Anak Nakal Season 2 BAB VII

Cerita Sebelumnya : Anak Nakal Season 2 BAB VI BAB VII Long Road for Love Acara perkemahan Sabtu Minggu. Agak aneh saja karena entah bagaimaan Mas Faiz bisa ada di sana ikut sebagai panitia. Sebab aku tak pernah tahu kalau dia pernah ikutan ekskul pramuka. Perkemahan ini diselenggarakan di salah satu Bumi Perkemahan. Jangan harap deh seperti pegunungan atau hutan. Nggak. Ya namanya juga anak kota. Tapi memang eksku

Anak Nakal Season 2 BAB VI

Anak Nakal Season 2 BAB V BAB VI Pedekate Aku di ruangan Bu Lina. Dia mau menerima konseling hari ini. Padahal biasanya yang ngantri banyak. “Nak Faiz, mau konseling apa hari ini?” wajah Bu Lina yang cantik dan alim dengan kerudungnya itu menyejukkan hatiku. Jadinya nyaman banget untuk konseling. Apa emang semua psikolog seperti ini ya? “Gimana sih bu untuk move on?” tanyaku. “Kamu sed

Anak Nakal Season 2 BAB V

Anak Nakal Season 2 BAB IV BAB V Do you Need Love? Narasi Faiz Hari ini aku bersama ayahku berada di kantornya. Ia mengajariku tentang masalah logistik. Sebab dalam perusahaan ayah juga yang terpenting adalah logistik. Itulah kenapa ia bisa mensupplay banyak produk ke seluruh toko-toko waralabanya. Bahkan untuk mensuplaynya beliau mendirikan gudang-gudang di tiap-tiap kota. Sepertinya ayah benar-benar serius untuk

Anak Nakal Season 2 BAB IV

Anak Nakal Season 2 BAB III BAB IV Move On Erik adalah teman baikku. Aku belum banyak memperkenalkannya tapi kalau ditanya teman baikku selain Pandu di sekolahan pasti Erik. Sebenarnya boleh dibilang aku dan Erik ini juga sahabat dekat. Bahkan dia adalah orang yang pertama kali aku beritahu tentang keadaan Pandu. “Bro, aku turut berduka yah,” katanya. “Thanks,” kataku. “Btw, biar kamu

Tutut Namaku 2

Tutut Namaku 1 EPISODE 2 Adikku menghentikan gerakan tanganku. lantas mulai memeluk tubuhku, aku ikutan memeluk tubuhnya. Ku tempelkan dadaku ke dadanya, dan kurasakan penisnya mulai bergerak naik. Kini adikku berhenti memelukku, lantas mulai melepaskan jilbabku di pegangnya peniti di bagian leherku dikendorkannya lantas ditariknya keluar peniti itu dari kain jilbabku, adikku langsung menaruh peniti tersebut ke sam