Home » Cerita Seks Mama Anak » Ibuku Tukang Pijat 5 (Tamat)

Ibuku Tukang Pijat 5 (Tamat)

Cerita Sebelumnya : Ibuku Tukang Pijat 4

Selepas aku mandi lalu aku bergabung dengan ibuku untuk menonton TV sambil makan martabak yang aku belikan.

Bima : Enak bu martabaknya (sambil tersenyum)
Ibuku : Enak bim, enak banget (dalam hatinya cemas tentang kejadian bersama anto teman anaknya tadi)

Bima yang melihat ekspresi ibunya yang aneh itu, lalu dia bertanya

Bima : Ibu kenapa, sepertinya ada yang ibu pikirkan ? (dengan wajah bingung)
Ibuku : eengak kok bim gak ada apa apa (dengan nada yang gugup).
Bima : gak mungkin, pasti ada sesuatu sampe ibu bilangnya gelagapan gitu. Ayo kasih tahu bima bu (dengan rasa penasarannya).
Ibuku : oh ini bim (terputus)

Tok.. tok tok
Diluar rumah terdengar suara ketukan pintu dan ada suara yang memanggil bima, lalu bima menuju suara itu.

Bima : sebentar ya bu sepertinya ada tamu
Ibuku : iya sana bukain, sepertinya teman kamu.

Lalu bima bergegas menuju pintu, dan dibukakannya pintu itu dan ternyata temannya jamal yang berada didepan.

Bima : Oh.. jamal, napa mal ?
Jamal : gini bim, ada kabar duka (dengan suara tergesah gesah)
Bima : Kabar duka apa mal (dengan nada dan ekspresi penasaran).
Jamal : gini
Bima : eh anak ini, terusin dunk
Jamal : si anto, dia kecelakaan bim
Bima : apa ? (dengan nada kaget)

Ibu bima mendengar dari dalam lalu keluar

Ibuku : ada apa bim, kok si jamal gak di suruh masuk.
Jamal : Gpp Bulek di luar aja.
Bima : si anto bu, dia kecelakaan. Tapi gpp kan mal si antonya?
Jamal : anton sudah ngak ada bim (dengan nada sedih)
Bima : gak ada gimana ? jangan maen maen ah kamu, gak lucu ini (dengan nada panik)
Jamal : bener bim, anto meninggal di tempat dan sekarang sdh dibawa ke rumah duka.
Bima & Ibunya : Innalillahi
Ibuku : memang dy kecelakaan kenapa mal ?
Jamal : tumburan sama truk bulek, sama sama ngebut trus supir truknya sekarang di tahan ke kantor polisi.
Ibuku : ya ampun kasian banget
Jamal : ayo bim kita ketempat anto
Bima : ya ayok lah, bu bima tinggal ya
Ibuku : iya bim sana, sampein turut berduka dari ibu ya bim.
Bima : iya bu..
Jamal : permisi dulu bulek
Ibuku : iya hati2 bawa motornya, pelan pelan aja,

Lalu bima dan jamal pergi menuju rumah anto, di rumah perasaan ibu bima cemas sedih gembira campur aduk, pasalnya dia tidak perlu menceritakan yang terjadi pada dirinya dan anto karena anto sudah tidak ada. Ada rasa lega dalam hatinya.

Kejadian anto sudah dua bulan berlalu, dan kini kondisi kandungan ibunya bima semakin membesar saja dan sudah memasuki bulan ke 4 jalan ke lima, dan masih belum ada kabar dari bapaknya bima, ibunya merasa cemas karena takut nanti persalinannya tidak di tunggui suaminya dan apa kata orang, di sisi lain bima senang karena ibunya jadi miliknya seutuhnya. Di suatu malam itu mereka tidak ada firasat kalau sang bapak akan pulang dan memergokin aksi mereka.

Didalam kamar ibu dan bapaknya kedua insane itu sedang bercumbu.
Ibuku : bim ayo jilati terus memek ibu nak, ahhh enak banget
Bima : iya bu, memek ibu enak banget wangi

Lalu.. usapan tangan bima sudah pindah ke dada ibunya, sambil bibirnya mengenyot putting ibunya yang sudah keras. Ahhh ahhhh.. hanya itu yang keluar dari bibir ibunya

Bima : bu.. kulumi kontol bima bu (sambil berbalik badan)

Tanpa menunggu lama lagi kontol bima langsung dikulumnya

Bima : ahh enak bu ahhh terus bu
Ibuku : hmmm hmmmm kontol kamu tambah gede aja nak, jadi susah ngulumnya sudah (sambil terus ngulum)
Bima ; hehehe ya udah kalau susah biar mulut bawah ibu aja yang ngulum

Ibunya tersenyum lalu dengan posisi ngangkang siap untuk dimasuki kontol anaknya, tanpa menunggu lagi dan dilihat memek ibunya yang sudah basah lalu di tuntunnya kepala kontolnya yang sudah mekar seperti jamur itu di arahkan pelan pelan kontol itu masuk ke lobang memek ibunya dan ahhh ahhhh hanya itu desahan yang keluar dari mulut ibunya lalu bles kontol itu masuk semua ke rahim ibunya lalu mulailah ritme genjotan kontolnya. Plok plok plok. Bunyi peraduan dua kulit ibu dan anak

Ibuku : ahhh enak bim enak sekali nak ahhh yang kuat nak
Bima : iya bu memek ibu enak banget rapet banget. Ibu hamil memeknya malah tambah sempit ahhhh (plok plok sambil kontolnya keluar masuk memek ibunya)

Ciuman mereka pun semakin panas dan genjotan bima semakin kencang sampai tak terdengar suara pintu di ketuk, dan ternyata di luar sana bapak bima datang dan pulang kerumah, saat di dapatin pintu rumah terkunci bapak bima bermaksud lewat pintu belakang tapi saat melewati samping kamarnya terdengar suara erangan erangan pria dan satu lagi pasti suara istrinya dan bunyi khas peraduan saat orang ngentot terdengar jelas.. plok plokk

Bapakku : nah ini saatnya ku tangkap basah bune yang sedang selingkuh

Lalu bapaknya bergegas menuju pintu belakang dan dy tahu pintu belakang Cuma di ganjal sama pengunci yang terbuat dari kayu makanya dia bisa membukanya, lalu dengan cepat menuju pintu kamar yang tidak tertutup dan betapa terkejutnya dia mendapati sepasang insane sedang panas panasnya bercinta sambil berciuman dan tas yang dibawanya jatuh kelantai lalu kakinya lemas karena mendapati yang bercinta dengan istrinya tak lain adalah anaknya sendiri..

Ibuku : ahh bim ayo yang keras nak ibu mau sampai

Plok.. plok. Kontol raksasa bima keluar masuk memek ibunya dengan ritme cepat dan hal itu mebuat mata bapaknya bima terbelalak dan lemas, karena walau pernah melihat hal tersebut tapi waktu itu bima bilang kalau dia sedang bersihkan memek ibunya dan ternyata dia sadar kalau selala ini dia di bohongi oleh anaknya
Bima : iya bu sabar bima juga mau keluar (suara nya terengah engah)
Ibuku : ahhh bim ibu gak tahan ahhhh (serrr serrr kontol bima tersiram cairan hangat ibunya )
Bima : ahhhh bu. Memek mu enak banget bu. Ngempot banget ahhhhh bima keluar bu ahhhh croot crottt crottt (7x sepermanya menembak dirahim ibunya dan selalu banyak sperma yang keluar dan sangking banyaknya sampai meluber keluar memek ibunya seiring dengan genjotan genjotan pelan saat bima orgasme)

Mereka masih dalam posisi bertumpu sambil nafas mereka ngos ngosan, dan di depan pintu bapak bima sudah terduduk dilantai karena lemas, lalu bima berbalik badan sebelumnya dy bilang kalau memek ibunya legit banget.

Bima : gila memek ibu enak banget. Bima sampe gak tahan ngecrot bu..
Ibuku : ihhh anak ibu kayak belum pernah ngerasain aja, padahal tiap hari kan kontol kamu selalu bersarang di memek ibu (sambil keduanya tertawa)

Keadaan mereka di kejutkan dengan suara tangisan dari depan pintu kamar ibunya, pas di dapati ternyata bapaknya sedang terduduk dibawah sambil menagis. Mereka berdua pun pucat pasi karena aksi mereka ketahuan oleh bapak. Ibu bima mulai berani untuk inisiatif turun dan menegur suaminya.

Ibuku : pak, bapak sudah pulang, kapan pak (sambil mengambil jarik untuk menutupi tubuhnya)
Bapakku : kalian tega sekali sama bapak.. (sambil isak tangis bapaknya)

Ibunya tak dapat bicara, lalu bima memutar otak untuk mengelabihi lagi bapaknya.

Bima : tega gimana pak ? malah bima bantu bapak ?
Bapakku : bantu dengan apa ? dengan ngentotin ibu kamu sendiri ? (dengan nada marah)
Bima : iya, karena bapak tidak ada sedangkan usia kandungan ibu sekarang yang mengharuskan ibu sering sering ngentot biar persalinannya lancer. Apa bapak pernah befikir siapa kalau bukan bima yang bantu ?

Bapak bima terdiam sejenak

Ibuku : iya pak jangan salahin anak kita, dia sudah maik sekali pak selama bapak gak ada dan dia harus setiap hari ngentotin ibu walau dia capek bekerja demi persalinan ibunya.
Bima : iya pak. (dengan ekspresi meyakinkan)
Bapakku : jadi begitu ya maafkan bapak ya bu bim (sambil memeluk istri dan anaknya)

Di dalam hati bima dan ibunya lega karena bisa mengelabuhi bapaknya sambil keduanya melirik satu sama lain.

Bapakku : ywd sekarang kamu pakai baju kamu bim
Bima : iya pak, sekarang ada bapak jadi tugasnya gentian bapak (sambil bima tersenyum polos lalu dibalas senyuman oleh bapaknya)

Lalu setelah bima dan ibunya berpakaian, bima lalu meninggalkan kamar orang tuanya dan dalam hatinya berkata (sial kenapa bapaknya balik jadi dia balik lagi kekamarnya yang sudah tidak pernah di pakai lagi sehingga dingin kamarnya). Di dalam kamarnya bima masih mengintip dan mendengarkan pembicaraan kedua orang tuanya.

Bapakku : bune, sebenernya jujur ibune selingkuh sama siapa dan siapa bapak dari bayi yang ibu kandung ?
Ibuku : sebenernya pak, dari dulu ibu mau bilang kalau anak yang ibu kandung adalah anak bima anak kita pak
Bapakku : apa ? (dengan nada teriak dan melotot)
Ibuku ; ssttt pak.. jangan kuat kuat, bima tidak tahu pak ?
Bapakku : kenapa bisa dan kenapa bima tidak tahu ? (sedikit heran)
Ibuku : iya pak, bapak inget kan yang waktu malam ibu tidur sama bima di kamar bima yang bima mimpi basah itu pak,. Bima kan ngentotin ibu. Bapak tahu sendiri kontol anak kita gede dan panjang mana sperma dia banyak dan kental. Dan ibu sedang masa subur jadi langsung jadi pak
Bapakku : hah jadi bima tidak tahu hal ini ?
Ibuku : iya lah pak, bagaimana bisa ibu bilang sama bima kalau ibunya hamil anak dia.
Bapakku : tapi dia ngentotin kamu terus sekarang sudah
Ibuku : iya pak, sebenernya maaf ya pak. Ibu juga jadi ketagihan sama kontol bima sejak malam itu bima ngentotin ibu dan ibu pengen ngerasain terus semprotan sepermanya pak. Jadi kebetulan di suruh ibu bidan suruh ngentot makanya ibu minta tolong sama bima.

Bapakku terdiam dikamar dan ibuku sepertinya jadi panic

Ibuku : pak bapak gak marah kan ? maafin ibu pak
Bapakku : huft. Ya mau gimana lagi, bapak sayang sama kalian berdua dan terlebih lagi yang kamu kandung anaknya bima jadi ya anak dan cucu bapak juga jadi keturunan kita masih (sambil senyum)
Ibuku : makasih bapak (mereka berpelukan) dan bapak masih ngijinin gak kalau bima masih boleh ngentotin ibu (sambil tersenyum)
Bapakku : iya boleh boleh asal bimanya mau soalnya ada bapak sudah dan dia tadi bilang sekarang sudah tugas bapak.
Ibuku : tenang aja pak, pasti mau soalnya kan ngentot itu enak apalagi anak muda kayak bima baru nyobain ngentot pa (sambil mereka tertawa).
Bapakku : hahahahaha.. kamu atau bima yang suka
Ibuku : sebenenrnya dua duanya sih pak, tahu gak kalau gak ada bapak, bisa bisa ngentotin ibu sehari 4 sampe 7 kali.
Bapakku : ya ampun kuat banget anak itu.
Ibuku : iya dung kan anak bapak hehehhehe

Dan mereka pun keluar dari kamar lalau bapakku memanggilku dan mengajakku ngombrol berdua
Bima : ada apa pak, kok manggil bima (aku memasang wajah yang sok polos )
Bapakku : begini bim, aduh gimana ya ngomongnya (bapakku jadi kikuk sendiri)
Bima : ywd tinggal ngomong aja sih pak
Bapakku ; begini, kan kamu sudah ngentotin ibumu
Bima : hmmm iya pak, kan bantu ibu
Bapakku : iya bapak tahu, tapi gini ibumu tu ngidamnya agak aneh (rada canggung ngomongnya)
Bima : aneh gimana pak ? kok bima gak tahu ya selama ini ? (aku yang jadi bingung di buatnya)
Bapakku : iya aneh, dia ngidam kamu entotin eh jadi gini maksud bapak ya kalau kamu gak keberatan ya kamu masih boleh bantuin bapak dengan ngentotin ibu. Kamu mau bantu bapak ?
Bima : mau dung pak (sambir cengengesan) tapi apa bapak gak mau ngentotin ibu ?
Bapakku : yam au lah maksdu bapak ya kalau kamu mau ngentotin ibu ya bisa kapan aja ya gak mesti barengan sama bapak soalnya bapak yang malu nanti.
Bima : malu napa pak ? kan asik kalau bareng bareng jadi kita bertiga dech ngentot nya sama ibu
Bapakku : ya malu lah, kontol bapak gak ada separuhnya dari punya kamu, pokoknya gak usah bareng deh.
Bima : ok dech pak.

Aku lalu menuju dapur dan melihat ibuku sedang menyiapkan makanan yang di bawa bapak dari Jakarta.
Ibukku : gimana nak ? sukses kan (ibuku tersenyum)
Bima : iya bu ibu pinter (lalu aku kecup bibir ibuku).

Dan sejak saat itu bapakku terbiasa mnonton kami bercinta tapi aku tidak boleh melihat bapak ngentotin ibuku sampai anak yang ibu kandung lahir, dan kami tetap tidak ngentot bertiga karena bapak tidak mau itu terjadi. Dan ibuku melahirkan anak laki laki yang tampan seperti aku, ya dung kan aku bapaknya ^_^

– The End –

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*