Aku Jadi Pengantin Muridku 5

Cerita Sebelumnya : Aku Jadi Pengantin Muridku 4 Aku menghela nafas sejenak sambil berpikir menimbang-nimbang permintaan Rendy. Sebenarnya aku tidak begitu rugi apabila aku menginap di rumah bu Diana. Aku bisa menghemat uang kosku selama setengah bulan kalau aku menginap di rumah bu Diana. Lagipula aku akan lebih bisa mengawasi Rendy untuk belajar menghadapi ujian semesternya yang kian mendekat, dengan begitu, aku

Aku Jadi Pengantin Muridku 4

Cerita Sebelumnya : Aku Jadi Pengantin Muridku 3 Aku menghela nafas sejenak sambil berpikir menimbang-nimbang permintaan Rendy. Sebenarnya aku tidak begitu rugi apabila aku menginap di rumah bu Diana. Aku bisa menghemat uang kosku selama setengah bulan kalau aku menginap di rumah bu Diana. Lagipula aku akan lebih bisa mengawasi Rendy untuk belajar menghadapi ujian semesternya yang kian mendekat, dengan begitu, aku

Aku Jadi Pengantin Muridku 3

Cerita Sebelumnya : Aku Jadi Pengantin Muridku 2 “Waah.. kok memek kakak makin lama makin basah sih?!” tanya Rendy tiba-tiba. “Ah.. Eh?!” mendadak aku tersadar dari lamunanku, saat itulah aku baru menyadari kalau jari telunjuk Rendy sudah menyentuh bibir vaginaku. Ujung jari Rendy sudah mulai masuk sedikit ke dalam liang vaginaku dan mulai menggosok-gosok bibir vaginaku yang sudah basah kare

Aku Jadi Pengantin Muridku 2

Cerita Sebelumnya : Aku Jadi Pengantin Muridku 1 “Kamu maunya apa sih?! Kakak sudah memberimu penjelasan dan latihan-latihan, tapi sama sekali tak digubris!! Bagaimana nilaimu bisa bagus kalau kamu tidak pernah belajar!! Setiap hari yang kamu tahu cuma main game atau bengong saja!!” bentakku pada Rendy. Aku benar-benar merasa marah dan dipermainkan oleh anak itu. Tapi Rendy hanya tersenyum mendengar ben

Aku Jadi Pengantin Muridku 1

Hai, perkenalkan namaku Erina. Usiaku sekarang 18 tahun. Teman-temanku sering memuji wajahku yang bulat dan manis dengan rambutku yang hitam sebahu yang menurut mereka amat serasi dengan bentuk wajahku. Tubuhku yang mungil dengan tinggi 152 cm, memberi kesan imut yang sering menjadi daya tarik tersendiri bagi teman-temanku. Aku merupakan seorang mahasiswi keturunan Chinese dari Medan yang bisa tergolong sebagai pen

Semua Terjadi Di Hari Sabtu 15 (Tamat)

Cerita Sebelumnya : Semua Terjadi Di Hari Sabtu 14 Cuaca mulai meredup, sang mentari pun telah berada di pintu masuk peraduannya, hari pun menjelang malam dihari Kamis ini, mereka, pak Damarto, Rani dan Rina telah sampai di halaman luas kediaman keluarga pak Damarto. Serta pak Suripman tengah memasukkan mobil masuk kedalam garasi yang berada jauh di sisi selatan dari area lahan kediaman pak Damarto sekeluarga yang

Semua Terjadi Di Hari Sabtu 14

Cerita Sebelumnya : Semua Terjadi Di Hari Sabtu 13 Bu Atik, bu Nining, pak Damarto, Rani dan Rina, baru saja menyelesaikan makan siang mereka. Seperti biasanya pasti Rani yang pertama angkat bicara, apalagi kalau perut rampingnya telah terisi penuh… kekenyangan, setelah menarik napas yang dalam, mulailah Rani bersuara. “Benar kata bu bidan Atik tadi… ikannya benar-benar… ikan! Eh! Maksud Ran