Sex Spy

matahari telah terbit tanda aku mulai sekolah. namaku rian, aku sering di ‘eeh ada rian The Nasib’ tapi aku orangnya ga dendaman. aku baru menginjak kelas 3 smp dan aku termasuk orang yang ganteng “kata temen ceweku”. aku mepunyai otak cerdas dan selalu menciptakan penemuan. aku mempunyai adik yang hanya beda 1 kelas / 1 tingkat denganku namanya siska. dia orangnya feminiiiim… banget sejak mendapat men di kelas 5 sd. dia suka memakai celana ketat,rok mini, dan kadang juga ga pake bh, aku tahu dari pentilnya yang keliatan saat memakai baju / dress. dia mempunyai payudara tociiiil. tapi aku tidak menjadikanya masala karena pas sekali dengan wajahnya.

sejak masuk smp, aku sering sekali mendengar suara desahan dan nafsu dari kamarnya. aku heran apakah itu video bokep/memang desahanya? aku pertama-tama tak heran dan mengabaikanya. tapi lama kelamaaan aku makin penasaran aku akhirnya membongar otak dan mencari ide. 1 hari, 2 hari dan bahkan 1 minggu belum ada ide yang muncul. aku lalu iseng-iseng foto-foto dengan camera handphoneku. handphoneku asli jepang dengan teknologi canggih. dari handphone itu aku mendapat ide briliian! aku mencobanya di lab teknologi di sekolah dan dirumah. aku salurkan bluetooth jaringan system dengan laptopku. setelah 2x percobaaan dan Voiiilaaa. aku menciptakan cctvku sendiri. besoknya setelah adiku pergi ke sekolah dan aku sengaja libur buat menyusun rencana. aku pura-pura sakit. ku masukan air ke hidungku agar aku dikira pilek. setelah semua aman lalu aku menaruh handphoneku yang mini itu ke salah satu sudut di jendela. aku mulai mengetes lagi dan berhasil. malam-malamnya aku makan bersama dan ngobrol ngobrol
“rian, udaaah enakan belum tubuhnya? ” tanya ibuku
“udaah maah udah aga enakan ” kataku sambil tersenyum
“kalau kamu sakit lagi, langsung ke dokter aja ya!” saran papaku
di sela sela percakapan ibuku menoleh ke siska yag membawa : timun ,minyak goreng,penjepit jemuran, wortel dan kabel.
“naak kamu mau ngapain bawa gituan segala?” tanya ibuku heran
“buat tugas maah biasalaah anak KIR ” jawab siska dengan logat senyum
“ooh makan dulu niiiih, jangan sampe kamu pingsan lagi” kata ibuku
“entaar malam aja maaah. kan masih bisa” kata siska

setelah siska masuk ke kamar aku izin mau belajar ke orangtuaku. di kamar aku memulai rencana dan menyalakan semua system. dan voiiiiilaaa…. si siska sedang buka baju. aku melihat dia membuka baju sampai telanjang. di tengah ke asikanku aku kageet bukan main. si siska sudah ga perawan. astagaaa sama siapa dia ngesex? terakhir aku tidak sengaja membuka pintu saat dia ganti aku lihat dia masih perawan. aku merasa sedih. namun kesedihanku hilang setelah melihat beberapa adegan.

pertama siska merangsang diri dengan menjepit putingnya dengan penjepit baju dan menggesek gesekan timun. dia meracau bebrapa kali. setelah itu timun itu dia tegakan dan mulai memasukanya kedalam liang vaginanya “seperti posisi woman on top” aku melihat ia mulai selesai. setela itu dia isep itu timun seperti menghisap penis cowo. sehabis itu dia ikt dirinya dengan kabel trafo dan yang meyambung ke listrik tegangan rendah. sehabis itu da maukan kawat trafo itu. bebrapa kali ia gemetar dan akhirnya mngeluarkan cairan . habis itu dia melumuri dirinya dengan minyak goreng dan penjepit baju itu ia jepit lagi pada puting dan clirotisnya ia menahan sakiit, aaaah. dan aku pikir ia mau menyudahinya. dan aku lihat dia bingung mencari sesuatu. aaah ini kesempatanku. aku ga bleh melewatkan kesempatan ini. lalu aku memanggil dia
“siskaaa…. buka pintunya dong… aku mau mengembalikan kalkulator”
“iii,,,iiyaa kkaakkkk ttu…tunggu” jawabnya gelagapan. aku berpikir dia pasti kebingungan karena mau keluar atau gimana.
“sissskaa aku tau kamu sedang onani, buka aja” jawabku lembuut
lalu ia buka pintunya dengan malu malu ia menjawab
“kok tau aku sedang onani? apa racauan ku kekerasan ya?” tanyanya
“kamu lihat tuuuh ada hape kk untuk mengetahui kamu sedang apa.” jawabku
“kakkk pliiis kak jangan bilangin ke papa atau mama kalau aku udah gga virgin” jawabnya sambil menangis
“sudaah sana mandi dulu baru kita omongin” jawabku
akhirnya dia mandi dengan bersih.

setelah mandi dia mengobrol denganku
“kak pliis ya jangan kasih tau” mohonya lagi
“iyaaa iyaaa. kamu kenapa ga sama kakak aja kalau mau ngesex?”tanyaku balin
“kakak mau? yaudah ayoo aku puasin kakak.” jawabnya

akhirnya kami saling bertelanjang bulat dan mulai permainanya. aku orangnya ga mau lamaa. jadi aku minta langsung masukan saja. dia mengangguk. “aaah sakiit” karena belum ada pelumasnya jadi dia merasa kesakitan. kami menggunakan posisi womanontop. kami lalu merangsang diri. penisku masih full di dalam vaginanya. lalu aku memegang payudaranya dan aku mulai merasakan ada cairan hangatdi penisku. mengetahui itu aku meminta siska memompanya. aku tetap memeras payudaranya.
“aaah kakkk enak bangeeet aaahh” katanya
“iya… enak bangeeet” kataku
dia terus memompanya dan terus menerus. dan lalu aku memegang clirotisnya agar ia masih terangsang. setelah beberapa lama ia mengatakan
“kaaak udah mau keluar beluum aku mau niiih” katanya mendesah
“aku juga mau keluar niiih keluarin di dalam aja ya” kataku
“kaaaak jangaan udah stop aaah” katanya
ia sudah mulai berhenti namun aku tetp memompa sambil memandu tubuhnya. tak lama kemudiaan
“aaah siskaa akuu keluaaar..” kataku
“aah akakkkkkk…” teriaknya
croootss penisku basah berlumuran dengan cairan kita berdua.
“yaah kakak, jadi basah deeh” katanya
aku hanya tersenyum kami lalu tiduuur bareng dengan posisi siska meniindihku dan penisku masih dalam vaginanya.

saat pagi jam 1 aku sengaja bangun agar ga curiga ortuku. untung kamarku di lantai 2. aku merasakan penisku masih didalam vaginanya. karena masih masuk aku amsih menikmatinya kadang aku putar kadang aku pompa. aku memutauskan onani dengan cara aku menaikan dirinya dan agak megocok penisku. saat aku mau keluar aku pompa dan aku keluarin di liangnya. aku mengingat besok ortuku pergi jadi aku tidur keadaan gitu lagi. saat jam 4 aku dan siska bangun bersamaan dan aku memutusnkan mengeluarkan penisku. anehnya penisku agak susah dikeluarkan dan saat aku mau keluarkan siska kesakitan. tapi itu tak masalah cuma karena air buangan kita tadi mengeras dan melengket di vaginanya. dan itulah cerita saya

Tamat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*