranjang berserakan,dan berantakan jikalau pristiwa tdi benar terjadi.
Ahhh aku jadi pusing,namun ada satu hal yang membuatku heran.
Kakakku … Heh kenapa kakakku pake handuk ibuk?padahal tiap dari kami punya handuk masing masing.
Sial……!
Jangan jangan mereka telah melakukan persetubuhan…
Tapi kenapa kakak membiarkanku melihatnya,
Duhh.. Aku harus cari tau apa maksud kakak!.
Malamnya pun kami tidur seperti biasa..
Aku minta dikelonin…
Ketika wjahku menempel ke dadanya terlintas ada cap merah di leher ibuj.
Eh apa ini salah satu tanda tadi sore..?
Sial kakak pun biasanya tidur di sampingku.kali ini dia malah tidur disebelah ibuk(membelakangi)
Aku jadi semakin heran apa yang akan di lakukan kakakku ini.
Aku harus cepet tidur (pura pura tidur)biar dapat mengetahui apa yg akan dilakukan kakak terhadap ibuk malam ini.

malam pun semakin larut,aku pun berusaha memejamkan mata di tengah himpitan dada ibuk..
namun belum terjadi reaksi apapun diantara kakak dan ibu.
nampaknya ibuku memastikan pula bahwa aku harus sudah benar benar tidur.
stelah agak lama terdengar bisikan lirih yg ku dengar,
“,ibuk..ssst.ayo lanjudkan!.”
tak jelas bisikan sapa itu tadi.
namun ibuk sepaerti menjawabnya dengan menggeser bagian tubuh bokongnya lirih.
mungkin maksudnya agar tidak membangunkanku..
sehingga kini hanya bagian dadanya saja yg masih melekat denganku.
terdengar detak jantung ibuk seperti naik tak beraturan,
ehhh.. kenapa ibuk tiba tiba bgini..aku tak berani menoleh ke arah lain sedikitpun,aq tak mau menggagalkan rasa ingin tahu ku.
ohh semakin lama detak jantung ibuk semakin ga karuan,aq beranikan diri mencoba mendongak melirik wajah ibukk.
astaga!seakan meme wajah ibuk seperti akan merintih kesakitan..Da ap ini
“ssshhh uhhhhh…!
huuhh”.
sesekali terdengar suara itu dari mulut ibuk…
aq jadi tambah penasaran..
disisi lain seakan ranjang kami begetar tak karuan,
astaga kenapa tiba tiba dadanya mengeras.. disertai basah keringat yang mulai muncul..
ohh ibuukkk..ingin aku mengetahui apa yg sebenarnya terjadi,apa yg dilakukan kakak di belakangmu!?
aq terbujur kaku dengan pemandangan ini,
ingin sesekali aku gigit dada ini biar aktifitasnya terhenti,tapi aku takut bakal merusak suasana.
tak lama kemudian muncul bisikan yg keluar dari mulut ibuk
“,uhhh ssstt. jangan nak,sudahhh ,qumohon..ibu kesakitan”.
seketika itu pula ..tiba tiba suasana pun berhenti,tak ada suara ranjang yg bergoyang,detak jantung ibuk pun mulai normal.
dalam hati aku pengen segera mengetahui apa yg sebenernya terjadi,!sekaligus membuka aib ini.
nampaknya lagi lagi aku tak kuasa,aq terlalu nyenyak di posisiku begini( didekap oleh dada ibuk).
ehh entah kenapa aku tak bisa menahan rasa kantuk ini,dan tertidur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*