Home » Cerita Seks Mama Anak » Ibuku Tukang Pijat

Ibuku Tukang Pijat

Cerita Sex Sedarah Dengan Mama Ibuku Tikang Pijat – Perkenalkan Namaku Bima umurku saat ini 19 tahun tapi aku ingin bercerita saat unurku 16 tahun. Aku anak kedua (saat itu) kakak ku perempuan namanya Lulu dan beliau meninggal karena bunuh diri saat umurku 12 tahun, mbak lulu nekad mengakhiri hidupnya karena trauma akibat perkosaan yang menimpanya beberapa bulan setelah dia bunuh diri.
Bapak ku bernama Budi (35 Tahun) dan ibuku Sri (30 Tahun). Bapak ku bekerja sebagai buruh tani dan ibuku bekerja sebagai Tukang pijit, tapi ibu hanya boleh mijit Perempuan oleh Bapak ku. Kami keluarga kurang mampu dan aku hanya menyelesaikan sekolah ku sampai bangku SMP saja tepatnya umurku 15 tahun aku sudah tidak melanjutkan sekolahku. Dari kecil aku terbiasa membantu orang tua ku khususnya Bapak untuk jadi buruh tani, tak heran walau umurku baru 16 tahun saat ini ku memiliki Badan yang besar sixpack dan tinggiku 175 Cm.

Wajahku terbilang Ganteng untuk ukuran anak kampung, Badanku sangat subur sehingga sudah ditumbuhi bulu yang lebat di kaki, ketiak tetapi dadaku hanya bulu2 halus, untuk bulu dikelamin sering aku cukur sehingga rapi (aku sering nonton Film Porno dan pemerannya selalu mencukur bulu kemaluan mereka). Aku sanggat bangga dengan kontolku, karena umurku baru 16 tahun tapi kontolku panjangnya sudah 19cm dan berdiameter 5.5 cm. Bapakku orang kampung yang biasa saja hanya saja badannya sama kekarnya seperti aku hanya kulitnya hitam sedangkan aku berkulit kuning mungkin warisan dari ibuku dan tinggi ayahku hanya 160 cm dan dy lebih pendek dari ibu yang mempunyai tinggi 165 cm. Sedangkan ibuku sendiri wanita yang cantik berkulit kuning bersih dengan dada yang kencang (mungkin baru 30 tahun maklum orang miskin dikampung pula nikahnya cepat biasanya) dan besar. Sebab itulah ibu tidak boleh memijat laki laki karena nanti mereka nafsu dengan ibu dan ayah pastinya cemburu. Sebelumnya aku tak berfikir apa apa tentang ibu ku tapi semenjak kejadian itu yang membuat aku melepas perjakaku, yak arena orang tua ku yang kolot sech.

Kejadian itu dimulai waktu umurku sudah 16 tahun, aku kerja serabutan dan saat itu aku lagi maen dengan temanku mengendarai motor. Entah apes atau gimana motor yang kami kendaraan jatuh dan kaki ku tertimpa motor di pergelangan kaki ku sehingga keseleo tak dapat dihindari. Tetapi temanku si anto yang punya motor tidak apa apa karena dia yang bawa motor jadi pas jatuh dia sudah loncat. Jadi aku langsung dibawa kerumah oleh teman temanku karena mereka tahu ibuku tukang pijit dan jam segini (jam 10 pagi) pati ada di rumah.

Anto : Bulek Sri tok tok tok tok bulek. (panggil temanku di depan rumahku sambil mengetuk pintu dan memapahku)
Ibuku : iya bentar (ibuku muncul dipintu dengan mengenakan daster dan sepertinya baru selelsai mandi).
Lho.. ada apa dengan bima tok ? kok di papah gini
Bima : kami jatuh bu, jadi kayaknya kaki bima keseleo,
Anto : iya bulek, tadi naek motor kepleset jadi bima ketiban motor dech.
Ibuku : oalah kok bias, tapi motormu Gpp kan tok ? kalau rusak bingung lho bulek mau benerinya.
Bima : ihh ibu malah motor yang di perhatiin tapi anaknya gak (sambil meringis menahan sakit dan cemberut)
Ibuku ; ya gak toh bim, nanti kalau rusak mau diganti pake apa wong ibu sudah lama sepi yang mijet trus bapakmu tahu sendiri penghasilannya.
Anto ; gpp bulek wong aku yang boncengin si bima jadi ya jatuh aku yang benerin, suman pecah lampu sepion doing bik.
Tapi bima perlu dibawak ke puskesmas gak bik.
Ibuku : gak usah tok, biar bulek urut aja, minta tolong bawa kedalem nak nanti bulek gelarin kasur lantainya (sambil ibuku menyipkan kasur lantai didepan tempat nonton TV kami (walau hanya TV 14 Inch).

Aku direbahkan di kasur sambil ibuku mengambil minyak sayur untuk urut.
Anto : bulek saya permisi dulu ya mau bawa motor ke bengkel.
Ibuku : iya tok, makasih ya sudah nganter bima
Anto : iya bulek gpp (sambil pergi naekin motornya)

Lalu ibuku menutup pintu depan, dan menemui ku di ruangan TV.
Ibuku : oalah bim, sakit gak ini (sambil megang kaki ku yang keseleo)
Bima : aduh bu sakit toh, tapi gak sakit banget sech.
Ibuku : hus namanya sakit ya sakit, trus keseleo ya harus diurut sampe pangkal betisnya biar ibu benerin uratnya.
Cepet bim dibuka aja celana levis kamu biar ibu bias mijitnya (saat itu aku mengenakan celana levis panjang, maklum lagi mau jalan sama temen temen).
Bima ; (cemas banget karena aku gak pake celana dalem soalnya emang gak pernah make celana dalem coz panas) aduh bu gak usah dibuka, pijit aja di mata kaki tau di gulung aja celana bima soalnya bima malu bu.
Ibuku ; oleah bim, celana levismu ini ketat banget trus keras jadi nanti malah sakit kakimu kalau gak di buka, sama ibu aja malu. Kan lagi sakit juga.

Ibuku tidak menyadari kalau anaknya sudah besar dan tidak memakai celana dalam lagi dibalik celana levis yang ku kenakan, mungkin piker ibu kalau aku pake celana dalem. Biasa malu nanti kontolku yang gede itu dan panjang, meloncat keluar dari celana ku dan dihadapan ibu. Mikirin itu perlahan kontolku mulai bangun. Duh sial batinku.

Ibuku : oh suka ngeyel sambil tangannya membuka kancing celanaku
Bima : lalu aku tahan, gak usah bun anti bima juga sembuh sendiri.
Ibuku : mana ada orang keseleo sembuh sendiri sih bim. (sambil terus membuka kancing celanaku dan resleting ku dan aku hanya pasrah)

Lalu ditariknya celanaku dari atas pinggangku sampai dip aha ibuku kagek dan menjerit ketika melihat kontolko yang setengah tegang meloncat ari celanaku.
Ibuku : aww.. besar sekali dan panjang banget bim (mukaku memerah) kamu ini gak pake celana dalem ya bim (agak gemeteran ibuku berbicara)

Aku hanya diam sambil memerah mukaku, dan ibuku terus memelorotkan celanaku sampai terlepas semua dan dapat terlihat kaki ku yang kokoh berbulu lebat dan kontol ku yang gede dan panjang yang dihiasi bulu2 yang telah ku rapikan dan hanya tinggal sedikit. Ibuku mulai mengurut kaki ku dengan minyak. Dak aku menutupin kontolku dengan tanganku dengan cara menggenggamnya, hal ini bukan membuat kontolku tak terlihat tetapi malah semakin besar dan keras, ditambah lagi ku lihat tetek ibuku menggantung dan terlihat belahan dadanya di balik leher dasternya. Terlihat jg selangkangan ibuku yang agak basah.
Aku yakin kalau ibuku juga terangsang melihat kontolku yang sudah ngaceng gagahnya. Ibuku sambil melirik melirik dan terus memijat. Akhirnya ibu buka suara setelah sekitar 5 menit kami diam tanpa bicasa sembari meringis menahan pijatan ibu di kakiku.

Ibuku : bim kok kontolmu malah ngaceng gede panjang gitu toh (sambil gemetaran ibuku berbicara)
Bima : (akupun jadi horni dan aku iseng mancing ibuku) iya bu, abisnya ibu nyuruh telanjang di depan ibu jadi ya otomatis keras sendiri kontolku.
Ibuku ; oalah bim, pasti istrimu nanti puas banget sama kamu. Udah ganteng perkasa eh kontolnya gede dan panjang. Pasti itu kesenengan nanti dia (sambil ibuku tersenyum polos)
Bima : (tersenyum nyengir) iya apa bu, kenapa ibu suka ya sama kontolku (sangkin nafsunya aku berani dech bilang gitu).
Ibuku : hus kamu kan anak ibu toh bim, ya ibu suka lah wong punya anak kayak kamu.
Bima : bukan bu, makud bima ibu suka sama kontol bima. Kalau ibu suka ya udah masukin aja bu ke mem (memek maksdunya gak ku lanjutin) biar ibu bisa ngerasain enak gak ngentot sama kontol segede ini.
Ibuku ; (wajahnya memerah) ya gak boleh toh nak, wong kamu anak ibu lho ya gak boleh kita sampe apalagi ngentot gitu nak. Kalau ibu ngentot sama bapak baru boleh nak.
Bima : (agak kesal sech tapi masih usaha) apa bedanya toh bu, bapak kan laki laki dan bima juga laki laki trus kalau ibu perempuan, jadi kodratnya laki laki ya ngentot sama perempuan toh. Emang kontol bima gak sebesar kontol bapak ya bu (pancingku, walau aku tahu size ku jauh lebih besar di banding punya bapak).
Ibuku : (spontan dia jawab) ya jauh banget gede punya kamu toh nak, cuman ya gimana toh kamu anak ibu trus kaki kamu juga lagi sakit.
Bima : (sambil senyum dapet lampu ijo) kan yang sakit Cuma pergelangan kaki toh bu, kan kontol bima gak sakit. Ayo bu mumpung bapak belum pulang (jam sudah menunjukan sebelas kurang 15 menit dan biasanya bapak ku pulang jam 5 sore sih). Nanti bima buat ibu puas sampe ngecret berkali kali dech (sambil ngerayu)

Ibu ku terus memijat sampai di pahaku, sambil ku pegang tangannya dan ku arahkan ke kontolku. Ibuku kaget tapi tidak menolak tangannya malah menggengam tanganku.
Bima : ayolah bu, pasti enak nanti memek ibu kalau bima entotin, tu kelihatannya memek ibu sudah basah dech.
Ibuku : eh iya ya, abis punya kamu kok gede banget sama panjang banget ya bim anget berurat urat gitu. Gimana rasanya kalau di masukin ke memek, duch pasti kayak jebol memek ibu nak.
Bima : ayolah bu, sekali dech kalau ibu gak enak ya bima gak bakal ngulangin lagi tapi kalau ibu keenakan ya bisa ibu rasain sendiri nanti (hehehehe sambil cengengesan akunya)
Ibuku : emangnya kamu bisa ? kan kaki mu lagi sakit.
Bima : kan Cuma pergelangan doang bu, kalau sambil berdiri ya gak bisa tp kalau sambil jongkok trus ibu guling ya bisa.
Ibuku ; ya guling aja toh nak, ngapain mau tegak.
Bima : ya udah ibu buka aja dasternya, kila langsung coba ngentot.

Ibuku pun menurutin dan berdiri melepas dasternya, ternyata ibu gak pake apa apa lagi di dalamnya.
Bima : lho ibu gak pake apa apa juga toh ? sexi banget bu (dengan dada yang besar kencang dan memek merah yang di tumbuhi bulu yang lebat)
Ibuku : (sambil malu ibuku bilang) wong sekarang kan musim ujan, jadi celana dalem ibu sama Bh ibu masih banyak yang belum kering nak.

Ibuku duduk lagi d sampingku, trus ku suruh tangannya megang kontolku
Bima : bu, masukin kontol bima ke mulut ibu ya, kayak masukin es krim ke mulut.
Ibuku : apa rasanya nak ?
Bima : enak dech bu

Ibuku pun menuruti dan memasukan kontolku sebagian kemulutnya dan aku pun mendesah
Ahh enak bu terus maenin pake lidah bu, di goyang goyang. Ibuku pun menurutin dan keluar kata kata dari mulut dia yang lagi tersempel kontol besarku.
Enak ya nak kontol kamu. Srup srupp bunyi kontolku yang sedang di kulum ibuku.
Bima : bu coba terlentang bima mau netek sama ibu

Ibuku pun menurut dan aku mulai menjilati dada ibuku sambil gemes sesekali aku gigit kecil dan menimbulkan desahan desahan dari ibuku.
Ahh ahhh enak nak terus nak
Sambil jari tengan dan telunjukku masukan ke memek ibuku yang sudah basah, ternyata memeknya masih rapet dan gigit. Jadi sambil ngeyot susunya aku kocok terus memeknya
Dan ibukupun mengejang sambil orgasme pertamanya dia nikmati..

Ohh. Ahh.. ibu pipis nak (itu kata kata yang terdengan dari desahannya) dan akupun menghentikan aksiku.

Bima : enak gak bu, itu tadi namanya ngecret atau orgasme bu ?
Ibuku : oh itu ngecret ya nak bukan pipis, pantes enak baget. Ibu belum pernah soalnya.
Bima : tu kan enak bu, apalagi kalau masukin kontol bima ini (sambil ku gengam kontolku dank u gesek2 di luar memek ibuku.

Ibuku pun mendesah dan bilang..
Ayo nak masukin aja, ibu gak kuat nak pengen ngerasain kontol kamu yang gede panjang itu. Aku pun menciumin mulut ibuku dan beliau hanya diam saja belum ngerti membalas ciuman.

Lalu ku arahkan kepala kontolku ke lobang memek ibuku, dan perlahan ku masukan tapi memeknya sempit dan menahan di dinding luarnya, lalu aku paksa dan brett bunyi memek mama yang ku terobos kontolku. Rasanya enak banget baru kepalanya dan aku dan ibuku sama sama mendesah..
Ah.
Ahhh sakit nak tahan dulu aw..w tapi enak kan bu.
Iya nak ayo masukin lagi nak. Ibu rasanya pengen ngerasain sampe dalem..
Aku pun memasukan kontolku perlahan lahan, seperempat kontolku menembus bagian terjauh dari jalan yang bapak buat. Lalu aku dorong lagi dan rasanya enak dan ser ibuku menjerit di orgasme keduanya

Ahhhh ibu ngecret lagi nak awww enak banget nak kontol kamu rasanya penuhnya banget nak. Enak banget memek ibu. Nak
Iya bu.. memek mu legit banget kontolku enak banget (ku tekan dalem ke memek ibuku sampe bless masuk semua kememek ibuku)
Ahhhh nak dalem banget ah. Enak banget nak
Iya bu. Memek mu enak banget sambil aku genjot kontolku di memek ibuku keluar masuk plok plok plokk bunyi selangkangan kami yang beradu dan bunyi kontolku di dalem memek ibuku. Hujamanku semakin keras kadang aku pelankan tapi lebih sering kuat, sehingga ibuku menjerit jerit keenakan
Awww nak awww ahhhh ahhhh enak banget awww kontol kamu mantep banget nak awww.
Ahhh enak bu perjakaku hilang di memek ibu.. yang enak
Sambil terus ku genjot memek ibuku sekitar 10 menit aku ngentotin memek ibuku dan ibuku mengejang yang ketiga kalinya. Dy orgasme lagi

Ahhh.. enak nak. Ahhhh ibu ngecret lagi nak.. ahhhh memek ibu keenakan nak ahhh kontol kamu mantep banget (itu yang keluar dari mulut ibuku).

Aku terus ngentotin ibuku dengan kuat
Plok plok plok ahh.. ahhhh.. yehh enak banget bu memek mu sempit licin keset ahhhh jadi satu bu ahhhh enak banget kontolku di sini bu
Ahhh iya nak ibu juga keenakan, ahhh ibu sudah lemes nak. Tp masih pengen d genjot kamu
Ahhhh ahhhh plok plok plok. (itu yang terdengar)
Dan 5 menit aku ngentotin ibuku setelah dia orgasme, aku merasakan bom di kontolku mau meledak. Aku yakin spermaku banyak sekali soalnya sudah 5 hari aku tidak ngocok.

Ohhh bu. Aku mau keluar bu.. ahhh gak tahan enak banget memek ibu. Ahhh bu.
Tunggu nak ibu juga mau ngecret lagi ahhhh nak. Ibu keluar.
Aku juga bu ah.. enak banget bu (ketekan kontolku dalam dalam sampe spermaku mucrat banyak banget sampe 10x dan luber ampe keluar lemat memeknya). Dan ibuku pun orgasme panjang.
Ahhhhhh sambil kakinya menekan pantatku dan kami berpelukan erat sekali

Ah. Puas bu sambil aku lumat bibir ibuku dan dia pun coba ikut membalas ciumanku.

Bima : enak kan bu di entotin bima
Ibuku : iya nak (sambil tersengal sengal nafasnya), kontol kamu enak banget dalem banget masuknya trus sperma kamu banyak banget panas lagi. Nanti ibu ketagihan gimana nak ?
Bima : kalau ibu ketagihan ya tinggal bima entotin ibu lagi hehhee.
Bu, tapi gimana nanti kalau bapak mau make ibu ? kan memek ibu jadi dalem banget terus jadi longgar pasti kalau di pake bapak ?
Ibuku : bapakmu jarang ngajak ibu ngentot nak, soalnya kata bapakmu memek ibu sudah longgar trus dalem. Trus juga bapakmu cepet keluar kalau ngentotn ibu.

Hahahhaha berarti kontol bapak kecilbanget dung bu
Ibuku : iya iya nak, tapi kamu turun dari badan ibu dunk soalnya bdan kamu berat lho nak.
Bima : hehehehe ibu ini, gak ngerasain kalau kontol bima masih keras di memek ibu, itu tandanya bima masih pengen lagi. Soalnya ibu tadi keluar 4 kali tapi bima masih sekali. Jadi ya burang bu (sambil ku genjot memek ibuku) ibu aku saying dan cinta sama ibu.
Ibuku : ahhh iya nak ibu juga,. Aw. Ahhhh kontol kamu enak banget ahhh nak.

Aku pun mengulup pentil ibuku sambil plok plok plokkk kuhantam keras memek ibuku dengan kontolku. Sampai ibuku mendesah desah nikmat.

Sekitar 45 menit aku ngentotin ibu dan aku orgasme lagi di memek ibuku yang tak kala banyaknya aku donorkan spemaku kerahim ibuku dan ibuku kecapean sambil memeknya basah banget akibat cairan kami yang bercampur dan tidak tahu lagi ronde kedua berapa kali ibu orgasme.

Dan kami tertidur dengan badanku di samping ibuku dengan posisi kaki ku masih diatas selangkangan ibuku dan kontolku masih tertancap di memeknya.

Pukul 5 sore kami terbangun kaget dengan ketukan pintu dari bapak.

Bapak : bu bune. Buka pintu bu bu

Ibuku segera memakai dasternya dan aku pun memakai kaos ku, dan aku langsung berjalan pincang pincang ke kamar dengan membawa celana levisku. Ibuku pun menyusulkan dan memasukan kasur lipatnya ke kamarku. Dan aku pun langsung mencari celana pendeku dan langsungku pakai walai selangkanganku masih lengket akibat bercinta tadi.

Ibuku pun membuka kan pintu bapakku, dengan rambut kusut dan badannya lengket cuman tertutup daster jadi tidak kelihatan.
Bapak : dari mana toh bu, kok lama banget trus ramburnya acak acakan, pasti dari tidur ya trus blom mandi jadi bau gini badannya hahhahaa (bapakku pun tertawa karena polos)
Ibuku : iya lho pak soalnya tadi panas banget toh
Bapak : oh iya bu, si bima tadi jatuh dari motor kan trus gimana keadaannya.
Ibuku : oh gpp kok pak, Cuma keseleo tapi tadi sudah ibu pijit ya agak lumayan lah. Walau masih susah jalan.
Bapak : oh gitu toh, ywd bapak mau lihat ke kamarnya.

Tok tok bim bima

Bima : iya pak masuk aja.
Bapakku: kamu gak papa toh nak
Bima : Gpp kok pak.. Cuma masih sakit jadi susah bangun
Bapakku : ya udah gak usah bangun bangun dulu lihat badan kamu kusut banget gitu kamar kamu kok bau gini ya kayak bau apa gitu (sambil bapak mikir).
Bima : (takut ketahuan jadi aku langsung hilangkan kecurigaan bapak) bau keringet bima pak sama minyak urut tadi mungkin pak
Bapakku : oh iya ya ywd bune.. nanti papah si bima ya toh mandi kan belum bisa jalan jadi bune papah kekamar mandi (kamar mandi kami diluar tapi tertutup sampe atas hanya tidak beratap) tadi bapak sudah ambilkan air untuk laian berdua. Bapak mau mandi di kali soalnya gatel semua jadi bapak mau mandi sambil mandiin kerbau pak mamat.

Sambil ngelonyor keluar dan meninggalkan kami, jarak kali dari rumah kami sekitar 200 meter, tetapi bapak mandiin kerbau juga jadi bisa sejam lebih baru selesai.

Akupun langsung melepas bajuku dan celanaku di depan ibuku, dan ibuku tersenyum melihat kontolku sudah ngaceng lagi. Akupun langsung mengambil handuk dan ku lilitkan di pinggangku sehingga kontolku ngaceng ngangkat handukku.. ibuku pun memapahku ke kakar mandi sambil sebelumnya mengambil handuk di kamarnya. Dan melilitkannya di badannya.

Dikamar mandi aku dan ibuku mandi sambil bugil, ibuku menyabuni ku dengan kontolku yang ngaceng berat dan aku pun nyabuni ibuku sesekali ku kocok memeknya dengan jariku dan ibuku pun mengocok kontoku. Aku tak tahan ibuku pun ku balikkan badannya dan telungkup di sumur kami. Dan aku masukan kontolku ke memeknya blesss kontolku langsung tenggelam semua di memeknya dan tidak sesulit yang pertama karena memek ibuku sudah terbiasa dan aku ngentotin memeknya dengan keras dan plok plok plok bunyi memeknya yang beradu dengan kontol kami. Ibuku pun mendesah kecil takut ada yang dengar.. dan akupun terus menggenjot memeknya tanpa bersuara dan ibuku sudah mengejang orgasme pertamanya dan aku terus ngentotin dengan kencang dan 5 menit kemudian aku orgasme banyak di memek ibuku dan diapun orgasme lagi dan saat orgasme aku tak tahan ku cupang lehernya dan ibuku pun mendesah sejadi jadinya. Setalah puas ku cabut kontolku dari memek ibuku dan terlihat spermaku sebagian ikut meleleh keluardari lobang memeknya. Melihat memek ibuku yang banyak jembut aku pun ngembil cukuran ku yang ku selipkan di dindingkamar mandi dank u minta ibuku untuk mencukur memeknya dan aku bantu karena ibuku tidak tahu, jadi aku sisahkan bulu memeknya sedikit diatas memeknya dan berbentuk huruf v.

Kami lagi mandi telanjang ria dengan ibuku, dan dari kejauhan sekitar 20 meter bapakku berteriak,

Bapakku : Bune buk rins* nya ketinggalan, ambilin bu.. bapak mau mandiin kerbau

sekitar 45 menit kami di kamar mandi dan aku bingung karena aku tidak bawa basahan, sedangkan basahan ibuku ada di kamar mandi dan beliau cepet cepet memakainya dan menyiramnya sehingga terlihat basah. Dan aku bingung dengan kontol yang masih setengah keras. Aku lalu hanya duduk dan menutup kontolku dengan kedua paha ku. Ibuku pun membuka pintu dan mengulurkan ditergen ke bapak, tapi bapakku malah masuk kamar mandi. Dia tidak kagek melihat anak bujangnya duduk basah telanjang, jantungku pun berdegup kencang karena untung tadi kami sudah selesai ngentot jadi kontolku pun tidak setegang tadi, coba bapak dateng 10 menit lebih cepat, pasti dia akan memergokin anak dan istrinya lagi ngentot hebat.

Ibukku : (dengan wajah pucat) ini pak sabunnya,
Bapakku : (sambil ngambil ditergen) gimana nak dah segeran pas udah mandi, trus coba kamu berdiri bisa gak.
Bima : blom bisa pak (sambil malu takut kelihatan kontolnya).
Bapakku : coba bune bantu anaknya berdiri, biar dilatih biar gak sakit.
Ibuku : iya pak (sambil bantu memapahku dan terpaksa akau bangun juga).
Bapakku : (dia memperhatikan kontolku yang setengah ngaceng dan terlihat gede dan panjang) duh bune dah gede anak kita, itu kontolnya dah segede itu hahahhaa (sambil ngakak)
Ibukku : iya ya pak, udah bujang anak kita sekarang (sambil terus melirik kontolku.
Bima : ahhh ibu sama bapak ini, buat bima malu kan (sambil duduk lagi sok manja).
Bapakku : Ya udah bune terusin mandiin anak kita, bapak mau mandiin kerbau dulu nanti keburu gelap.
Ibuku : iya pak.

Bapakku pun berjalan menjauhin dan menghilang meninggal kan kami di kamar mandi, sambil tersenyum saling menatap. Dan tersenyum.

Ibuku : untung kan nak, bapakmu gak mergokin kita pas lagi ngentot tadi. Ibu sempet deg degan lho pas bapak kamu lihat kontol kamu yang setengah berdiri itu, mana gedenya jauh dari punya bapak kamu.
Bima : iya bu, bima sempet takut tapi untung bapak gak berfikir macem macem.

Lalu kami selesaikan mandi kami dan kembali kerumah. Dan kami sedang duduk nonton TV dan bapak baru selesai pukul 7 malam dari mandiin kerbau.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*